Kamis, 02 Desember 2021

Maou-sama, Retry! Web Novel Bahasa Indonesia : Chapter 73. Penyerang

Chapter 73. Penyerang



Tahara melepas pakaiannya di ruangan ganti, lalu dia meletakkan gulungan handuk di atas kepalanya. Pria ini sangat menyukai pemandian umum, namun ia mengeluarkan aura seperti era Showa.

Senjata api yang dapat disebut sebagai senjata terkini, digabungkan dengan penampilannya yang bertentangan. Pemandangan yang tidak seimbang tersebut dapat juga dianggap sebagai bukti keanehannya yang dikatakan sebagai sifat jenius.

“Tetapi berada di pemandian umum dengan Chief-dono...dahulu, kejadian seperti ini tidak dapat dibayangkan.” (Tahara)

Tahara melihat sekeliling ruang ganti, namun berbeda dengan pemandian umum biasanya, tidak ada kehadiran satu orangpun, dan bahkan tidak ada tanda-tanda bahwa sedang digunakan.

Dan kenyataannya, hanya Maou yang menggunakanya, dan ini telah menjadi tempat ekslusif untuknya.

Melihat dari cermin, tubuh Tahara yang terlatih dengan jelas terpantul di cermin yang tidak memiliki noda sedikitpun.

“Lagipula waktu latihanku sudah berkurang...jika saja Nomura berada disini.”  (Tahara)

Tahara menggaruk kepalanya dengan wajah cemberut, namun perutnya memiliki six-pack yang luar biasa, kedua lengannya dapat mengangkat senjata berat, dan seluruh tubuhnya bereaksi seperti pegas; tidak ada yang kurang di dalam dirinya.

Bahkan dari pandangan sesama pria, tubuhnya sangat mempesona.

“Baiklah, apakah Chief-dono sudah di dalam...?” (Tahara)

Membuka pintu, pertama-tama Tahara membasuh seluruh tubuhnya, Lengan yang dicengkram oleh Yuu masih memiliki sedikit bekas goresan. Melihatnya, wajah Tahara pucat.

“Jangan bercanda. Dasar wanita gila sialan...” (Tahara)

Disaat dia menggerutu, dia mendengar sebuah suara yang memanggilnya dari pemandian terbuka.

Ketika Tahara menuju kesana, Maou sudah berada di dalam pemandian dan sedang minum. Kelihatannya dia memiliki nampan mengapung yang berisikan Sake dan sedang menikmatinya.

“Kau telah datang, Tahara.” (Maou)

“Sake di pemandian terbuka, huh. Kau melakukan hal yang cukup keren.” (Tahara)

Tahara juga mencelupkan diri ke air tanpa menahan diri, dan menelan segelas minuman yang diberikan padanya. Efek dari pemandian terbuka berlapis dengan penyembuhan Vitality dari sake, benar-benar sebuah surga dunia.

“Kuuh! Ini luar biasa!” (Tahara)

“Mungkin tidak banyak, tapi aku juga menyiapkan beberapa hidangan sampingan.” (Maou)

Di nampan lainnya, ada makanan seperti ceviche, kedelai hijau, tahu, dan sashimi berjajar. Itu merupakan ‘set makanan ringan’ yang dia ciptakan dengan menggunakan SP.

Di dalam game, item terpisah akan memulihkan 20-40 HP, namun set tersebut hanya memulihkan 15, sehingga jarang digunakan. Tetapi di dunia lain ini, daripada jumlah HP, lebih baik untuk memiliki variasi yang lebih luas.

“Aku tidak mengira bahkan ada sashimi...wahhh! Sangat lezat!” (Tahara)

“Aku ingin memikirkan bagaimana cara untuk mendapatkan makanan laut di masa mendatang.” (Maou)

“Hmm, jika ingin simpel, itu pasti ‘Memancing’, namun...pengeluaran Vitality-nya agak sedikit...” (Tahara)

“Umu.” (Maou)

Dalam hal skill, terdapat skill yang disebut ‘Memancing’, dan dengan menggunakan 30 Vitality, kau dapat memancing di mana saja.

Ikan segar akan menjadi hal yang biasa, tetapi juga terdapat abalon, hiu, ikan tuna, cumi-cumi, ikan bream merah, ikan kembung, ikan berwajah manusia, rumput laut, kerang-kerang laut; hal-hal yang dapat dipancing sangat banyak.

Terdapat juga hal-hal seperti pencarian sumber air, pencarian makanan, pencarian tanaman obat, hal-hal yang bisa didapatkan akan berubah tergantung dari skillnya. Banyak hal-hal dari pencarian tersebut dapat dijual dengan harga yang tinggi, sehingga tidak hanya menyediakan item pemulihan, tetapi juga dapat menjadi sumber uang.

Di dalam game biasanya disebut sebagai ‘Crafting Job’.

“Membayangkan hampir semua hal-hal yang dapat dilakukan di negara kita dapat diciptakan ulang bahkan ketika berada di dunia seperti ini. Sejujurnya aku sudah tidak mengerti lagi...” (Tahara)

“Bagian tersebut juga akan menjadi jelas suatu hari nanti. Semakin banyak otoritas yang terbuka, semakin sedikit lubang yang kita miliki.” (Maou)

Dari sana, pertemuan mengenai rencana masa depan dilanjutkan, namun hal yang dibahas hanya permukannya saja. Tahara mengira rencananya sudah lama diperhitungkan oleh Maou, dan Maou berpikir bahwa jika dia sampai salah bicara, dia akan mengacaukannya, oleh karena itu dia tidak menanggapi terlalu.

Keduanya saling asyik minum, dan waktu hening ketika mereka memakan makanan ringannya berlanjut.

Itu merupakan pemandangan yang bagus. Terlepas dari isinya, Maou adalah seorang pria yang sangat menarik hanya dengan menuangkan minuman ke dalam gelas, dan Tahara mengeluarkan aura seorang pria yang telah melewati banyak pertempuran.

“...Pada hari saat semua orang telah berkumpul, pasti akan cukup ramai.” (Tahara)

“Tentu saja, aku berencana untuk mengumpulkan semua orang.” (Maou)

Tahara hanya menggumamkannya tetapi Maou merespon dengan jelas.

Lalu, dia bahkan mengeluarkan pernyataan yang melebihi harapannya.

“Pada waktunya, aku juga berencana untuk memanggil adik perempuanmu.” (Maou)

“...Eh?” (Tahara)

Pergerakan dari Tahara terhenti seketika, dan dia mencoba untuk mengatakan sesuatu, namun tangan kanan Maou berada di hadapan wajahnya lebih cepat daripada dia.

Di tangannya terdapat sebuah cincin seram yang sebelumnya tidak pernah ada.

“C-Cincin itu...apa hubungannya dengan hal ini?” (Tahara)

“Katakanlah, ketika sebuah kondisi tertentu telah tercapai, cincin ini akan mengabulkan sebuah permintaan.” (Maou)

“Kumohon hentikan... Ini bukan manga atau apapun.” (Tahara)

“Apa kau pikir aku akan bercanda?” (Maou)

Kata-kata tersebut membuat Tahara terdiam.

Memang benar dalam pandangan Tahara, ‘Chief-dono’ bukanlah tipe orang yang akan bercanda tentang hal seperti ini. Tidak peduli jika baik atau buruk, dia akan melakukan apapun yang dia katakan. Dia merupakan pria yang layak disebut sebagai Raja Iblis dari Grand Empire.

“Nanami...Tidak, tunggu! Jika dia dipanggil kemari, dan jika suatu saat dia berada dalam bahaya...” (Tahara)

Ekspresi Tahara berubah-ubah, dan pikirannya berkecamuk.

Benar. Sejak ‘hari itu’ ketika Tahara memutuskan untuk bekerja di Nightless Castle, dia belum bertemu dengan adiknya sekalipun. Bukan hanya surat-menyurat, bahkan hal seperti email atau telpon benar-benar dinonaktifkan.

Tidak hanya Tahara, semua orang di komite memiliki hadiah berjumlah besar tergantung di kepalanya, dan mereka merupakan pusat kebencian dari seluruh dunia. Sederhananya, itu akan seperti sebuah ‘wortel’ yang akan berguna sebagai kartu ‘kembali’ bagi para peserta.

Dan juga, agar tidak membahayakan adiknya yang tidak berdaya, dia benar-benar menjauhinya, dan menghapus semua jejak bahwa mereka pernah hidup bersama. Tentu saja, membuat adiknya berada di Nightless Castle bersama dengannya merupakan hal yang tidak mungkin.

Tempat itu adalah tempat di mana keinginan membunuh dari seluruh dunia berkumpul. Tempat yang terlalu keras untuk ditinggali oleh seorang gadis muda.

“Tenang, Tahara. Di dunia ini, tidak ada hadiah untuk kepala kita. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, namun berpikir tentang pekerjaan yang kita lakukan sekarang, satu-satunya yang akan sakit hati terhadap kita adalah serangga kecil yang sederhananya iri terhadap hal-hal yang telah dikumpulkan oleh kita sendiri.” (Maou)

“Hmm...” (Tahara)

“Apa kau pikir kita akan membiarkan orang bodoh seperti mereka mengganggu kita? “(Maou)

“...Tidak, kurasa tidak.” (Tahara)

“Fumu. -Kelihatannya jawaban telah muncul dari mulutmu. Aku berpikir untuk membalas pekerjaanmu dengan hal itu.” (Maou)

Maou mengatakannya, dan menggoyangkan gelasnya.

Ini merupakan sebuah hadiah, namun pada saat yang sama, juga sebuah cara untuk menghentikan tujuan Kunai Hakuto terlebih dahulu.

Tentu saja, bagi Tahara, yang manapun tidak masalah. Yang terpenting adalah bisa tinggal bersama adiknya, dan bukan saatnya untuk dia bisa menanyakan alasannya.

“Lalu, kita harus memperkuat perlindungan di sekitar sini. Pagar kawat, perangkap jerat, death trap, ranjau...tidak, kita bisa menggunakan senapan otomatis.” (Tahara)

“...Tunggu, apakah kau tidak terlalu tergesa-gesa?” (Maou)

“Sebelum itu, kita butuh kastil untuk Manami -tidak, maksudku, sebuah rumah. Mengenai bagian itu, aku akan meminta Chief-dono membuat base skala besar, jadi...” (Tahara)

Tahara menggumamkan hal-hal berbahaya saat pikirannya menjadi liar, dan akhirnya, dia berdiri sambil membuat suara keras.

Wajahnya menunjukkan kegembiraan seperti anak kecil.

“Aku tidak menyangka kau memiliki sifat manusiawi seperti itu dalam dirimu. Sepertinya aku harus membuat ulang rencanaku dari awal!” (Tahara)

Tahara meletakkan kedua tangannya di bahu Maou dan tertawa gembira.

Itu merupakan momen menyentuh antara atasan dan bawahan. Namun, karena Tahara telah berdiri, bagian bawahnya tergantung tepat di hadapan Maou.

“U-Umu...Bagaimanapun juga, tenang dan duduklah.” (Maou)

“Seakan-akan aku bisa tenang sekarang! Aku bahagia! Aku belum bertemu dengan Manami lebih dari 10 tahun!” (Tahara)

Setiap saat Tahara berteriak dengan gembira, bagian bawahnya bergetar dengan liar.

Ini adalah pertama kalinya sejak datang ke dunia ini Maou merasakan bahaya.

“A-Aku mengerti... Duduklah terlebih dahulu...!” (Maou)

“Aku tidak bisa berdiam diri! Saatnya untuk mengatur ulang rencana!” (Tahara)

Tahara melompat keluar dari pemandian terbuka, dan Maou menghela nafas seolah-olah dia telah dibebaskan dari ancaman yang kuat. Mungkin dia mencoba mengubah suasana hatinya saat ini, dia memiringkan seluruh botol minuman keras Jepang, dan meneguknya.

“Memikirkan aku akan berakhir dengan melihat miliknya sangat dekat. Penyiksaan seperti apa ini?” (Maou)

Setelah menikmati makanan ringan dan minuman keras dengan cemberut, dia meninggalkan pemandian terbuka. Yang tersisa hanyalah pergi tidur, tetapi untuk berjaga-jaga, dia mengirimkan [Whisper] kepada yukikaze.

Maou pasti mengira jika dia telah memasuki ruangannya lagi tanpa permisi.

Namun saat ini Maou tidak mengetahui bahwa [Whisper] ini akan menjadi awal dari pertarungan yang akan menarik seluruh benua karenanya.

<<Yukikaze, kau bisa mendengarku?>> (Maou)

<<—sa—ma>> (Yukikaze)

<<Hm? Ada apa? Apa yang terjadi?>> (Maou)

Wajah dari Maou berubah terhadap transmisi aneh tersebut.

Karena dia menyadari bahwa Yukikaze sedang di dalam pertarungan saat ini.

<<...Oji-sama, Penyerang telah muncul di dalam dungeon.>> (Yukikaze)

<<Penyerang? Apakah itu monster?>> (Maou)

<<...Monster tingkat komandan. Itu merupakan tipe monster khusus yang dapat menyerang di luar dungeon.>> (Yukikaze)

<<Baiklah, aku akan segera kembali.>> (Maou)

Menyelesaikan [Whisper] dengan Yukikaze, Maou dengan segera menggunakan [Team Whisper] untuk memanggil Tahara dan Yuu. Ini bukan [Whisper] secara individu, tetapi dalam bentuk tim dengan satu pikiran saat dihubungkan.

<<Yuu, datanglah ke depan Hot Spring Inn secepatnya. Sepertinya terjadi sedikit insiden di utara. Tahara, aku menyerahkan desa padamu.>> (Maou)

<<Dimengerti, serahkan padaku.>> (Tahara)

<<Aku akan segera menuju kesana.>> (Yuu)

Setelah beberapa menit, mereka berdua segera berteleport ke Rookie City.


PREVIOUS CHAPTER     ToC     NEXT CHAPTER


TL: Ao Reji
EDITOR: Isekai-Chan

Shinka no Mi ~Shiranai Uchi ni Kachigumi Jinsei~ Web Novel Bahasa Indonesia : Chapter 166 – Kebangkitan Dewa Iblis

 Chapter 166 – Kebangkitan Dewa Iblis

 

“Oh……Ooh……!”

Di ruang yang sepenuhnya terselimuti kegelapan hitam pekat, Yutis menatap satu titik dengan ekspresi gembira.

Di ujung pandangan itu adalah------

[―――― Terima kasih atas kerja kerasmu, Yutis. ]

"Ya-...... yaaa!"

[Kegelapan] itu sendiri, ada di sana.

Ruang hitam pekat di mana Yutis berada, seolah-olah kegelapan itu sendiri yang ada didepannya, tidak ada akhir dari [Kegelapan] itu, dan itu sangat besar.

Mata misterius ungu yang muncul dalam [Kegelapan], menatap Yutis dengan belas kasih yang mendalam.

[Sudah lama sekali. Segelku akhirnya telah dihapus. ]

"Ya ...... ya ...... Dewa Iblis-sama ......!"

Ya, [Kegelapan] yang ada didepan Yutis adalah, Dewa Iblis yang dirindukan oleh Sekte Dewa Iblis, termasuk Yutis.

Ketika Dewa Iblis melepaskan pandangannya dari Yutis, dia melihat kedepan.

[Yah ...... Seberapa kuat diriku sekarang ......]

Untuk sesaat, Yutis terdiam membeku, saat ruang itu berderit dan bergetar.

Menyaksikan kehebatan kekuatannya, Yutis kagum, dan dia memandang Dewa Iblis dengan penuh kekaguman.

"Ah……! Ini......ini dia, kekuatan dari Dewa Iblis-sama......!”

Namun, ketika Dewa Iblis menutup matanya dengan tidak nyaman, dia mengalihkan pandangannya ke arah Yutis lagi.

[Ini, kekuatanku? Tidak seperti ini. Bukan seperti ini……! ]

Kata-kata Dewa Iblis penuh amarah, dan Yuti tanpa sadar menjadi kaku.

[Aku menjadi lemah. Tidak mungkin, performa terbaikku, aku hanya bisa menghapus ratusan juta alam semesta. ]

“!?”

Dengan kekuatannya yang luar biasa, Yutis tidak bisa berkata apa-apa.

Namun, ini wajar bagi Dewa Iblis, dan dia masih lemah.

Tentu saja, semua yang ada di dunia ini diciptakan oleh Dewa, termasuk Dewa Iblis. Alam semesta, hukum, konsep, manusia...... semuanya diciptakan oleh tangan para dewa.

Dapat dikatakan bahwa mudah bagi pembuatnya untuk menghancurkannya.

[Ini hanya ...... aneh. Mengapa aku tidak bisa menghapus dunia ini, di mana aku disegel? ]

“Eh?”

[Dunia ini yang telah lama menyiksaku......kenapa aku tidak bisa menghapusnya? ]

"Itu……"

Meskipun ia memiliki kemampuan khusus, Yutis, seorang manusia, tidak dapat memahami Dewa.

Tapi, tiba-tiba ...... untuk sesaat sesuatu terlintas dipikiran Yutis, fakta bahwa tiga utusan telah dikalahkan sejauh ini, dan ada eksistensi yang tidak dapat diidentifikasi, itulah yang terlintas di benak Yutis.

Namun, karena dia sedang berada di depan Dewa Iblis yang sedang dalam suasana hati yang buruk, pikiran itu langsung menghilang.

“A-aku takut untuk mengatakan ini, apa mungkin karena Dewa iblis-sama telah disegel di dunia ini untuk waktu yang lama, kupikir kekuatan besar anda telah menetap di dunia ini.”

[…… Jadi begitu. Mungkin saja begitu. Selain itu, Dewa lain takut akan kebangkitanku, dan ada kemungkinan bahwa dunia ini adalah tipuan. Mereka pendendam, tapi mereka setara denganku dalam hal kekuatan ini. Tidak heran aku tidak bisa melihat tindakan mereka. ]

Ketika Dewa Iblis kembali ke suasana hatinya yang baik, dia mengalihkan pandangannya ke Yutis.

[Kalau begitu, Yutis. ]

“Ya!.”

[Aku setidaknya harus mendapatkan kekuatanku kembali seperti sebelum aku disegel. Apa kamu mengerti itu? ]

“Ya!.”

[Jika demikian, aku akan mengumpulkan kekuatan di sini sampai kekuatan penuhku kembali. Gunakan [Pope] dan [Utusan] lainnya, dan kalian semua akan terus mengumpulkan emosi negatif. ]

“Ya!”

Yutis menjawab sambil berlutut saat mendengar kata-kata Dewa Iblis.

Yutis bertanya-tanya apakah ini adalah akhir dari perintah Dewa Iblis, tetapi permintaan Dewa Iblis berlanjut.

[Lalu, selain dari tindakanmu yang biasa, aku memintamu untuk menemukan sesuatu untukku. ]

"Apa? A-apakah ada yang lain?”

[Ah. Jika ingatanku sebelum aku disegel......saat kekuatanku dan mereka bertabrakan, pasti ada sesuatu yang tercipta. ] 

"Itu……"

[Karena aku disegel sebelum aku bisa memastikannya, aku belum memahami bentuk aslinya. Namun...... itu adalah sesuatu yang aku dan bahkan para dewa lainnya tidak tahu. Apakah kamu mengerti? ]

"……Maafkan saya. Bagi saya……"

[Apakah kamu tidak mengerti? Bagi para dewa, dan diriku, itu adalah hal yang tidak bisa kami prediksi. ]

“!?”

Mendengar kata-kata Dewa Iblis, Yutis membuka matanya.

Bukan hanya Dewa Iblis, tetapi dewa-dewa lain secara harfiah adalah pencipta segalanya.

Para dewa yang mewujudkan kemahatahuan dan kemahakuasaan sebagaimana adanya, Dewa Iblis mengatakan bahwa sesuatu yang tidak diketahuinya telah tercipta.

[Itu diciptakan oleh benturan kekuatan antara diriku dan para dewa lainnya, jadi itu pasti memiliki kekuatan yang mengerikan, hasil dari pertarungan para dewa, kecil kemungkinan kamu akan mendapatkan dan dapat menggunakan hal-hal yang tidak diketahui seperti itu. Aku dan mereka itu seimbang. Namun, jika aku memiliki kekuatan hasil dari bentrokan kekuatan milikku dan mereka, mungkin aku dapat menangani mereka dengan mudah. Mungkin saja, mereka menyegelnya di suatu tempat di dunia ini. ]

“Ap-apa……”

[Cari tahu di mana itu dan berikan padaku. Aku akan menggunakannya untuk mencapai puncak, dan berdiri di atas mereka. ]

“I-itu! Bukankah hal itu berbahaya!?”

[Fuun. Aku bahkan tidak tahu apakah itu berbahaya atau tidak. Tapi jika itu untuk balas dendamku, aku akan memakai cara apapun. Tidak peduli apapun resikonya, aku akan memiliki kekuatan itu, dan kali ini...... Berdiri di atas mereka, aku akan menciptakan dunia ideal kita. ]

Yutis menundukkan kepalanya di depan Dewa Iblis, yang memancarkan emosi gelapnya.

“Ya! Yutis ini, pasti akan menemukannya, dan saya akan memberikannya kepada Dewa iblis-sama.”

[Aku menantikannya――――]

Ketika Dewa Iblis mengatakan itu, dia menghilang seolah-olah dia meleleh ke dalam kegelapan.

◇ ◆ ◇

"----Maaf!"

Aku ...... Seiichi, segera setelah aku mendengar cerita Al, sedang dalam perjalanan ke [Land of Anguish].

Lalu, entah kenapa, hidungku tiba-tiba menjadi gatal, dan aku jadi bersin, apa mungkin......ada yang membicarakanku? Tidak, aku tidak berpikir aku cukup terkenal untuk dibicarakan.

Memikirkan hal itu, Saria menatapku dengan cemas.

"Apa kamu baik baik saja?"

“Eh? Aku baik-baik saja. Mungkin."

“Mungkin…… yah, aku tidak bisa membayangkan Seiichi terkena flu. Atau lebih tepatnya, sakit?”

“Tidak, tentu saja itu mungkin kan!? …… Are? Itu mungkin, kan?”

"Kamu bahkan tidak mengerti dirimu sendiri ......"

Dari reaksiku, Al sepertinya heran, tapi…… eh, jika kau bertanya padaku, aku tidak ingat aku jatuh sakit sejak aku datang ke dunia ini.

Segera setelah aku datang ke dunia ini, aku telah makan jamur beracun dan sebagainya di [Forest of Endless Love and Sorrow], dan aku sekarat, tapi ...... aku tidak sakit.
<EDN: Sekarat tapi tidak sakit...>

Ngomong-ngomong, aku baru saja menyangkalnya, tetapi itu bagus jika aku tidak sakit. Terlepas dari cerita kalau aku bukan lagi manusia!

“Namun, matahari di sekitar sini sangat panas……”

Ketika Al menatap langit sambil berkata demikian, tentu matahari bersinar terang.

Tampaknya jumlah pohon dan rumput secara bertahap berkurang di sekitarnya, dan aku bahkan tidak bisa melihat monster, apalagi manusia.

“…… Hei, Seiichi. Apakah kamu tidak merasa panas? Aku sedang kepanasan…… ”

“Eh? Ini tidak terlalu panas, mungkin …… ”

"Aku tidak berpikir kamu sama dengan kita lagi ......"

“Bukankah itu mengerikan!?”

Tidak, ini tidak terasa panas karena perlengkapan dan statusku.

Al tampak berkeringat, tetapi bahkan dalam situasi seperti itu, Saria tampaknya tidak terlalu merasakan panas, dan bersikap normal.

“Nah, lihat! Bukankah Saria seperti biasa? Kan?"

“Eh? Yup, tidak terlalu panas, tahu?”

“Saria adalah monster, kan?”

"Iya."

Baru-baru ini, aku hanya melihatnya sebagai manusia, jadi aku lupa itu, tetapi Saria adalah monster. Atau lebih tepatnya, seekor gorila.

Setelah menggali kuburanku sendiri, aku memutuskan untuk mengubah topik.

"Ngo-ngomong-ngomong, [Land of Anguish] itu dekat Kerajaan Iblis, kan?"

“Ah, itu benar.”

"Lalu, kita sudah berada di wilayah Kerajaan Iblis sekarang?"

“Tidak, rute yang kita gunakan ini adalah, rute terpendek untuk sampai ke [Land of Anguish]. Karena itulah, kita tidak akan melewati wilayah Kerajaan Iblis.”

"Fuun ...... apakah Luthia dan yang lainnya melewati Kerajaan Iblis?"

“Itu benar, bukan? [Land of Anguish] itu sendiri berada di sebelah Kerajaan Iblis, jadi akan lebih aman bagi mereka untuk lewat jalan itu. Tentara Raja Iblis tidak hanya untuk melindungi sebuah negara pada awalnya, tetapi mereka juga memiliki tugas untuk melindungi Raja Iblis.”

"Ah……"

Aku benar-benar melupakannya, tapi pasukan Raja Iblis juga memiliki peran untuk melindungi Luthia dan yang lainnya.

Kudengar mereka dilatih oleh Lucius, Raja Iblis pertama, yang seharusnya mereka lindungi, jadi mudah untuk melupakan hal itu.

"……Are? Tapi, meskipun ayah Luthia disegel di tempat yang begitu dekat, kenapa dia belum membuka segelnya?”

“Itu….. tentu saja. Mereka tidak punya cara untuk membuka segelnya, kurasa? Itu sebabnya kamu harus berada di sana …… ”

“Tidak, aku tidak tahu kenapa aku dibutuhkan, tapi bukankah aneh kalau tidak ada cara lain untuk membuka segel itu? Meskipun mereka benar-benar membutuhkanku, aku tidak tahu bagaimana caranya …… ”

Ketika aku dan Al kebingungan, Saria mengangkat suaranya.

"Ah, itu monster!"

“Eh? Ah......Rasanya aku baru melihat monster, atau makhluk hidup untuk pertama kalinya setelah sekian lama........."

Tidak, sebenarnya, aku telah bertemu banyak orang sebelum aku pergi, jadi tidak seperti itu, tetapi pada saat lingkungan berangsur-angsur berubah menjadi pemandangan yang suram, aku bahkan tidak bertemu orang, apalagi monster.

Saat aku menoleh ke monster yang ditemukan Saria, itu adalah monster yang terlihat seperti Unta Baktria* hanya dari penampilannya, tetapi tonjolannya yang khas seperti gunung, dan monster itu juga memperhatikan kami, memandang kami dengan tajam. 

Aku segera menilai monster itu.

“Hmm…… [Raku Daruma Lv: 402]?” 
<TLN: Rakudaruma = unta + daruma>

Darumanya mana?

Ketika aku kebingungan karena namanya yang aneh, tubuh Rakudaruma bergetar.

"Hai ...... hihiin!"

“Bukankah itu teriakan kuda!?”

Kupikir itu suara kuda, tapi apakah suara unta memang seperti itu!? Apakah kamu bercanda!? Bahkan keledai kami tidak mengeluarkan suara seperti itu...... Tidak, dia bisa bicara.

Ketika aku tiba-tiba mengomentari teriakan unta, Rakudaruma mengguncang tubuhnya, dan tiba-tiba, tonjolan seperti gunung di atasnya melebar, dan saat aku melihatnya, magma meletus dari sana.

“Uwah!?”

Aku tanpa sadar berteriak, dan aku bertanya-tanya apakah magma akan sampai ke sini ……

“Hihiiin!”

“Eeeeeh!?”

Magma mengalir langsung dari atas ke kepala unta.

Dia menyelimuti dirinya dengan magmanya sendiri ……

Meskipun itu monster, apa yang ingin dia lakukan, dan ketika aku terpesona oleh aksinya, magma yang jatuh di atas unta mengeras, berubah menjadi warna hitam

“Hihin!”

“Itu… Daruma!?”

Sesuai dengan namanya, dengan hanya wajah unta yang menyembul keluar, tubuhnya benar-benar tertutupi lava seperti daruma.

Rakudaruma yang melihatku terkejut, entah kenapa terlihat gembira.

“Hihiin.”

“Kuh……Aku kesal dengan wajah itu……!”

Saat aku kesal dengan Rakudaruma yang memiliki ekspresi sombong yang menjijikkan, tiba-tiba aku menyadari sesuatu.

"Are? Tapi, bagaimana kamu akan menyerang dalam kondisi itu? ”

“……”

“……”

Angin dingin bertiup di antara aku dan Rakudaruma, meskipun seharusnya panas di hutan belantara ini.

“Hai, hiiiiiiiin!”

"Apakah kamu hanya mencoba mengintimidasiku!?"

Sepertinya dia tidak memiliki cara untuk menyerang, dan ketika dia membuka mulutnya, sesuatu seperti benda seperti kantung berwarna merah muda dan cairan putih mulai keluar dari mulutnya. I-itu menjijikkan!

“Ei.”

"Ah."

“Hai, hihiiiiin!?”

Sambil tetap terintimidasi oleh Rakudaruma, sebelum aku menyadarinya, Saria, yang telah menjadi gorila, mendekatinya, dan mengalahkan Rakudaruma.

“Etto…… Saria-san? B-bukankah kamu terlalu kejam?”

"Dia mengancamku, itu sebabnya aku mengalahkannya."

Yap, teori alam liar.

Untukku yang tercengang, Al yang selama ini diam, menghela nafas.

“Haa......itu adalah monster, dan kita akan mengalahkannya. Yah, tidak ada salahnya mengabaikannya. Sekarang, ayo kita pergi. ”

"Ah iya."

Sepertinya dia sering mendapat masalah saat bersamaku. Aku benar-benar minta maaf.

Meski begitu, ada banyak jenis monster di dunia ini.

Meskipun kami meninggalkan tempat ini sambil memikirkan hal seperti itu......bahkan jika kita mengalahkan Rakudaruma, yang memiliki level lebih dari 400, kami tidak merasakan masalah apapun, seperti percakapanku dengan Al beberapa waktu lalu. Tapi aku tidak menyadari alasannya, tentang mengapa mereka tidak bisa membuka segel raja iblis meskipun dia berada di dekat Kerajaan Iblis.


PREVIOUS CHAPTER    ToC    NEXT CHAPTER


TLHantu
EDITOR: Zatfley

Rabu, 01 Desember 2021

Maoyuu Maou Yuusha Light Novel Bahasa Indonesia Volume 2 : Chapter 2 “Apa yang Muncul, Pasti Tidak Akan Hilang!”

Volume 2
Chapter 2 “Apa yang Muncul, Pasti Tidak Akan Hilang!”


----- Halaman Kenangan, Pikiran Raja Iblis

Maou: "Haaaahh…"

Maid-cho: "Apa yang Anda lakukan, Yang Mulia?"

Maou: “Mmm…”

Maid-cho: "Kau terlihat lamban."

Maou: “Aku hanya sedikit lelah.”

Maid-cho: “Ya ampun, meskipun sudah menjadi Raja Iblis, kau tidak berubah sedikit pun.”

Maou: "Apa kau mau aku berubah?"

Maid-cho: “Hehehe. Itu benar. Sangat bagus bahwa kau tidak berubah.”

Maou: “Ini pertama kalinya aku begitu banyak menggerakkan badanku, hingga terasa cukup untuk seumur hidupku, sekarang aku hanya akan melakukan penelitian sampai Yuusha datang.”

Maid-cho: “Yang berubah hanyalah gelar Anda, Yang Mulia.”

Maou: “Itu—”

Maid-cho: "Ya?"

Maou: "Aku tidak suka hal tentang 'Raja Iblis' ini."

Maid-cho: “Benarkah? Tapi kau sudah menjadi Raja Iblis, kan?”

Maou: “Itu membuatku merasa gelisah. Bisakah kita melakukan sesuatu tentang itu?”

Maid-cho: “Bagaimanapun juga, namamu sudah berganti. Kami tidak bisa seenaknya memanggilmu dengan nama lamamu, kan? Kalau begitu, bagaimana dengan 'Dia yang Memiliki Payudara Terlalu Besar dan Terlalu Banyak Lemak?'”

Maou: “Terkadang aku merasa kau membenciku. Aku merasa lebih ingin mengetahui kebenarannya sekarang daripada biasanya.”

Maid-cho: "Itu merepotkan."

Maou: “Oleh karena itu, bisakah kau bersikap lebih baik?”

Maid-cho: “Begitukah? Yah, bahkan jika anda memintaku untuk …..”

Maou: “Bisakah?”

Maid-cho: "Tidak ada cela pada Keyakinan Pelayan."

Maou: “Ooooh!”

Maid-cho: “Ahem — Maou-sama.”

Maou: “A-Apa?! Aku baru saja melihat bunga bermekaran di belakangmu!”

Maid-cho: "Itu bagian dari Sihir Pelayan."

Maou: “Mungkin begitu, tapi itu sangat tidak menyenangkan.”

Maid-cho: “Maou-sama. Mengapa Anda mengatakan hal-hal seperti itu ketika saya terus-menerus mengungkapkan kekaguman saya kepada Anda?”

Maou: “Ohhhhh. Kenapa kau mengatakan hal-hal sakarin seperti itu ?!”

TL Note : Sakarin (C7H5NO3S) Adalah pemanis buatan yang rasa manisnya 300x lebih manis dari gula biasa, jadi Maid-cho disini mengatakan hal yang palsu/berkebalikan juga berlebihan pada Maou dan Maou menganggapnya seperti sebuah Sarkasme. Juga aku gatau apa ini berhubungan, tapi Sakarin itu terkenal tanpa kalori, jadi mungkin Authornya bermaksud untuk mengatakan bahwa Maou ini sebenarnya sering atau setidaknya pernah   menggunakan Sakarin untuk kudapannya, soalnya Maou itu THICC (LOL).




Maid-cho: "Ini adalah kunci dari keseluruhan teknikku." Beam.

Maou: “Ohhh! Aku harus cepat.”

Maid-cho: "Mungkin begitu, tapi—"

Maou: “Apa?”

Maid-cho: "Apakah tidak apa-apa terkurung sepanjang waktu di perpustakaan seperti itu?"

Maou: “Jika ini tentang menjalankan negara, aku bisa mengaturnya dari sini.”

Maid-cho: "Bukannya saya tidak mengerti, tapi—"

Maou: “Dunia Iblis tidak memiliki banyak bahan penelitian atau database. Bahkan tidak memiliki printer atau komputer untuk keperluan sehari-hari. Ini adalah dunia primitif.”

Maid-cho: “Justru sebaliknya. Ini adalah tempat yang sangat istimewa.”

Maou: “Itu memang benar. Baiklah kalau begitu..."

Maid-cho: "Apa yang akan anda lakukan?"

Maou: “Beberapa hal, kurasa. Jika kita tidak mendukungnya, pada tingkat ini, seluruh sistem politik tidak akan mampu menopang dirinya sendiri. Aku harus membuat rencana untuk itu.”

Maid-cho: "Mmm…"

Maou: “Dunia Iblis adalah dunia kekacauan abadi dengan konflik antara suku dan ras yang berbeda. Kita harus menerima kenyataan bahwa sebagian besar dari ini adalah kesalahan dari Lima Ras Kerajaan, tetapi jika kita melihatnya dari sisi lain, fakta bahwa mereka bisa menjadi makmur di tengah semua pertempuran ini juga tidak dapat disangkal. Karena semua konflik ini telah membantu mempercepat Ekonomi Moneter serta arus barang dan jasa, kurasa kita tidak bisa sepenuhnya mengkritik mereka.”

Maid-cho: "Ya."

Maou: "Ini dia untuk saat ini!"

Maid-cho: “Ini terbuat dari kertas? Ini cukup kasar.”

Maou: “Ini bukan kertas yang dibuat di Perpustakaan, itu kertas yang dibuat di Dunia Iblis. Aku memerintahkan Ras Sylvan untuk membuatnya.”

Maid-cho: "Begitukah, lalu untuk apa?"

Maou: “Aku ingin membuat catatan tentang konflik tersebut. Kita akan mulai dengan kemenangan dan kekalahan, tanggal, jumlah di kedua sisi, kerugian dan keuntungan, materi dan persiapan, bahkan pengeluaran dan jenderal yang berpartisipasi.”

Maid-cho: "Saya tidak mengerti."

Maou: “Aku memiliki beberapa tujuan. Salah satunya adalah membiasakan diri membuat catatan yang konsisten, dan bahkan mungkin mempatenkan proses ini. Dari perspektif jangka panjang, kita bahkan mungkin bisa menaikkan angka melek huruf di kalangan penduduk. Alasan lain juga untuk memahami hal-hal yang kulakukan.”

Maid-cho: "Huh?"

Maou: “Aku tidak suka mendukung gagasan perang, tetapi itu sulit untuk tidak mencampuradukkan perasaan dan dendam pribadi dengan apa yang benar-benar penting. Aku ingin memastikan bahwa aku dapat merenungkan dan melacak nilai-nilai yang kuanggap berasal dari berbagai tujuan seiring berjalannya waktu.”

Maid-cho: "Kedengarannya sangat merepotkan."

Maou: “Sampai Yuusha datang, kita tidak punya banyak waktu, jadi kita harus bergegas.”

Maid-cho: "Yuusha ..."

Maou: “Apakah kau sudah melihatnya? Aku punya foto baru dia.”

Maid-cho: "Ya."

Maou: “Sepertinya dia bahkan bisa berdiri sekarang, bukan? Bukankah dia menggemaskan? Bukankah dia luar biasa? Yeahhh, aku hampir bisa mendengar suaranya.”

Maid-cho: "Kau terlalu ingin bertemu dengannya."

Maou: “Aku ingin bertemu dengannya. Tapi sampai segel di gerbang dibuka, yang bisa kulakukan hanyalah bertahan. Lihat, dia baru saja tertidur di foto ini, bukan?”

Maid-cho: "Dia seperti anak anjing."

Maou: “Ya! Bukankah itu luar biasa?”

Maid-cho: “Ahh, kau sangat tergila-gila dengannya. Ini seperti kau buta. Kau dapat dengan mudah mengangkat segel itu dan pergi sendiri.”

Maou: “Aku yang menyegelnya sendiri. Kau seharusnya tahu.”

Maid-cho: "Kau sangat imut, Yang Mulia."

Maou: “Jangan bodoh. Aku tidak imut sama sekali. Yuusha dan aku adalah satu-satunya Dua Pengecualian yang Hidup di dunia ini. Ketika Yuusha muncul, sesuatu akan berubah. Dua buah konsep akan bertemu satu sama lain, mereka akan bergabung dan semacam reaksi akan terjadi.”

Maid-cho: "Itu mungkin akan menghasilkan perang."

Maou: “Ini akan menghasilkan sudut pandang baru.”

Maid-cho: "Ya ..."

Maou: “Aku ini arogan, aku tinggal di dalam ruangan sepanjang hari, namun, apakah yang kulakukan ini menyia-nyiakan umur panjangku? Tetapi ketika kami bertemu, pada saat yang menentukan di mana kami bertukar kata, aku yakin aku akan merasakan sesuatu yang luar biasa.”

Maid-cho: “… Romantis sekali.”

Maou: “Maksudku bukan mengarah ke hal romantis. Ini murni tentang, perdagangan, ekonomi dan pasar.”

Buzz, buzz, buzz.

Maid-cho: “Oh… jadi mengarah ke hal tersebut, kalau begitu….”

Maou: "Ada apa?"

Maid-cho: “Saya mendapat panggilan. Permisi."

Maou: “Bawahanmu bertambah, Maid-cho. Itu hal yang hebat.”

Maid-cho: "—?"

Maou: “Tidak aneh jika Filsafat Pencerahan datang lebih cepat daripada nanti. Meskipun ada banyak ruang untuk pengembangan… Ini NDC 130, kan? Kita harus memperluas peradaban tepat pada saat kedatangan Yuusha.

Sama seperti laut lepas yang luas, ada banyak sekali hal yang harus dilakukan.”
<TLN : mungkin Maou ngomongin tentang kebijakan yang akan dia terapkan, ngomong-ngomong di RAW nya kebijakan itu kayaknya tentang tingkat literasi penduduk dunia iblis yang menyangkut persentase penduduk yang bisa membaca dan menulis>

Maid-cho: “—?!—!”

Maid-cho: "Yang Mulia!"

Maou: “Apa?”

Maid-cho: "Segel di gerbang, sudah hilang!"

Maou: "Hah?"

Maid-cho: "Mereka menggunakan semacam Ceremonial Magic yang besar dan menghilangkan segelnya."

Maou: “Apa?! Aku bahkan belum bertukar kata dengan Yuusha! Ini terlalu dini! Siapa yang menghilangkan segelnya?! Aku tidak berpikir akan ada orang yang memiliki Sihir Netralisasi tingkat tinggi di Dunia Iblis—”

Maid-cho: “Tidak, Manusia yang melakukannya. Itu dari Dunia Manusia. Setelah menghilangkan segel gerbang, 1500 tentara mulai berdatangan untuk menyerang. — Mereka menyebut diri mereka Prajurit Salib Pertama. Tujuan mereka adalah membuat Dunia Iblis bertekuk lutut.”

Maou: “Betapa oportunistiknya mereka. Dan kasar.”

Maid-cho: "Huh…?"

Maou: “Kita harus kembali ke Kastil Raja Iblis.”

Maid-cho: "Tentu saja."

Maou: “Kenapa… Kenapa Manusia datang?! — Bukankah kelahiran Yuusha seharusnya mengembalikan keseimbangan dunia? Apa tujuan Manusia untuk datang ke sini?”

------ Ladang Utara, di Bukit tempat Salju Berkumpul

Bangsawan Gemuk: “Ohh, dingin sekali. Kenapa disini dingin sekali!”

Pelayan: “Memang.”

Bangsawan Gemuk: "Apa yang kau lakukan, nyalakan lagi kayu bakar!"

Petani: “Ya!”

Bangsawan Gemuk: “Apakah sudah waktunya makan malam? Perjalanan berkemah seperti ini dengan tenda benar-benar membutuhkan setidaknya beberapa makanan enak.”

Pelayan: “Saya mengerti. Izinkan saya untuk pergi dan melakukan sesuatu tentang hal itu. Tolong tunggu sebentar."

Bangsawan Gemuk: “Ohh, dingin.” Gemetaran.

Berlari melewati salju.

Pengawal Kekaisaran: "Permisi."

Bangsawan Gemuk: “Bagaimana?”

Pengawal Kekaisaran: “Ksatria dan tentara kami telah berkumpul. Untuk pertempuran ini, kami telah mengumpulkan total 650 orang.”

Bangsawan Kegemukan: “Hmm, itu jauh lebih sedikit dari yang kuharapkan. Baiklah. Tidak apa-apa. Dengan tentara bayaran, aku yakin kita punya setidaknya 1.000.”

Pengawal Kekaisaran: "Ya!"

Bangsawan Gemuk: “Bagaimana dengan kamp lain?”

Pengawal Kekaisaran: “Grey King memiliki Divisi Pengawal Kekaisaran dan Axe Knight. Heavy Cataphracts dari Kingdom of the Mountain dan Mounted Archer dari Kingdom of Branches sudah berkumpul, tapi secara keseluruhan, kami masih menyatukan seluruh pasukan.”

Bangsawan Gemuk: “Berapa lama waktu yang dibutuhkan?” Gemetaran.

Pengawal Kekaisaran: “Ya. Seharusnya 2-3 hari lagi…”

Bangsawan Kegemukan: “Hari ini adalah batas waktu untuk berkumpul, bukan? Apa yang mereka lakukan! Bodoh! Apakah mereka tidak ingin menang?”

Pengawal Kekaisaran: "Apa yang harus kita lakukan terhadap para ksatria dan tentara?"

Obese Nobleman: “Dengan tenda ini sebagai pusatnya, atur menjadi formasi tapal kuda. Yah, yah, kalau begini terus, kita perlu waktu sebelum kita siap untuk bertempur.”

TLN : formasi tapal kuda ((Horsehoe Formation)) biasanya digunakan di  medan perang pada daerah bergunung dan bisa digunakan ketika sedang dalam posisi bertahan atau menunggu, dan  kebanyakan bergantung pada Pemanah, disebut tapal kuda karena posisi mereka yang seperti mengepung 1 titik dengan bentuk seperti tapal kuda.






Pengawal Kekaisaran: "Saya minta maaf."

Bangsawan Gemuk: “Tidak apa-apa. Ini kesalahan semua bangsawan malas lainnya. Dan musuh? Bagaimana dengan babi-babi dari Selatan itu?”

Pengawal Kekaisaran: “Tentara musuh berjumlah 2.500 orang. Mereka berkumpul dalam formasi di tepi hutan.”
<TLN : kemungkinan besar musuh yang mereka maksud juga dalam posisi bertahan>

Bangsawan Gemuk: “Ugh. Mereka hidup seperti tikus di perbatasan dunia. Ini tidak bisa dihindari. Lagi pula, mereka takut bertempur dengan kita di tengah Dataran.”

Berlari melewati salju.

Kapten Tentara Bayaran: "Apakah Tuanku ada di sini?"

Bangsawan Gemuk: “Ya. Kapten? Bagaimana jumlahnya?”

Kapten Tentara Bayaran: "Seperti yang dinyatakan, saya telah berhasil mengumpulkan 400 Veteran."

Bangsawan Gemuk: “Bagus! Jadi, kita punya lebih dari 1.000. Kita pasti akan menang.”

Penjaga Kekaisaran: "Memang."

Kapten Tentara Bayaran: "Saya harap Anda sebaiknya tidak melupakan kompensasi."

Bangsawan Gemuk: “Tentu saja, kami sudah menyiapkan emasnya. Kalian bisa mengharapkan sesuatu yang lebih baik lagi setelah ini semua berakhir.”

Kapten Tentara Bayaran: "Yah, itu bagus, tapi ada satu janji lagi yang kami harap akan kau tepati."

Bangsawan Gemuk: “Tentu saja aku ingat. Saat fajar memasuki Kerajaan Musim Dingin, kalian memiliki kebebasan untuk menjarah beberapa desa pertama yang kita temui.”

Kapten Tentara Bayaran: “Bagus. Itu saja yang ingin saya dengar. Pemanahku bersamamu. Beri kami teriakan jika Anda membutuhkan kami.”

Pelayan berjalan dengan susah payah melewati salju.

Pelayan: “Tuanku. Makan malam telah disiapkan. Jika Anda menginginkannya, saya akan menyajikannya sekarang.”

Bangsawan Gemuk: “Bagus.”

Pelayan: “Dan juga, desa-desa terdekat telah mengirim beberapa anggur plum. Ini adalah Ice Wine kelas atas yang sangat menakjubkan, dan mereka bahkan telah mengirim 20 botol.”

Kapten Tentara Bayaran: “Hahaha. Dasar rakyat jelata. Mereka sangat takut wilayah mereka akan dijarah… Yah, walaupun mereka akan merasakan itu juga pada akhirnya.”

Bangsawan Gemuk: “Ha ha! Setidaknya orang-orang ini tahu bagaimana cara menyenangkan atasan mereka. Hehehe. Oh, Kapten. Apa kau sudah makan malam?”

Kapten Tentara Bayaran: "Belum."

Obese Nobleman: “Pertempuran akan dimulai dalam dua hingga tiga hari. Karena kau tidak akan punya waktu untuk hal-hal seperti makan malam, bagaimana kalau kita makan sekarang? Oh itu benar. Izinkan aku mengirim tentara bayaranmu sebotol anggur.”

Kapten Tentara Bayaran: “Terima kasih untuk itu. Ini benar-benar akan menghangatkan mereka dalam cuaca sedingin ini.”

Bangsawan Gemuk: “Hahahahaha! Aku tidak akan menyebut ini makanan istana, tapi malam ini, mari kita berpesta untuk mengantisipasi kemenangan besar kita. Hahahahahaha!”

—– Kingdom of the Lake, Capitol, Markas Besar Serikat Dagang

Bunyi klik sempoa.

Sudah naik tiga poin. Beli kembali. Indikatornya masih kuat!!!

Sebuah kapal dari Kerajaan Tembaga telah tiba dengan muatan tembaga yang besar!!!

Dapatkan itu. Bahkan dengan harga yang lebih tinggi!

Pedagang Muda: “…Apakah ini pertama kalinya kau melihat sesuatu seperti ini?”

Gadis Fire Dragon: "Ya." Merasa tertarik sambil melihat-lihat sekitar.

Pedagang Muda: "Yah, kami memiliki kontrak untuk mentransfer segala informasi."

Gadis Fire Dragon: "Tempat ini cukup bagiku."

Pedagang Muda: “Apakah tempat ini baik-baik saja? Aku sangat sibuk, tapi aku yakin aku bisa mengatur konvoi untukmu. Kau bahkan bisa berkeliling kota. Kau akan memberiku banyak informasi tentang Dunia Iblis, jadi jangan menahan diri.”

Gadis Fire Dragon: "Tidak, itu sudah cukup."

Pedagang Muda: “Huh...”

Gadis Fire Dragon: “Jadi, di sinilah kau bekerja? Apakah peta besar yang tergantung di dinding itu adalah peta Dunia Manusia?”

Pedagang Muda: “Ya.”

Gadis Fire Dragon: “Kalau begitu, izinkan aku suatu hari untuk tinggal di sini dan mengamati jalanan. Aku tidak akan menghalangi. Aku tidak akan meninggikan suaraku. Aku ingin memahami seperti apa kehidupan orang normal di jalanan, dan kupikir ini adalah salah satu pusat dunia ini. — Bukan?”

Pedagang Muda: “…”

Gadis Fire Dragon: "Aku adalah pengunjung dari negeri asing jadi aku mungkin terlihat agak bodoh."

Pedagang Muda: “Yah, ini juga transaksi.”

Gadis Fire Dragon: "Ya, itu benar."

Pedagang Muda: "Selama kau tidak melakukan hal-hal seperti menyelinap kembali saat fajar tiba."

Gadis Fire Dragon: “Tentu saja tidak! Aku tahu bahwa kau adalah pria yang hebat, tetapi aku tidak yakin di luar sana. Apa yang akan terjadi jika aku diperkosa atau semacamnya! Itu akan sangat tidak menyenangkan.”

Pedagang Muda: "Aku yakin kau tidak akan menjadi korban dari kejadian mengerikan seperti itu."

Gadis Fire Dragon: "Berhenti mengatakan hal seperti itu!"

Pedagang Muda: “Kau benar-benar berisik.”

Pintu terbuka.

Ajudan: “Konselor. Pergerakan malam ini.” Menyerahkan laporan.

Pedagang Muda: “Aku mengerti, aku akan melihatnya. — Bagaimana pembelian dari Kingdom of Branches?”

Ajudan: “Berjalan sesuai rencana! Harga pasar gandum telah meningkat 160% sejak kemarin.”

Pedagang Muda: "... Ini melambat."

Pintu tertutup.

Akuntan yang Cerdik: “Pasukan ekspedisi saat ini sedang berkumpul. Namun sepertinya mereka terlambat.”

Pedagang Muda: “Terlambat?”

Akuntan yang Cerdik: “Moral mereka merendah dan tampaknya tatanan militer mereka telah jatuh dalam kekacauan.”

Pedagang Muda: “Menarik sekali… Apakah ini strategi Lone Winter King?”

Akuntan yang Cerdik: “Sepertinya begitu.”

Pedagang Muda: “Kenapa kau berpikir begitu?”

Akuntan Cerdas: "Ini hanya rumor, tetapi tampaknya para pedagang di Kerajaan Musim Dingin telah menjual banyak Ice Wine kepada para prajurit."

Knock knock knock. Pintu terbuka!

Ajudan: “Konselor! Ini darurat!”

Pedagang Muda: “Laporkan.”

Ajudan: “Dengan dukungan dari Gereja, Kekaisaran Suci telah memutuskan untuk melakukan Reminting pada mata uang emas! Ini belum dikonfirmasi tetapi tampaknya 28 koin emas hari ini akan bernilai 15 dari koin emas baru. Menurut hukum, koin emas yang ada saat ini akan dilarang untuk digunakan atau disimpan. Saya mendapat informasi bahwa bahkan koin emas baru akan di reminting kembali jika nilai tukar turun di bawah batas tertentu. Mereka benar-benar putus asa…”

Reminting of Coins (Reminting mata uang): Ini mengacu pada proses pencairan dan pembuatan koin baru. Misalnya, 2 koin yang masing-masing berisi 3 gram emas dapat dibuat ulang menjadi koin emas baru yang berisi 4,5 gram emas. Koin baru ini sekarang akan bernilai 2 dari koin emas lama. 15.000 koin emas lama kemudian dapat dibuat menjadi 10.000 koin emas baru, tetapi koin emas baru akan bernilai 20.000 koin emas lama, menghasilkan surplus 5.000 koin emas lama untuk kas negara. Namun, karena akan ada 1,5 g emas lebih sedikit, mungkin ada kepercayaan yang lebih rendah pada nilai uang, dan karenanya, inflasi yang luar biasa dapat terjadi.




Pedagang Muda: “Langkah yang masuk akal. Aku mengerti mereka harus melakukan sesuatu untuk menghadapi ini. Tapi bagaimana caranya? Koin emas baru akan memiliki nilai 2,8 kali lipat dari yang lama, tetapi dapatkah mereka mempertahankan nilai ini? Akankah Gereja dapat melakukannya? Kekaisaran?

Apakah mereka bahkan memahami situasi negara mereka? Jika mereka melakukannya, apakah rakyat mereka menyukainya? Memanen gandum dari ladang, menggali arang dari tebing, membakar arang itu untuk menempa besi, membuat roti, untuk menafkahi keluarga. Sejauh mana mereka memahami hal ini?

Aku mungkin bangga sebagai seorang pedagang, tetapi mungkin karena kebanggaan ini, aku tidak akan pernah melupakan ini. Jika aku lupa, aku akan menemukan semua yang kuperjuangkan telah terbakar menjadi abu. Sekarang kebanggan itu lebih kuat dari sebelumnya. "Mencari keuntungan adalah kosa kata yang sama-sama kita miliki." — Sekarang aku mengerti bahwa 'Semua orang ingin bahagia.' Mereka perlu memahami bahwa setiap orang memiliki hak untuk memperjuangkan kebahagiaan mereka.”

Pedagang Muda: "Tapi di sisi lain, jika kita membiarkan semua orang mendapatkan kebahagiaan mereka, ini akan menjadi kerugian Serikat."

Akuntan Cerdik: “Apa yang terjadi?”

Pedagang Muda: "Aku khawatir perang akan menemui jalan buntu."

Akuntan yang Cerdik: “Ya.”

Pedagang Muda: “Masa depan gandum… Itu masih terlalu dini. Kita perlu menimbun beberapa barang. Ketika kau menjual barang yang tidak ada di tanganmu, itu pasti tidak akan terduga sama sekali. Ini sama dengan jual beli kepercayaan.”

Akuntan yang Cerdik: “…”

Pedagang Muda: “Apakah mereka memiliki kekuatan untuk menjaga kepercayaan ini? Atau ini akan menjadi sumber masalah baru? Raja dan bangsawan, tuan tanah dan pendeta. Mereka adalah orang-orang yang perlu dipercaya. Seluruh dasar kepercayaan ini adalah wilayah. Seseorang membutuhkan kepercayaan bahwa barang yang diinginkan akan diproduksi, kepercayaan bahwa barang tersebut pasti akan dikirim. Percaya bahwa pengiriman tidak akan membeku ditengah jalan. Pada akhirnya, seseorang harus mempercayai bahwa wilayah mereka dapat menghasilkan kebutuhan mereka. Seseorang dapat dengan mudah merampok kepercayaan seseorang, tetapi tidak mudah untuk mendapatkannya kembali. Untuk memusuhi para petani seperti ini bukanlah cara seorang pedagang.”

Pedagang Muda: “Ya. Kita juga memiliki etika sebagai pedagang.”

Akuntan yang Cerdik: “Ya.”

Pedagang Muda: “Nyonya. Mari kita pergi ke Kerajaan Musim Dingin.”

Gadis Fire Dragon: "Ayo."

----- Surat dari Murid Bangsawan kepada Queen of Ice and Snow

Yang Paling Mulia dan Terhormat, Yang Mulia Ratu.

Waktu telah berlalu sejak hari saya meninggalkan Kerajaan kita. Sementara Benua Tengah masih menikmati gumpalan terakhir musim gugur, jumlah karavan yang melintasi rute perdagangan menjadi jarang dan ekspresi orang-orang menjadi sedih dan lesu.

Diawali dengan gandum, harga-harga barang mengalami hiperinflasi. Ekspresi para bangsawan, tuan tanah dan bangsawan yang saya temui datang dalam tiga bentuk: penuh dengan kegembiraan bahwa perang sedang berlangsung; oposisi yang tetap teguh menginginkan perdamaian; dan mereka yang peduli terhadap orang-orang Kerajaan Musim Dingin.

Dan begitulah, kondisi Benua Tengah. Setelah saya terjun ke dalam dunia sosial, saya menjadi sangat terpesona oleh gaun modis dengan potongan leher V. Sejak saya datang ke sini, saya juga mulai belajar bermain kecapi, saya benar-benar menikmati waktu saya di sini.

Saya tidak mendorong Yang Mulia untuk menghabiskan kekayaan Kerajaan untuk hiburan, tetapi bagaimana jika saya mengirimi Anda beberapa hal? Saya baru saja mengirim satu gaun panjang dan dua dompet. Saya yakin warnanya sangat cocok dengan Yang Mulia.

Post-Script: Jika memungkinkan, saya akan sangat menghargai jika mendapatkan lebih banyak dana.

Post-Post-Script: The Queen of the Lake menginginkan pengurangan tarif sebesar 60%. Beliau berkata, "Persatuan ekonomi rahasia juga akan bagus."

5 Kerajaan lainnya juga sangat khawatir bagaimana cara mengatasi kelaparan tahun ini, jadi saya percaya tanggapan yang tepat harus dirancang sedemikian rupa untuk menangani mereka agar Kingdom of Ice mendapatkan keuntungan sebesar mungkin. Saya juga telah mengatur pengiriman arang dan bulu dari Kingdom of the Lake. Apakah mereka sudah sampai?

----- Kingdom of White Night, Palace of White Night

Komandan Bermata Satu: “Kenapa! Mengapa mereka belum mengalahkan para makhluk rendahan itu! Mereka yang menentang Kekaisaran! Mereka yang menentang kehendak Roh Suci!”

Memukul meja.

Komandan Bermata Satu: “Mengapa mereka masih hidup?! Mengapa cahaya masih menyinari mereka?! Bukankah mereka pengkhianat? Kita telah mengirim utusan Gereja, namun, mengapa mereka masih ada di Bumi ini ?!”

King of White Night: “Hehehehe. Ha ha ha ha!"

Komandan Bermata Satu: "Apa yang lucu!"

King of White Night: “Mereka benar-benar menjengkelkan jadi tidak mudah untuk menyingkirkannya! Tidak ada gunanya memberitahu sekelompok babi bahwa 'Bangsawan semuanya babi!' Hmph. Bahkan jika kau membunuh mereka, semua ini tidak akan berakhir.”

Komandan Bermata Satu: "Betapa kurang ajarnya mereka!"

King of White Night:"Tapi itu kenyataannya."

Komandan Bermata Satu: “Hahahaha. Anda juga punya masalah juga, bukan? King of White Night…”

King of White Night: “Harga gandum terus melambung tinggi. Bantuan moneter dari Benua Tengah juga meningkat secara substansial dari tahun lalu. Mungkin karena itu adalah jumlah yang dialokasikan untuk keempat Kerajaan. Ini hampir dua kali lipat dari sebelumnya... Tapi meski begitu, jumlah gandum yang bisa kita beli dengan uang ini masih kurang dari tahun lalu.”

Komandan Bermata Satu: “Dan… Bagaimana dengan para emigran?”

King of White Night: “Terlepas dari siang ataupun malam, para budak telah melintasi perbatasan menuju ke Kingdom of Metal. Apa bagusnya kerajaan mereka!? Mereka hanya membodohi para budak itu untuk menghadapi masalah baru di sisi lain perbatasan. Mengapa mereka berpikir Lone Winter King adalah penolong mereka?”

Di Komandan Bermata Satu: "Haha, orang itu bahkan bisa menipu Surga."

King of White Night: “—!”

Komandan Bermata Satu: “Gahahahahahaha!”

King of White Night: "Kalau begini terus, Kerajaan kita... Kingdom of White Night kita..."

Komandan Bermata Satu: "Hei, Yang Mulia."

King of White Night: “…” Mengangguk.

Komandan Bermata Satu: “Kenapa tidak kita rebut saja? Di sini, lihat. Kingdom of Iron Fist King. Kingdom of the Queen of Ice and Snow. Mereka seperti buah yang matang untuk dipetik. Bagaimanapun juga, mereka adalah pengkhianat. Cepat atau lambat, kerusakan dan kebusukan mereka akan menyebar ke seluruh Dunia Manusia. Jika itu masalahnya, maka Anda harus segera merebutnya dan mengkonsumsinya, sebagai bantuan untuk Kemanusiaan.”

King of White Night: “…Bisakah aku melakukannya?”

Komandan Bermata Satu: “Benua Tengah telah mengumpulkan pasukan dari seluruh negeri untuk perang ini. Pasukan ini mungkin akan memiliki kebanggan yang tinggi tetapi pada akhirnya kurang pengalaman. Dan bagaimana dengan Kerajaan kita? Kita memiliki tentara paling berpengalaman di dunia, bukan?”

King of White Night: “Tapi aku kehilangan sebagian besar pria terbaikku di Isle of Light. Bahkan jika kami menjalani satu tahun pelatihan lagi, kami masih tidak akan mampu menandingi kualitas pasukan yang bisa dikerahkan oleh Persatuan Kerajaan Selatan lainnya…”

Komandan Bermata Satu: “Hahahaha! Benua Tengah! Anda! Bahkan Lone Winter King semuanya meremehkan ini!”

King of White Night: "Apa?"

Komandan Bermata Satu: "Keuntungan dari pasukan yang selalu bersiap siaga."

King of White Night: "Dan, apa itu?"

Komandan Bermata Satu: "Serangan Kejutan." Menyeringai.

King of White Night: “Bukankah itu sama seperti bandit! Bagaimana kita bisa melakukan hal seperti itu dalam perang antar manusia?! Jika Gereja mengetahui hal ini, Kerajaan kita akan berada dalam masalah.”

Surprise Attack: Serangan yang dilakukan saat musuh belum sempat bersiap. Apalagi di dunia seperti ini di mana pertempuran cenderung diatur, serangan yang terjadi tanpa tempat atau waktu yang diatur bisa menyerang musuh tanpa disadari dan memberi penyerang keuntungan besar.

Komandan Bermata Satu: “Tapi mereka adalah musuh Gereja Suci, mereka tidak lebih baik dari binatang. Jika kita beruntung, mereka akan begitu disibukkan dengan menghadapi ancaman berkumpulnya pasukan yang dipimpin oleh Gereja Suci di Utara sehingga mereka hampir tidak memiliki benteng di sepanjang perbatasan mereka dengan kita!”

King of White Night: "!"

Komandan Bermata Satu: “Bandit? Bagus! Kita akan membayar para bandit di sepanjang perbatasan mereka yang lain untuk menghancurkan Kingdom of Metal.

Begitu mereka lengah, kita akan meluncurkan serangan mendadak besar-besaran dengan para ksatria sebagai pusatnya. Kita akan membakar rumah dan ladang mereka dan menghancurkan Kingdom of Metal dalam sekejap.”

King of White Night: “Hehehe, itu terdengar seperti rencana yang bagus.”

Komandan Bermata Satu: “Dengan kegelapan pekat di balik mata yang satu ini, mari kita hancurkan Kingdom of Metal.”

----- Istana Musim Dingin, Ruang Besar, Komite Strategi

Lone Winter King: "Kalau begitu mari kita mengadopsi formasi bertahan."

Onna-Kishi: “Jika memungkinkan, kita harus fokus tidak pada ksatria berkuda kita tetapi pada infanteri kita. Terutama infanteri tombak. Kita juga akan membutuhkan banyak ahli strategi.”

Asisten Raja: “Dan perlengkapan musim dingin juga.”

Onna-Kishi: "Apakah sudah disiapkan?"

Asisten Raja: “Kami telah memperolehnya dalam jumlah besar dari Benua Tengah untuk Penaklukan Isle of Light.”

Onna-Kishi: "Pastikan mereka siap sesegera mungkin."

Yuusha: "Maaf, kau harus menjadi babysitter dan menjadi jenderal setelahnya."

Onna-Kishi: “Tidak, tidak apa-apa. Para suster telah sampai dengan selamat ke Kingdom of Metal. Dengan situasi seperti itu, daripada Kerajaan Musim Dingin yang begitu dekat dengan medan perang, Kingdom of Metal jauh lebih aman.”

Pelayan: "Hmm ... Ketika saya punya waktu, saya akan memeriksanya."

Asisten Raja: “Kau hanya ingin melihat payudara, bukan?”

Pelayan: “Nyohohoho! Permisi!"

Lone Winter King: "Tolong kendalikan dirimu."

Onna-Kishi: “Serahkan ini padaku, Yuusha. Sebisa mungkin, aku tidak ingin ada yang terluka.”

Yuusha: "Tapi pedangmu adalah benda yang sangat berbahaya."

Onna-Kishi: “Apa yang kau katakan? Bukankah bagus bahwa pedang dan kuda perang adalah hal yang berbahaya?”

Yuusha: "Jangan konyol."

Onna-Kishi: “Tentu saja! Jika mungkin untuk melakukan sesuatu tanpa ada yang terluka, maka begitulah seharusnya kita bertindak!”

Yuusha: “…”

Lone Winter King: “Asisten Raja. Bantu Onna-Kishi mengumpulkan semua dana yang diperlukan dan jadikan sebagai pasukan penjaga garis belakang. Pastikan kelancaran aliran pasokan ke garis depan.”

Asisten Raja: "Ya."

Onna-Kishi: "Aku khawatir Pasukan Ekspedisi Benua Tengah mungkin akan berjumlah hingga 20.000 tentara."

Pelayan: "Dengan pengecualian Crusader, jumlah pasukan seperti itu benar-benar belum pernah terdengar sebelumnya."

Lone Winter King: "Kita mungkin memiliki sekitar 4.500 tentara."

Yuusha: "…"

Lone Winter King: “Jangan memasang wajah seperti itu. Tidak peduli apapun yang terjadi, dengan komando Yuusha dan Onna-Kishi, apa yang harus kita khawatirkan?”

Onna-Kishi: "Serahkan padaku!"

Langkah kaki berlari terdengar! Pintu terbang terbuka!

Utusan: “Saya punya laporan!”

Pelayan: "Ada apa?"

Lone Winter King: "Bicaralah."

Utusan: “Pesan dari Samudra Arktik Selatan! I-Iblis!”

Yuusha: "!"

Onna-Kishi: "!"

Pelayan: "!"

Lone Winter King: "Berapa banyak ?!"

Utusan: “Tidak diketahui. Informasi masih dikumpulkan. Perkiraan jumlahnya setidaknya 1.500.”

Yuusha: "Kenapa mereka menyerang disaat-saat seperti ini!"

Onna-Kishi: (Serangan Iblis... Apa yang dilakukan Raja Iblis?!)

Yuusha: “Aku akan pergi… Apa yang terjadi? Apa yang sedang terjadi?!"

Pelayan: "Yuusha..."

Lone Winter King: “Selama kita memiliki Yuusha… Bahkan 10.000 musuh bukanlah apa-apa… Maaf, bahkan jika lebih dari itu, itu bukanlah apa-apa…”

Yuusha: "Yang Mulia."

Lone Winter King: "?"

Yuusha: "Apakah Anda akan terkejut jika saya mengatakan bahwa saya lebih suka menghindari pertarungan dengan Iblis?"

Lone Winter King: “…”

Asisten Raja: “I-itu…”

Lone Winter King: "Tidak peduli apapun itu, kita harus menghindari perang di kedua dua sisi."

Yuusha: "…"

Pelayan: "Anak Muda ..."

Lone Winter King: “Hanya itu yang bisa aku katakan untuk saat ini.”

Yuusha: "Kalau begitu saya kira saya harus berterima kasih."

Onna-Kishi: "Yuusha ... Apakah kau baik-baik saja?"

Yuusha: "Tentu saja."

Bang!

Onna-Kishi: “…”

Pelayan: "Apa yang terjadi?"

Lone Winter King: “…”

Clank!

Utusan: "Saya punya pesan!"

Lone Winter King: “Apa! Jika ini tentang Iblis yang menyerang, kami sudah mendengar laporan pertama.”

Utusan: “Tidak. Seorang pembawa pesan telah tiba! Kingdom of Metal sedang diserang dari 2.000 tentara yang kuat dari Kingdom of White Night! Ini terjadi sehari yang lalu.”

----- Kerajaan Musim Dingin, Istana, Kementerian Keuangan

Kumpulkan utusan! Kirim pembawa pesan ke perbatasan!!! Lakukan survei lumbung kita!

Banyak orang berlarian!

Pedagang Muda: “Situasinya menjadi sangat sibuk.”

Murid Pedagang: “Aura disini sangat luar biasa. Aku minta maaf tentang kegaduhan ini.”

Gadis Fire Dragon: "..."

Pedagang Muda: “Tidak, tidak, kami datang justru karena situasinya. Aku minta maaf karena memaksakan diri datang tanpa setidaknya menulis surat untuk memberi tahumu tentang kedatangan kami.”

Murid Pedagang: “Tidak, aku sedang menunggumu.”

Pedagang Muda: “Oh.”

Murid Pedagang: "Aku ingin mengkonfirmasi ini, tapi ..."

Pedagang Muda: “Ya.”

Murid Pedagang: “Orang yang bermain game ini – itu kau, kan?”

Pedagang Muda: “Mengapa menurutmu begitu?”

Murid Pedagang: “Jika tidak, mengapa kau datang dan mengunjungiku?”

Pedagang Muda: “Aku mungkin hanya boneka yang dikendalikan dari belakang oleh pemain sebenarnya.”

Murid Pedagang: “Mengendalikan semua ini dari jarak jauh? Itu adalah praktik yang mustahil. Dalam situasi ini, kecuali jika kau memiliki wewenang untuk mengambil keputusan sendiri, seseorang tidak akan memiliki kemampuan untuk mengendalikan situasi saat ini. Tetapi jika seseorang mempercayakanmu dengan wewenang ini dalam situasi dan kemampuan untuk membuat keputusan berdasarkan insting seseorang, kau bukan hanya boneka tapi juga pemain.

Pedagang Muda: “Hehehe.”

Murid Pedagang: "Jika itu aku, aku dapat melihat mengapa seseorang melakukannya."

Pedagang Muda: “Aku mengerti. Kalau begitu kurasa orang yang memperkenalkan tarif adalah kau?”

Murid Pedagang: "Dulunya."

Asisten: “Tuan!”

Pedagang Muda: "Tolong bawakan kami teh."

Asisten: “Ya!”

Pedagang Muda: “Anak muda yang lucu.”

Murid Pedagang: “Kembali ke topik.”

Pedagang Muda: "Kalau begitu, apakah kita akan memulai negosiasi?"

Murid Pedagang: “…”

Pedagang Muda: “Kita telah menyimpang jauh dari topik diskusi awalku. Izinkan aku untuk meringkas poin-poin utama. Pertama: Aku ingin surat yang memberiku akses gratis melintasi wilayah persatuan kerajaan. Dengan tarif saat ini, sangat sulit untuk melakukan bisnis ketika kami transit melalui Persatuan Kerajaan Selatan. Serikat ingin mendapatkan hak istimewa khusus.”

Murid Pedagang: “Hak istimewa khusus?”

Pedagang Muda: “Dengan kondusi saat kami tidak melakukan perdagangan di wilayah persatuan kerajaan. Kami hanya ingin diizinkan lewat dengan bebas untuk barang-barang yang kami bawa. Itu seharusnya tidak memiliki dampak ekonomi yang signifikan pada hambatan perdagangan yang telah kau buat, bukan?”

Murid Pedagang: “Itu… benar.”

Pedagang Muda: “Kedua: kami ingin meminjam Isle of Light.”

Murid Pedagang: “Hah?”

Pedagang Muda: “Secara geografis, Isle of Light adalah milik Kerajaan Musim Dingin. Kami ingin kau meminjamkannya kepada kami atau bahkan menjadi wilayah bawahan. Tentu saja, kami tidak akan mengendalikannya secara langsung, melainkan melalui pihak ketiga. Kami harap kau memahami manfaat bagi kita berdua dalam beroperasi melalui perwakilan.”

Murid Pedagang: "Yah, siapa itu, dan dari mana?"

Pedagang Muda: "Ketiga: Apakah kau tahu bahwa Serikat mengoperasikan bank internal?"

Murid Pedagang: “Ya. Kekuatan bank ini untuk melakukan transfer dana internasional adalah senjata besar Serikat.”

Pedagang Muda: “Kami ingin meminta izin untuk mendirikan cabang bank di Serikat Dagang di masing-masing Ibu Kota persatuan kerajaan.”

Murid Pedagang: "Itu adalah sesuatu yang bisaku pahami dengan lebih mudah."

Pedagang Muda: “Keempat: Serikat ingin membeli seluruh persediaan kentang persatuan kerajaan.”

Murid Pedagang: “…Hah?”

Pedagang Muda: “Ini adalah topik diskusi hari ini. Aku ingin secara khusus menyinggung hal itu, meskipun aku yakin kau tidak dapat mengatakan hanya dengan melihatnya saja, bahwa Serikat saat ini hampir tidak memiliki uang yang tersisa. Kami ingin meminta agar transaksi di atas tidak melibatkan pertukaran emas.”

Murid Pedagang: “…”

Pintu terbuka.

Asisten: "Tehnya sudah teh!"

Murid Pedagang: “Letakkan saja di sana.”

Asisten: “Ya!”

Murid Pedagang: “…” Gulp.

Pedagang Muda: “Sungguh hangat. Apakah kau menambahkan selai ke dalamnya?"

Murid Pedagang: "Ya, kami menambahkannya karena di Selatan cukup dingin."

Gadis Dragon Fire: "Terima kasih."

Asisten: “Ehehehe.”

Murid Pedagang: (Aku ingin tahu wajah macam apa yang bersembunyi di balik tudung itu. Aku yakin dia cantik.)

Asisten: “Ah. Saya juga membawa manisan!”

Pedagang Muda: "Kantor yang santai sekali."

Gadis Fire Dragon: "Memang."

Murid Pedagang: (Apa artinya ini... Coba kupikirkan. Apa niatnya di balik rangkaian proposal ini?

Pertama, berkaitan dengan Bank. Berdasarkan apa yang dia katakan, Bank akan terbuka untuk... yah, setidaknya, akan terbuka untuk Persekutuan dan negara bagian. Apa artinya ini? Apakah mereka hanya memanfaatkan potensi Kerajaan kami yang berkembang pesat…? Tapi, jika mereka membuka ini untuk umum... Meskipun mereka mungkin mendapat manfaat dari kita, bukankah kedudukan Persatuan dengan Benua Tengah dan Gereja akan memburuk dengan cepat?)

Murid Pedagang: (Tidak, itu benar, urutannya penting. Dengan kata lain, ini nomor tiga. Bagaimana dengan yang lainnya…)

Murid Pedagang: (Baiklah, mari kita pikirkan ini secara berurutan. Yang pertama adalah Surat Izin Bebas Jalan. Itu mudah. Pertama-tama, tarif dimaksudkan untuk mencegah ekspor dan bukan impor. Jika itu yang mereka inginkan, maka sama saja. Pedangan Muda berkata, itu seharusnya tidak berdampak signifikan pada negara kita… Tapi, kenapa aku khawatir tentang hal ini…

Selanjutnya, usulan kedua. Ini sangat meresahkan ketika seseorang tidak tahu apa yang dibidik lawan. Jika tidak menimbulkan masalah bagi perikanan atau pelayaran, maka tentu ada ruang untuk negosiasi.

Tapi siapa? Dan mengapa? Apa yang akan terjadi di pulau itu? Garam? Apa artinya menyewa Isle?

Dengan asumsi kita sudah selesai dengan proposal ketiga, bagaimana dengan yang keempat? Jika kita perhatikan secara berurutan, mungkin terlihat bahwa usul keempat ini adalah semacam hadiah, tetapi maknanya masih belum jelas. Pertama-tama, bagaimana Pedagang Muda berniat menyimpan kentang dalam jumlah besar dari Tiga Kerajaan? Ini bukan jumlah yang bisa dibeli dengan begitu berani. Kami mungkin negara kecil, tetapi ini adalah cadangan nasional. Pertama-tama, kentang bukanlah tanaman pangan yang dapat dengan mudah dijual ke banyak negara. Selain Persatuan Tiga Kerajaan, mungkin Kingdom of the Lake, tempat Ordo Danau berasal dan negara tetangga Kingdom of Branches. Dalam area ini, mereka dapat menjualnya, tapi mengingat pola pembelian yang tidak wajar baru-baru ini… Dari awal, stok yang mereka beli terlalu banyak untuk dijual hanya ke dua negara.

Murid Pedagang: (Artinya… Siapa… Dimana… Dimana…? Itu benar. Semuanya sama saja. Jika ini melewati wilayah kita, kemana tujuannya? Untuk sampai ke Kingdom of White Night, atau ke Kerajaan lain, mereka tidak perlu melewati wilayah kami. Mungkinkah lebih murah untuk mengangkut barang melalui jalur pelayaran kami? Tidak, kecuali ada beberapa penemuan baru, jalur pelayaran seperti itu tidak ada. Tarif sama sekali tidak berlaku antara Persautan Tiga Negara, karena itu hanya berlaku untuk kerajaan lain.

Mereka tidak punya uang dan itu mungkin karena jumlah uang menggelikan yang mereka keluarkan hanya untuk memainkan harga pasar. Bukannya tidak mungkin; untuk melakukan sesuatu semacam itu. Inflasi harga di Benua Tengah adalah situasi yang konyol. Kesengsaraan rakyat… Sebagian bangsawan memberikan bantuan keuangan, jaminan sosial, dan pekerjaan infrastruktur publik untuk menyebarkan sebagian pendapatan kepada orang-orang tetapi dengan seluruh sistem moneter dan jaringan perdagangan yang begitu terikat, itu seperti mencoba untuk mendinginkan batu panas dengan setetes air. Tidak peduli berapa banyak uang yang mereka sebarkan, itu masih dibatasi oleh kebocoran ke negara lain dan pengaruh kepentingan pribadi. Ini seperti menggunakan bak air es untuk mendinginkan satu sendok sup panas.)

Murid Pedagang: (Menurut Guru, intervensi keuangan dan Kebijakan Fiskal semacam ini, sangat efektif dalam situasi seperti itu.

Tapi kali ini, situasinya agak terlalu serius. Kecuali semua bangsawan bertindak secara bersamaan… Kebijakan Fiskal. Bank…? Keuangan? Kebijakan moneter? Untuk membuat Kebijakan Moneter tidak berguna, itu sebabnya dia memainkan harga pasar? Karena seluruh Benua Tengah hanya menggunakan satu mata uang, sangat memungkinkan bagi mereka untuk sepenuhnya memperbaiki semua harga pasar. Dalam hal ini, Kebijakan Fiskal pasti berhasil…)

TLN : Kebijakan Fiskal (Fiscal Policy) adalah penyesuaian di bidang pengeluaran dan penerimaan moneter pemerintah untuk memperbaiki keadaan ekonomi agar menjadi lebih baik dengan cara mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah melalui pajak dan pengeluaran (belanja) negara. Jika dilakukan dengan baik, itu bisa menstabilkan pajak dan menciptakan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan ekonomi. Jika itu gagal, maka dampaknya bisa memperburuk keadaan ekonomi, bahkan bisa menyebabkan inflasi. 




Pintu ditutup!!!

Murid Pedagang: “Kau! Gandum sama sekali tidak penting bagimu! Kau hanya ingin menggunakannya sebagai alat barter!”

Pedagang Muda: “Heh.”

Pedagang Murid: "Dan kau berniat menginvestasikan gandum itu di Persatuan Tiga Kerajaan?!

Pedagang Muda: "Itu benar."

Murid Pedagang: "K-Kau ..."

Pedagang Muda: “Apa?”

Murid Pedagang: "— Kau ingin mulai membuat mata uang kedua."

Pedagang Muda: “Itu benar.”

Murid Pedagang: “Sungguh?!”

Pedagang Muda: “Potensi pertumbuhan Benua Tengah lemah. Jadi, apa salahnya mencoba berinvestasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi baru yang sedang naik daun?”

Murid Pedagang: "Kami sedang berperang dengan Benua Tengah."

Pedagang Muda: “Jika kau mencoba menghasilkan uang selama perang, pastikan untuk menjauh dari api… Itu kutipan dari Guruku. Mereka yang mempertaruhkan hidup mereka hanyalah para prajurit.”

Murid Pedagang: "Bagaimana kau bisa yakin bahwa kami akan terus tumbuh ?!"

Pedagang Muda: “Lihatlah dua proposal pertamaku.”

Murid Pedagang: “…”

Asisten: “?”

Murid Pedagang: “…!”

Pedagang Muda: “Itu benar.”

Murid Pedagang: “Apakah kau benar-benar berpikir kau bisa melakukan itu? Kau berniat mengembalikan Pulau yang begitu lama kami perjuangkan?!”

Pedagang Muda: “Kalian menang, jadi kau berada di posisi yang dapat melakukannya.”

Murid Pedagang: “Mengapa kau berpikir begitu? Kenapa kau malah melakukan ini?! K-kau— Kau ingin menggunakan perairan kami… untuk berdagang dengan Iblis!”

Pedagang Muda: “Ya.”

Murid Pedagang: “Kenapa…”

Pedagang Muda: “Karena aku seorang pedagang.”

Murid Pedagang: “Apa…?”

Pedagang Muda: “Karena aku seorang pedagang, aku akan berdagang dengan Iblis. Apakah kau pikir dunia ini terbagi menjadi sekutu dan musuh? Menjadi hitam dan putih? Jika begitu… lalu menurutmu untuk apa Yuusha bekerja begitu keras? Tidak bisakah kau mengetahui bahwa dia melihat sesuatu yang jauh lebih besar?”

Murid Pedagang: “…”

Pedagang Muda: “Lebih dari siapa pun, mungkin aku memiliki pandangan yang agak tidak lazim tentang berbagai hal. Aku tidak mengerti hal-hal seperti Keadilan, tetapi yang kutahu adalah bahwa aku ingin menjadi lebih bahagia, seperti yang kita semua lakukan. Jika kita bisa bekerja sama seperti ini, mungkin kita semua bisa mendapat manfaat. Atau aku yang salah?”

Mengangkat tudung.

Gadis Fire Dragon: "Kami juga dengan rendah hati memohon kerja samamu."

Murid Pedagang: “Ah… Tanduk.”

Pedagang Muda: “Dia adalah Gadis Fire Dragon. Saat ini, dia mewakili Dewan dari satu-satunya wilayah di Dunia Iblis di mana manusia dan iblis hidup berdampingan secara harmonis, Kota Gerbang.”

Gadis Fire Dragon: “Kami membutuhkan garam… dan ingin meminjam pulaumu. Kami akan menebus kesalahan. Kami akan membayar harga yang diperlukan. Kami akan mempertahankan peran kami sebagai pihak yang kalah di Pulau itu, kami dengan rendah hati mohon kerja samamu.”

Murid Pedagang: “Ah, ah—”

Gadis Fire Dragon: “Kau belum membunyikan alarm. Jika kau mau, kami sudah menjadi tahananmu. Tapi sepertinya kau sedang mempertimbangkan proposal itu?”

Asisten: “Apa itu?”

Gadis Fire Dragon: "Ini adalah Tanduk Kristal Mawarku, aku sangat bangga karenanya."

Asisten: "Umm ..." Jantung berdebar kencang.

Gadis Fire Dragon: "?"

Asisten: "Bisakah aku menyentuhnya?"

Gadis Fire Dragon: "Tentu saja."


Penjelasan

Barter: Ini mengacu pada praktik pertukaran barang secara langsung dengan barang lain daripada menggunakan mata uang.

Rencana Pedagang Muda (Catatan TL: AKHIRNYA): Saat ini, harga gandum di Benua Tengah telah meningkat pesat. Namun, pada awalnya, bahan makanan seperti gandum adalah kebutuhan, dan karenanya, permintaannya tidak mungkin berubah secara dramatis, dan nilai yang diberikan untuk setiap unit gandum juga cenderung tetap stabil. Dengan kata lain, harga gandum tidak benar-benar naik, tetapi nilai mata uang turun drastis. (Dalam situasi ini, harga mengacu pada nilai yang dianggap berasal dari satu unit barang.) Situasi inilah yang dimaksud oleh Pedagang Muda ketika dia mengatakan ingin 'Menjual Emas Kerajaan'. Inilah juga mengapa Pedagang Muda memastikan untuk menghabiskan hampir semua emasnya untuk membeli gandum dan komoditas lainnya, sehingga pada puncak krisis ekonomi, dia bisa untuk mendapatkan untung dari menjual habis simpanan komoditinya (Gandum)

------- Samudra Arktik Selatan, Dekat Gerbang

Yuusha berteleportasi!

Yuusha: “Apakah ini tempatnya? – Aku berteleportasi ke sini.”

Yuusha: “Ini terlihat sangat familiar. Terutama sumber airnya… Di sini?”

(Jika mengakhiri perang adalah tugas militer, maka menemukan tujuan akhir adalah tugas Raja.)

Pahlawan: “Ahh, Maou. Maou… Aku bukan Raja, aku hanya Yussha. Lagipula aku tidak bisa menemukan akhirnya — Kenapa jadi begini!?”

(Ada apa? Tidakkah kau ingin menjadi milikku? Aku tidak egois.)

Yuusha: “Omong kosong, bukankah kau selalu menyalahgunakanku sejak kita pertama kali bertemu? Melakukan ini, melakukan itu. Membuatku pergi ke berbagai tempat. Menyeretku kemana-mana. Dan sekarang melakukan ini. — Itu semua karena dirimu. Meski begitu, kau bahkan tidak keberatan aku pergi ke Dunia Iblis. Bahkan ketika aku membutuhkanmu untuk menjadi egois, kau sangat egois untuk tidak menjadi egois.

(Aku akan puas selama kita bisa pergi ke ‘Sisi lain dibalik bukit’ bersama-sama)

Yuusha: "Benarkah?"

(Apa kau ragu…?)

Yuusha: “Aku pasti akan membiarkanmu melihatnya. Kau dan aku, dan Onna-Kishi, dan Kakek, dan Raja, dan Pelayan bersaudari dan Maid-cho, dan Penyihir, dan orang-orang dari Kota Gerbang, dan orang-orang dari Kerajaan Selatan, dan orang-orang dari Desa Musim Dingin. Aku bahkan ingin menunjukkannya kepada lawan kami di Benua Tengah. Untuk Ras Iblis juga... Itu sebabnya. Itu sebabnya—jika yang bisa kulakukan hanyalah membunuh dan menghancurkan, maka aku tidak berguna.”

Air menyembur.

Yuusha: “Aku belum bisa menunjukkan satu pun dari apa yang ingin kutunjukkan kepada orang lain.”

Air menyembur.

Yuusha: “Itu sebabnya aku akan berhenti. Aku dapat mengatakan semua yang kuinginkan tentang kebenaran dan keadilan. Tetapi jika yang bisa kulakukan hanyalah menghancurkan dan membunuh, bagaimana aku bisa mengatakan bahwa aku melakukan hal-hal hebat!”

Air menyembur.

Yuusha: (...Ah. Pale... Iblis kelas Raksasa Pale. Mereka memiliki persenjataan jarak jauh dan persediaan makanan yang banyak. Jika aku ingin mereka mundur, itulah yang harus aku targetkan...)

"Bagus."

Yuusha: "…?"

“… Pertimbanganmu.”

Yuusha: "Hah?"

“…Bagus kalau kau mempertimbangkan sebanyak itu.”

Yuusha: “Eh? …Ah?"

Penyihir: “…”

Yuusha: “Kemana saja kau selama ini?!”

Penyihir: “…Menunggu.”

Yuusha: "Hah?"

Penyihir: “…Perpustakaan.”

Yuusha: “Di Perpustakaan Kosmik? Bagaimana kau bisa sampai di sana ?!”

Penyihir tersentak.

Yuusha: "Jangan bilang ..."

Penyihir: “…Hanya anggota ras tertentu yang bisa masuk.”

Yuusha: "…?"

Penyihir: "Mereka." menunjuk.

Yuusha: "? …Ya, mereka adalah Iblis.”

Penyihir: "Apakah kau masih akan membunuh mereka?"

Yuusha: “…Tidak. Hanya sedikit. Aku hanya ingin menghentikan mereka.”

Penyihir: "... Aku mengerti."

Yuusha: "Hah?"

Penyihir: "Aku akan menonton."

Yuusha: "…? Aku mengerti."

Penyihir membacakan mantra.

Yuusha: "Wah, apa!"

Penyihir: “...Ini untuk berkomunikasi.”

Yuusha: “Mantra Korespondensi?”

Sang Penyihir mengangguk.

Yuusha: "Kau tidak berubah sama sekali, kau masih bertingkah seperti baru bangun dari tidur siang."

Penyihir: “Tidak mengerti — Pergi.”

Yuusha: "?"

Penyihir: “…Maou sedang menunggu.”

Yuusha: “Kau tahu tentang Maou?”

Penyihir: “…Tunggu. Aku akan menangani ini. Aku akan mengakhirinya. …Menggunakan Epic‐level Destruction Spell, aku akan menghancurkan Gerbang.”

Yuusha: “Jika kau melakukan itu, kita tidak akan bisa menyeberang ke Dunia Iblis lagi.”

Penyihir: “…”

Yuusha: "...Apakah tidak apa-apa?"

Sang Penyihir mengangguk.

Yuusha: “Seberapa kuat?”

Penyihir: "Yang Terkuat."

Yuusha: "Mengapa kau melakukan hal seperti itu ?!"

Penyihir: "Penting."

Yuusha: "Apa maksudmu?"

Penyihir: "Kau."

------ Ujung Benua Beku, di atas Gerbang

Penyihir: “Total pasukan Iblis 2.670. Mulai perhitungan jarak. Mulai pencairan Teknik Kompresi. Mencairkan 15% … 37% … 59% … 81% … Siap menghilangkan konflik dengan area target saat ini.”

Penyihir: "Yuusha ..."

Udara berdengung dengan banyaknya sihir terkumpul.

Penyihir: “Untuk membantu Yuusha, aku akan memulai Teknik Kompresi berturut-turut untuk mengulur waktu bagimu. Hah!? Pahami itu, bodoh!

Aku telah membuka mataku! Aku tahu kenapa kau harus meninggalkan kami! Itu karena aku! Itu karena aku! Hari itu! Pada malam itu! Aku tidak bisa melakukan apa pun untuk harga dirimu! Aku adalah beban! Berapa malam yang telah kulewati memikirkan bagaimana memperbaikinya!!! aku akan menjadi sepertimu!!! Aku tidak akan hanya menjadi bawahan yang buruk! Aku! BISA! MELAKUKAN! NYA!!!"

Yuusha: "Dia terlalu bersemangat lagi ..."

Penyihir: “Menghilanglah! Dasar kau bajingan!”

Boom! Bang! Crash! Boom!

Clank! Bang! Boom! Boom!

Boom! Bang! Bang! Boom!

Yuusha: “Dia berteleportasi?! Jangan bilang dia berteleportasi ke setiap Iblis secara individual untuk menghadapi mereka ?!”

“Ancaman dimusnahkan.”

Yuusha: “Dimengerti, aku akan bergerak. Epic‐class Lightning Destruction Spell!”

Petir berderak! Bola petir keluar!

"Tidak cukup."

Yuusha: “Hah!? Oke, lebih banyak mana! Carnage‐class Lightning Destruction Spell, activate!”

"Lagi."

Yuusha: “Ketegangan dalam suaranya menghilang. Baiklah, ayo pergi… Ahhhh! Lightning! Lightning! Lightning! Deity‐class Lightning Obliteration Spell!”

Yuusha: "Bagaimana dengan itu?"

“…Area kehancuran besar-besaran telah dikonfirmasi.”

"Masuklah dengan menggunakan High Speed Flying Magic."

Yuusha: "Ya!"

Boom.

“15 detik.”

Yuusha: “Apakah aku sudah keterlaluan? Kupikir aku telah membuat kawah yang terlalu besar.”

“Mendekati kecepatan yang diperlukan.”

Yuusha: "Eh?"

"Tingkatkan kecepatan dan tembus."

Pahlawan: "Y-ya!"

Udara bertiup

Pahlawan: “Disini cerah. A-apa. Ada angin? Dimana aku?!"

“Dunia bawah tanah.”

Yuusha: "Eh?"

“Kau dipindahkan ke Dunia Bawah Tanah melalui Repulsion Force Ball of Light… Dunia Alternatif yang kau sebut Dunia Iblis tidak ada.”

Note:
Huft, setelah 2 tahun gak update project ini. Akhirnya bisa melanjutkan kembali x'D Dan maaf kalau hasilnya kurang memuaskan, karena mimin jujur udh lupa rule translate sebelumnya, makanya ini sambil nginget2 lagi awkk. Dan chapter ini memang penuh dengan misteri dan tanda tanya, kalau misalkan kalian belum paham gpp, jawabannya ada chapter selanjutnya~


PREVIOUS CHAPTER     ToC     NEXT CHAPTER


TL: Hantu (ya dia mampir di project lain lagi)
EDITOR: Nate (mimin nate is comeback!)
PROOFREADER: Isekai-Chan