Tampilkan postingan dengan label TenseiKanchigai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TenseiKanchigai. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Oktober 2020

Isekai ni Tensei Shitandakedo Ore, Tensai tte Kanchigai Saretenai? Web Novel Bahasa Indonesia Chapter 80 – Saran

Chapter 80 – Saran


─── Kouki Arakawa ───

"Apakah itu gerbang ke lapisan tengah?” (Kouki)

Sebuah gerbang besar yang terkunci terlihat dihadapanku. Sangat bagus bahwa Kelabang dan engineer Noah berhasil menerobos pintu masuk gerbang atas dan kami dapat bergegas masuk, tetapi pasukan penyerang terjebak di depan gerbang besar lantai 5. Tempat diriku berada sekarang.

"Dari laporan engineer, sepertinya itu terbuat dari logam dengan ketahanan tingkat tinggi yang digunakan Noah. Tampaknya tidak mungkin untuk meledakkannya atau menerobos masuk. Untuk saat ini, tidak ada cara lain, selain meleburkannya secara perlahan." (Yurya)

Kapten di layar komunikasi memberi tahuku dalam suasana hati yang buruk. Anggota Chernobog sudah mulai istirahat, seperti merokok dan memakan makanan yang mereka bawa, tetapi pasukan Noah dan pasukan Ursuna Merkava tetap bersiaga tanpa menurunkan penjagaan mereka. Oleh karena itu, perilaku mereka sangatlah menonjol dibandingkan pasukan yang lain.

Alice tertawa dan menunjukkan peta posisi saat ini, mungkin dia tertawa karena memiliki perasaan yang serupa denganku setelah melihat tingkah laku mereka.

"Kouki-kun, lihat ini." (Alice)

"Ya? Ini ... lokasi kita saat ini, kan?" (Kouki)

"Itu benar. Namun, jika kita memasukkan setiap informasi dari posisi suit Chernobog yang ditampilkan di peta ini ───" (Alice)

"Eh!? Mereka memantau seluruh area!" (Kouki)

"Dan kemudian, jika Kau menempatkan posisi kita di tengah dan menarik garis lurus dari sana, akan menjadi seperti ini." (Alice)

"Apakah kita dikelilingi mereka?" (Kouki)

"Bahkan jika kita tertembak, sepertinya tembakan itu akan mengenai suit lain terlebih dahulu." (Alice)

Itu bohong ... Bukankah ini hanyalah kebetulan? Untuk saat ini, sepertinya tidak ada bahaya, jadi mengapa kita tidak menyerang? Tidak, aku merasa ada sesuatu yang salah ... Tapi aku penasaran ───.

"Panas." (Kouki)

Akhirnya aku tidak tahan berdiam diri dan mencoba untuk sedikit menggeser posisi suit. Kemudian, tampaknya suit dengan perisai besar yang berlukiskan tengkorak mencolok bergerak ke suit disampingnya untuk meminta api. Tempat berpindahnya masih segaris lurus dengan suitku. Tampaknya mereka sepenuhnya menjadi perisaiku, seperti yang diduga Alice.

"Komandan, tidak masalah untuk bermain-main, tapi akan sangat merepotkan jika kau tiba-tiba terkena tembakkan." (Yurya)

"Ya, Kapten. Maafkan aku." (Kouki)

Sepertinya, tindakanku merepotkan mereka. Sangat buruk untuk memancing amarah kapten, jadi aku tetap diam. Meski begitu, ras Kelabang masih berusaha meleburkan gerbangnya, namun belum ada tanda-tanda kemajuan. Tampaknya sudah ada beberapa lapisan yang melebur, tetapi informasi yang diterima dari data link, setidaknya gerbang itu setebal 8 meter ...

"Sepertinya itu akan memakan waktu lama, Kapten?" (Kouki)

"Ah, aku berkomunikasi dengan komandan unit yang aku perintahkan, tapi diperkirakan akan memakan waktu setidaknya 15 jam lagi. Selain suit yang dikenakan komandan, inilah saatnya mengkhawatirkan baterai di suit kami. Selain itu, jika kita menghabiskan terlalu banyak waktu, kemampuan pertahanan lawan juga akan menjadi ─── ” (Yurya)

"Apa yang salah?" (Kouki)

"Tidak, tunggu sebentar." (Yurya)

Pada saat yang sama ketika komunikasi dari kapten tiba-tiba terputus, pergerakan anggota Chernobog berubah. Sepertinya dia menjauh dari pasukan Noah sedikit demi sedikit, dan aku juga terpaksa bergerak karena didorong oleh suit lain.

"Komandan, apakah Alice sedang senggang?” (Kouki)

"Yah, aku tidak melakukan apa-apa sekarang. Aku hanya memeriksa data link secara teratur. Haruskah aku menghubungkan komunikasi dengannya?" (Kouki)

"Aku mohon." (Yurya)

Melihat ke belakang, Alice mengangguk, mengoperasikan keyboard di udara dan kemudian menanggapi kapten.

"Aku Alice Alford. Saat ini aku beralih ke jalur komunikasi rahasia." (Alice)

"Maaf, aku berterimakasih. Aku akan bertanya terus terang, dapatkah Alice meretas terminal utama Japan Ground Self-Defense Force (JSDF) dan mencuri data mereka?” (Yurya)

"Itu memungkinkan, tapi data apa yang harus aku curi?" (Alice)

"Sato Taro, mantan Japan Ground Self-Defense Force, anggota Central Readiness Force, 1st Airborne Brigade. Yang dipecat secara tidak terhormat, aku menginginkan informasi lebih lanjut tentangnya." (Yurya)

"Mohon tunggu sebentar." (Alice)

"Aku mengerti." (Yurya)

Kapten meminta Alice untuk mencari sesuatu yang berbahaya, dan Alice menerimanya dengan normal, tapi bukankah itu masalah serius? Noah akan hancur jika fakta bahwa dia telah mencuri data dengan meretas agen pemerintah diketahui!?? Aku pikir lebih baik meminta Claire dan Ellis untuk memberikan informasi melalui jalur reguler.

"Alice, menurutku itu sangat buruk." (Kouki)

"Yah, menurutku tidak apa-apa. Miki-san mengatakan bahwa pasukan pertahanan informasi Jepang telah menghubungi terminal utama Noah untuk sementara waktu, dan terkadang aku bisa mendapatkan beberapa data. Aku mengeluarkan datanya beberapa hari yang lalu. Jadi aku tidak mengambil datanya langsung sekarang. Ada semacam kesepakatan tidak tertulis seperti itu." (Alice)

Sambil mengatakan hal seperti itu, Alice menggerakkan ujung jarinya dengan kecepatan yang luar biasa. Yah, kupikir tidak apa-apa karena Alice, yang lebih berhati-hati dibandingkan ibu, mengatakan hal seperti itu ... Selain itu, ini sepertinya tindakan yang akan membuat Ellis sakit perut.

"Oh! Pangkat Taro Sato adalah Mayor. Dia berpartisipasi dalam konflik Alaska enam tahun lalu sebagai penerjun payung di luar negeri. Tampaknya dia diadili di pengadilan militer atas kekerasan terhadap tawanan perang selama pertempuran dengan pasukan Rusia. Dia dijatuhi hukuman 30 tahun penjara ───, tapi ini aneh. Informasi rincinya telah dihapus? Tidak ada informasi masa lalu tentang orang ini? Dan juga, unit tempatnya berada aneh, tidak ada skuadron pasokan ke-12 di pasukan terjun payung pertama. Aku ingin tahu apakah ini informasi palsu." (Alice)

"Begitukah ..." (Yurya)

Kapten mengangguk dengan keras ketika dia mendengar isi dari informasi yang dibacakan oleh Alice. Sebaliknya, Sato ini seperti ───.

"Sato telah mengirimkan komunikasi dari base ini. Dan dia tahu tentang Chernobog." (Yurya)

"Lalu, apakah orang ini adalah contoh yang disebutkan kapten kepadaku sebelumnya?" (Kouki)

"Ah, kartu truf terkuat dari Jepang. Itu adalah unit rahasia [Sakura]. Nama Sato terdengar seperti nama samaran. Aku curiga dia dipecat secara tidak terhormat." (Yurya)

"Jadi di mana Tuan Sato ini berada sekarang?" (Kouki)

"Dibawah kaki kami, Komandan. Jangan biarkan pasukan lain memperhatikanmu karena akan merepotkan. Ngomong-ngomong, dia ingin menyerah dengan syarat bersama rekannya." (Yurya)

Seperti yang dikatakan kapten kepadaku, ketika aku melihat kakiku, seseorang yang sedikit kotor dengan minyak dan debu di bawah lantai kawat sedang melambaikan tangannya sambil tersenyum dan menatapku. Itu adalah orang yang sama dengan foto wajah Mayor Taro Sato yang dilampirkan pada data yang dicuri oleh Alice. Aku yakin orang ini adalah orang yang telah memanggil terminal pribadiku sejak tadi, namun aku baru menyadarinya. 

Apakah Kau ingin menghubungkan terminal ke suit?

"Ya……" (Kouki)

"Tidak! Senang bertemu denganmu, Arakawa-san. Sebenarnya, aku ingin menyerah, tapi mari berbicara sedikit dengan lelaki tua ───” (Sato)

Aku memutuskan sambungan secara tidak sengaja dengan kecepatan satu detik. Itu tidak berguna! Orang ini sama dengan macho dan sepertinya merepotkan. Langkah yang tepat di sini adalah meminta kapten untuk berkomunikasi dengannya. Ketika aku mencoba memberi tahu nomor kapten Sato, nada dering terminal berdering lagi ───.

"Ya……" (Kouki)

"Bukankah itu sedikit mengerikan! ?? Itu tidak mungkin terputus secara tiba-tiba. Bisakah kau mendengarkan cerita lelaki tua ini sebentar?” (Sato)

“………… Baiklah, tapi aku punya pertanyaan terlebih dahulu. Tolong beri tahu aku nama aslimu. Dan unit dan alasan pemecatan saat kau berada di Japan Self-Defense Forces. Dan mengapa kau tahu Chernobog?” (Kouki)

"Namaku Taro Sato, mantan Japan Ground Self-Defense Force, anggota Central Readiness Force, 1st Airborne Brigade. Alasan pemecatanku adalah karena memukul tawanan perang dan mengalihkan pasokan dari unit suplai. Aku kenal Chernobog karena kebetulan aku terlibat dalam pertempuran selama konflik Alaska. Namun, aku tahu rincian tentang mereka setelah pertempuran. Dan suit yang memiliki lukisan tengkorak itu? Aku pernah melihat lukisan tengkorak itu sebelumnya, jadi ini hanya kebetulan." (Sato)

Mayor Sato, yang menjawab seolah-olah sedang membaca memo, terlalu mencurigakan dan hanya menghela nafas. Haruskah aku mengkonfirmasinya kepada kapten untuk saat ini?

"Kapten, apakah konflik Alaska benar?" (Kouki)

"Semuanya benar. Kami dikirim sebagai unit pengintai. namun sebenarnya kami menyerang gudang material Ground Self-Defense Forces, tetapi setelah serangan selesai, kami mundur karena serangan balik pasukan elit. Andrey, yang membawa perisai di sana, ditembak pada saat itu, tetapi perkiraan jarak tembak musuh lebih dari 3500 meter." (Yurya)

Tidak mungkin pasukan logistik akan berhasil mengenai targetnya dari jarak 3.500 meter. Aku yakin mereka menyusup ke base Antartika karena suatu alasan. Jadi lebih baik membicarakannya di sini.

"Oke, Mayor. Aku menerima penyerahan dirimu. Jadi kapan pasukanmu akan mengeluarkanmu dari sini? Apakah melalui udara karena armada Noah telah mengepung tempat ini?" (Kouki)

"Tidak, Arakawa-san sepertinya salah paham. Lelaki tua ini hanyalah tentara bayaran. Tidak ada unit yang akan membantu pelarianku, oke? Karena itulah aku berpikir, bahwa aku ingin menghilang diam-diam di antara pasukanmu. Dan sebagai gantinya, aku akan menyediakan sarana untuk melewati gerbang di depanmu dan menyerang area tengah dan informasi tentang penempatan unit di sisi New world. Jika kau meminta lebih, aku memiliki hadiah tambahan ...” (Sato)

"Berapa harganya, tapi apa maksudmu hadiah tambahan?" (Kouki)

"Aku akan memberikan bukti bahwa sebagian Amerika Serikat dan pemerintah Prancis bermitra dengan New world. Sebaliknya, istri rekanku ini sakit, bisakah kau memasukkannya ke rumah sakit Noah? Kau memiliki rumah sakit baru di pinggiran Italia. Aku ingin Kau memindahkannya kesana, tentu saja kau yang menanggung biayanya." (Sato)

Jika itu benar, aku dapat melakukannya, tetapi apakah ada rumah sakit di Italia? Maksudku, Mayor Sato tahu segalanya ... Sebaliknya, darimana kau tahu nomor terminal pribadiku? Sudah kuduga, akan buruk jika aku tidak berkonsultasi dengan Claire.

Akan merepotkan jika ibuku memiliki rencana lain ────. Untuk saat ini, apakah aku harus menahan jawabanku kepada Mayor dan menghubungi Ellis, yang sedang berada di atas langit?


Note:
Uwaaah, finally last chapter. Gak nyangka bisa juga translate dari raw, cukup melelahkan. 2 kali lipat dibandingkan dari english~
Diawali oleh mimin Conscriptra2 dan dibantu editing sama mimin Zatfley. Akhirnya udah sampai dipenghujung chapter.

Dan karena sampai saat ini belum ada update lagi dari author, mimin anggap kalau project ini sudah selesai.

Terimakasih yang sudah mau membaca sampai disini, melihat kelakuan kocak kouki-kun dan dunianya yang penuh dengan kesalahpahaman.
Terimakasih juga untuk semua admin isekaichan yang terlibat di project ini, semoga bisa memulai perjalanan maso lainnya :v

Jangan lupa untuk baca project isekaichan lainnya yang gak kalah menarik~
See you all.

EDN
babai semua~ jumpa lagi~

PS: Kalau ada update chapter baru, mungkin akan mimin update kembali~

FIN




TL: Conscriptra2, Isekai-Chan
EDITOR: Zatfley

Rabu, 14 Oktober 2020

Isekai ni Tensei Shitandakedo Ore, Tensai tte Kanchigai Saretenai? Web Novel Bahasa Indonesia Chapter 79 – Masuk

 Chapter 79 – Masuk


─── Arakawa Kouki POV ───

Peperangan terjadi dimana-mana, sejauh mata memandang. Base Antartika di mana peperangan ini terjadi adalah markas utama dari New world, ras kelabang yang kulitnya lebih kuat daripada armor power suit dengan memakan logam khusus yang dibuat khusus oleh Noah, sedang memimpin jalannya pertempuran.

Pasukan sekutu termasuk ras Archne, dan di punggung mereka adalah ksatria dari ras Mantis yang dipimpin oleh Tuan Akatl, mengawal infanteri yang mendampingi ras Kelabang.

"Ini benar-benar seperti film monster..."

Ini adalah serangan luar biasa di pangkalan manusia, dan ini adalah pemandangan yang terlihat seperti dalam film favorit yang pernah aku lihat berkali-kali di duniaku sebelumnya. Poin yang paling berbeda adalah barisan para monster yang memberikan perasaan putus asa dari sudut pandang musuh karena menggunakan taktik canggih dan dapat berkomunikasi layaknya manusia.

"Komandan, Miki telah menghubungiku. Unit kedua dari G-88 tiba di base Hakone, dan tampaknya akan pindah ke Antartika dalam 10 menit menggunakan gerbang sederhana."

"Apakah mereka bisa sampai kesini?"

"Ah, sihir penjelajahan telah mengungkapkan bahwa mereka masih dapat bergerak menuju kemari asalkan tinggi mereka dibawah tinggi power suit. Mereka mencoba menerobos kemari dengan armor yang lebih kuat daripada suit."
<TLN: Maksudnya untuk menghindari serangan beam>

"Lalu, apakah kita masih belum mendapatkan informasi lebih rinci dari markas Hakone?"

"Yah, satelit pengintai memang berguna karena gangguan elektronik disini sangat kuat. Tetapi sepertinya kita tidak dapat mengetahui informasi lebih rinci mengenai bagian dalam markas musuh. Namun, karena tim investigasi Merkava juga mendampingi unit yang sedang menuju kemari, kita mungkin bisa mengetahuinya jika mereka menggunakan sihir dari dalam. "

Bukankah sihir begitu serba guna? Tidak, akan kasar jika berpikiran seperti itu. Sebaliknya, biasanya tidak mungkin membawa air seukuran kapal mermaid atau menghilangkan ngarai dengan mengubah datarannya.

Ketika operasi ini selesai, aku harus meminta ibuku untuk berterima kasih secara resmi kepada kedua negara. Mengapa Alice tiba-tiba terdiam, bukankah sebelumnya dia bersemangat?

"Alice apakah kau baik-baik saja? Apa kau sakit?"
"Tidak apa-apa……"

Terkejut dengan suaranya yang lemah, Alice mengangkat penutup helmnya dan menyeka keringat dinginnya dengan wajah biru. Aku mencoba menekan tombol komunikasi untuk menghubungi kapten, tapi aku melihat beberapa wadah jus kosong berguling dari kaki Alice.

Apakah kau bodoh? Kau meminumnya terlalu banyak! Shingo saja paling banyak menghabiskan 4 bungkus jus 320ml tidak peduli betapa hausnya dia, tapi dia tidak bisa memberi tahu Alice. Dan Alice dengan jelas mengalihkan pandangannya ... Rupanya dia ingin pergi ke kamar mandi.

"Kurasa aku terlalu banyak minum."
"Itu memang lezat ..."

Itu memang lezat. Yah, jika aku gugup, tenggorokanku akan mengering. Namun, kita tidak bisa pergi ke kamar mandi dalam kondisi seperti ini. Exoskeleton power suit kami dilengkapi dengan fitur toilet sederhana. Aku telah menggunakannya beberapa kali, aku pikir Claire dan Ellis juga menggunakannya secara normal. Namun, apakah tidak masalah membiarkan Alice yang masih gadis melakukannya begitu saja?

"Alice, sepertinya kondisimu tidak begitu baik, ada obat untuk itu, apa kau ingin meminumnya? namun jika sudah mencapai batasnya masih ada exoskeleton...”
"…………minum."
"Karena kotak medis ada di kakiku, aku akan memintamu untuk mengontrol suit sebentar."
"Ya……"

Tidak boleh ada waktu yang terbuang. Memang benar bahwa obat berwarna biru adalah obat penghilang rasa sakit dan merah adalah agen hemostatik, jadi obatnya pasti yang berwarna putih. Ketika aku mencoba memberi Alice wadah berlabel Decomposing*, kapten menghubungiku.
<TLN: Kurang tau obat macam apa itu>

"Komandan, ras Kelabang sudah mulai menyerbu gerbang! Kita akan pergi saat pintu masuk sudah terbuka cukup besar."
"Oke! Aku serahkan waktu penyerbuan kita padamu."

Menanggapi kapten, Alice mengambil wadah dengan tangan gemetar dan secara naluriah memasukkannya ke dalam mulutnya dan menelan pil yang dia rasa tidak berguna. Kondisi Alice akan membaik dalam beberapa menit, karena label yang dia baca saat mengeluarkannya dari kemasan medis mengatakan bahwa cairan dan sisa pencernaan akan di dekomposisi.
<TLN: Dekomposisi itu pembusukkan>

"Fu ..."

Itulah mengapa bau busuk mulai tercium dari desahan Alice! ?? Tidak, itu tidak masalah, tapi aku sangat khawatir. Alice berbalik ketika dia bertatap mata denganku saat aku ingin mengkonfirmasi apakah dia bisa mendengar pendapatku tadi. Huh? Yah, kendali gelombang otak berarti dapat memproses tindakan yang kupikirkan ... Mungkin Alice bisa membaca sebagian pikiranku? Alice gemetar saat aku berpikir begitu. Hei! Bagaimanapun juga, yang aku pikirkan adalah ───.

"Kouki-kun! Peringatan! Kita ditembak!"
"Penembak jitu!? Alice, beri aku kendali! Dengan kendali senjata apa pun!"

Alice mengembalikan kendali suit seperti yang diinstruksikan, tetapi karena kepanikan satu sama lain, aku mengambil alih kendali dalam posisi yang sulit. Mungkin karena salju, kaki dari power suit tergelincir dan aku tidak bisa menyeimbangkannya. Alice menyalakan thruster untuk membantu, tetapi lebih baik untuk berdiri kembali setelah jatuh.

"Aku mengeluarkan pisau untuk saat ini."

Pisau yang disimpan di lengan terbuka. Penilaian yang bagus Alice! Program yang dibangun ke dalam OS suit itu secara paksa memulai kontrol untuk beralih ke mode pertempuran jarak dekat. Biasanya, fungsi ini dimatikan karena suit penuh dengan muatan, tetapi dalam kondisi seperti ini, fungsi ini menstabilkan postur tubuh lebih akurat daripada saat manusia yang menggerakkannya. Namun, untuk beberapa saat, ledakkan disertai suara benturan mengerikan mengenai suit.

"Sial, apa-apaan ini! Alice! Kon! Apa kalian terluka!?"

"Aku baik-baik saja"

"Kyu"

Keduanya sepertinya baik-baik saja. Sebaliknya, aku sedikit pusing ketika kepalaku terbentur karena helmku terlepas. Memeriksa area yang rusak sambil mengusap kepalaku yang sakit.

"Kepala, tubuh, lengan, kaki semuanya aman. Apakah persenjataannya aman kecuali pisaunya?"
"Kon, Konkon. Kon"
"Kon adalah pisau favoritku, tapi ternyata itu Shonbori."

"Aku mendapat pisau ini dari ras naga. Polanya indah, jadi kupikir akan lebih baik jika berhenti menggunakannya."

"Kon! Konkonkon. Kyukyu"
"Tidak sopan hanya memajangnya di area perawatan karena aku mendapatkannya sebagai jimat, itu sebenarnya hanya pengganti."
<TLN: Ehm, kurang paham sama dialog diatas, kalau ada yang bisa bantu koreksi silahkan komen ya.>

Aku masih tidak mengerti apa yang dia katakan, tapi Alice dapat berbicara dengan Kon secara normal. Yah, itu pasti bekerja sebagai jimat seperti yang dikatakan Kon. Sebaliknya, apa yang sebenarnya pisau ini hancurkan? Ketika aku bertanya kepada teknisi, itu adalah pisau putih yang sangat keras dan terbuat dari bahan yang tidak diketahui.

"Komandan, apakah kau aman! ??”
"Kapten, aku tidak apa-apa. Apakah kapten tidak diserang?"

"Syukurlah, aku merinding seketika saat melihatnya. Kau diserang oleh peluncur rudal yang dibawa infanteri. Ngomong-ngomong, pisau itu ... Jika dilihat dari dampaknya, sepertinya rudal itu ditembakkan dari railgun. Jika aku ditembak dengan sesuatu seperti itu, aku ragu untuk menghalaunya dengan cara seperti itu."

"Yaah ..."

Kapten telah salah paham tentang sesuatu, tetapi jika aku menjelaskan itu, aku harus menjelaskan secara detail dari saat Alice ingin pergi ke kamar mandi, jadi mari kita abaikan. Ah! Alice mengingat sesuatu yang sangat penting, lalu terdiam setelah membaca pikiranku. Sebaliknya, aku tidak berpikir aku telah melaporkan ke departemen medis bahwa hal itu tidak disebutkan dalam catatan tentang penggunaan suit type-0, yang sering diperbarui. Aku diinstruksikan untuk melapor jika terjadi sesuatu seperti ini, jadi mengapa tidak melaporkannya?

"Itu jawaban yang meragukan, tidak, dari sudut pandang komandan, ini hanyalah seperti cemilan sebelum sarapan. Ngomong-ngomong, pintu masuknya sudah terbuka cukup besar dan aku mengkonfirmasi penarikan unit pertahanan musuh. Aku akan bergegas menindaklanjutinya.”

"Dimengerti."

Melihat ke gerbang, kapten Chernobog sudah dalam proses pengamanan. Mengikuti suit kapten, aku juga memegang senapan dan bergerak ke ujung. Setelah memastikan bahwa komunikasi sudah terputus, aku akan menanyakan pertanyaan Alice tadi.

"Alice, bisakah kau membaca pikiranku? Oh, aku tidak marah."

"......... Yah, aku baru pertama kali mengetahuinya. Mungkin itu bukan energi seperti pada umumnya, tapi energi dari kekuatan sihir Kon, dan suitnya benar-benar aktif secara penuh, namun sebentar lagi aku memegang kendali meskipun ada Kouki. "

"Gerakannya juga sangat halus..."

"Aku pikir itu karena perangkat yang Miki-san dapatkan di reruntuhan bulan. Aku pernah membacanya, tetapi tampaknya kaum Adam dapat membaca kesadaran dan melakukan percakapan."

"Tentu, Eve juga mengatakan itu."
"Jadi ... aku senang mengetahui sedikit tentang apa yang Kouki pikirkan, tapi ────"
"Tapi?"
"Aku sedang memikirkan sesuatu yang aneh, jadi ... Aku agak khawatir tentang toilet ..."
"Kyu, Kon!?"

"Ya, aku sedikit terkesan saat memahami kata-kata Kon untuk pertama kalinya. Teriakan itu benar-benar ada artinya? Ini hanyalah kesalahpahaman, aku tidak berpikir seperti itu. Aku hanya khawatir dengan kondisi fisik Alice."

Tidak diragukan lagi kesalahpahaman ini harus diselesaikan. Dan jika aku tidak menyelesaikannya dengan benar, aku akan mati secara sosial. Apa yang harus kulakukan ... Bagaimana aku bisa memperbaiki kesalahpahaman ini tanpa membuat Alice merasa malu dengan cara yang santai? Aku ingin tahu apakah ada perangkat untuk menghapus memori pihak lain di antara barang-barang yang dibawa ibuku dari reruntuhan bulan.


Note:
Sadly to say, jumat besok chapter terakhir tensei kanchigai :( authornya belum ada update chapter lagi sampai saat ini.




TL: Isekai-Chan
EDITOR: Zatfley

Jumat, 09 Oktober 2020

Isekai ni Tensei Shitandakedo Ore, Tensai tte Kanchigai Saretenai? Web Novel Bahasa Indonesia Chapter 78 – Percakapan Tentara Bayaran

 Chapter 78 – Percakapan Tentara Bayaran


─── Tentara Bayaran Tanpa Nama POV ───

Ayo pergi ... apa yang sedang terjadi? Aku kurang beruntung ketika ditempatkan di garis terdepan seperti yang disarankan karena upahnya yang menggiurkan.

Memang tawarannya terdengar bagus. Namun aku terkejut bahwa tujuannya adalah Antartika (Kutub Selatan) ketika aku didorong masuk ke dalam pesawat kargo dengan mata tertutup, tetapi aku dapat menghasilkan banyak makanan dan uang.

Uang tersebut, bagaimanapun juga, hanya dapat digunakan pada tempat yang mereka sebut sebagai base Antartika, tetapi mereka masih mendapatkan semua yang mereka butuhkan dan bahkan didukung oleh pemerintah Eropa dan AS. Perlengkapan senjata terbaru juga didatangkan, sehingga tentara bayaran berpindah kesini seperti burung migrasi. 

"Tapi aku tidak mengharapkan hal seperti ini. Namun, aku akan berjuang untuk mendapatkan gajiku..."

"Hei, kau! Jika kau punya waktu untuk mengeluh, pergi ke pertahanan gerbang depan!"

Seorang perwira militer yang dikirim dari eropa berteriak, tetapi kulitnya benar-benar pucat. Aku tentara bayaran, tapi dia tentara biasa, dan dia bekerja disini tanpa izin. Jika kau kalah atau tertangkap di sini, pengadilan militer menantimu.

"Jika kita tertangkap, kita akan diadili atas kejahatan perang. Hei, rekanku?"

"Ah? Kau tahu, itu masih belum tentu. Maksudku, siapa kau, jangan menyebutku ‘rekan’ seenaknya, aku akan membunuhmu."

Saat aku bertanya pada pria yang berlari di sampingku saat menuju ke gerbang, dia membentakku dengan wajah menjijikkan. Hei, aku rekan yang akan bertarung dengan monster-monster itu mulai sekarang. Meski begitu, aku cukup iri dengan pasukan Noah.

Kelompokku, Shinsekai, adalah kelompok bersenjata ilegal, tetapi apa bedanya mereka dengan kelompok bersenjata resmi yang diakui oleh PBB? Kami bertarung dengan makhluk yang tidak dapat dipahami bersama tentara bayaran yang kikuk sebagai bonus.

"Astaga, turret senjata beam sepertinya kurang efektif, bukan?"

"Sial, itu sebabnya aku bukan rekanmu ... Ya, senjata beam itu benar-benar dilumpuhkan oleh tembok air yang besar. Dan ngarai es yang kugunakan untuk menggantikan penghalang telah menghilang."

"Hah? Apakah itu meleleh ... tidak, bukan karena itu."

"Aku tahu. Tapi itu benar-benar menghilang, Noah sedang bergerak melewati ngarai menggunakan dinding air. Saat komandan mengatakannya, itu adalah dinding air yang sangat besar. Ada kelabang dan wanita laba-laba juga."

"Aku melihat kelabang raksasa di video. Panjangnya sekitar 5 meter."

"Oh, tapi kau bisa membunuhnya dengan peluru penembus baja."

Rekanku cukup optimis, tapi aku rasa kelabang tidak bisa dibunuh begitu saja dengan peluru penembus baja. Pasukan Noah bergerak sambil bersembunyi di balik kelabang jika dilihat dari video pengintai. Mungkin armornya lebih tebal dari power suit ... Dan seorang wanita laba-laba? Noah menjadi kebun binatang penuh kejutan dari waktu ke waktu, termasuk dinosaurus terbang.

"Tentara Bayaran! Seekor kelabang telah berhasil menembus gerbang! Serang mereka."

Pasukan eropa meneriaki kami. Apakah tentara biasa akan mati jika mereka tidak berteriak di medan perang? Itu berisik. Kalau begitu, apakah aku harus mulai bekerja? Lepaskan pengaman lalu ───.

"Ayo!"

"Selamat datang."

Tembakan pertama bersamaan dengan teriakan kepada kelabang yang menatapnya. Bagaimana rasa railgun 20mm yang terhubung langsung ke perangkat pendingin exoskeleton? Segera setelah memastikan peluru berikutnya sudah terisi, tembakan kedua dimulai ... Seberapa efektifnya ini?

"Aku cukup optimis, namun ternyata tidak berhasil. Ups, rekanku! Kau berada terlalu jauh di depan."

Seorang rekan yang menyerang kelabang sambil mengayunkan senapan militer biasa 7,62 mm diikat dengan kait kawat yang dikaitkan di lengannya dan diseret kembali ke belakang. Sesaat kemudian, cairan misterius jatuh di tempat rekanku berada sebelumnya, dan asap mulai keluar dari sana.

"Begitu, apa kau membuat lubang di pintu gerbang menggunakan cairan yang dikeluarkan dari mulut itu? Astaga, meskipun terkena railgun 20 mm secara langsung, itu tidak memberikan damage apapun, huh."

"Maaf, aku minta maaf, rekanku ... kau menyelamatkanku."

"Jangan khawatir. Yang lebih penting, bisakah kau menembak tangki di sana?"

"Oh."

"Tembak itu. Kita akan meledakkannya."

Menginstruksikan rekanku untuk menembak tangki nitrogen cair yang digunakan untuk pendingin darurat dari power suit yang berada disamping gerbang. Nitrogen cair menyembur kuat dari tangki yang ditembak rekanku, dan membekukan kelabang raksasa itu. Railgun ditembakkan pada saat yang tepat ..., tembakan ketiga, dan sekarang tinggal 2 peluru tersisa.

"Hmm, tampaknya kelabang itu menjadi rapuh saat membeku. Tampaknya efektif, tetapi apakah itu dihalau oleh penghalang energi?"

"Hei, apakah Noah menggunakan penghalang energi yang bisa dibawa tidak hanya oleh kapal tapi juga oleh individu?"

"Benar. Dan sepertinya serangan pasukan infanteri seperti kita tidak akan bekerja."

"Apakah Kau ingin melarikan diri?"

Tidak apa-apa untuk melarikan diri, tetapi melarikan diri sebelum mendapatkan gaji bukanlah hal yang bagus. Jika kelabang tidak mungkin, masih ada wanita laba-laba yang menunggu di belakangnya, bahkan jika tubuh bagian bawah tidak mungkin, jika itu adalah tubuh bagian atas yang anehnya terlihat seksi, kami masih bisa menembaknya. Hei, ada sesuatu di punggung wanita laba-laba itu!

"Rekanku, kau mengatakan bahwa hanya ada kelabang dan wanita laba-laba, bukan? Kenapa ada belalang besar di punggung wanita laba-laba itu!"

"Aku tidak tahu! Kebanyakan dari mereka adalah senjata biologis Noah. Maksudku, lihatlah itu belalang sembah!"

"Astaga ..., ampuni aku. Oh? Suit itu ───"

Aku terganggu oleh kemunculan monster belalang sembah, tapi aku bisa melihat suit Type-0 yang dikenakan oleh Kouki Arakawa di sisi lain gerbang yang telah meleleh dan melebarkan gerbangnya dengan paksa. Jaraknya sekitar 1800 meter, itu masih dapat dijangkau dengan exoskeleton tanpa bantuan penembakan.

"Rekanku, incar Type-0. Jika kau berhasil menembaknya dua kali, aku tidak akan keberatan jika kau melarikan diri."

"Serahkan padaku."

Pertarungan antara Power Suit dan Belalang Sembah sudah dimulai, tapi aku tidak peduli. Aku tidak peduli pada sabit Belalang Sembah yang dengan mudah merusak senapan suit tersebut. Aku mulai membidik sendi, yang merupakan titik lemah dari semua power suit. Ketika aku menarik napas dalam-dalam dan menarik pelatuknya, suit Type-0 menatapku.

"Apakah kau menyadarinya? Pada jarak ini tanpa deteksi radio? Tapi itu terlambat."

Jaraknya 1800 meter. Namun, itu seharusnya akan meledak sebelum Type-0 itu dapat bermanuver. Itu pasti akan mengenainya ... Pada saat peluru terakhir ditembakkan, aku membuang railgun dan mulai berlari mundur seperti kelinci.

"Rekanku! Apakah kau berhasil mengenainya!?"

“…………”

"Hei, aku sedang bertanya padamu!"

"Dia berhasil mengindarinya."

"Apa?"

"Dia berhasil menghadangnya dengan pisau."

Haha, jika kau tidak ragu, bermainlah dengan pisau. Apakah Kau dapat menghitung titik pendaratan dan kecepatan peluru dari lokasi penembak? Dan pada saat yang bersamaan menentukan sudut yang optimal untuk menghadangnya? Karena tidak ada alasan untuk repot-repot membuat program seperti itu, apakah kau menghitungnya dengan otak encermu sendiri? Kecepatan perhitungan seperti apa yang kau miliki?

"Apa pisau bisa menghadang railgun? Aku penasaran apakah aku bisa melakukannya juga."

"Apa kau bodoh? Apakah ada orang yang mampu melakukan sesuatu seperti monster itu?"

"Aku tidak bisa menyangkalnya, karena itu terjadi tepat didepan mataku. Situasi saat ini semakin memburuk."

Base Antartika adalah fasilitas bawah tanah. Untuk lantai dasar hingga lantai 10 dibawah tanah, adalah tempat tentara bayaran seperti kita bertahan, tetapi dari lantai 10 ke bawah, dijaga oleh orang-orang elit dari pasukan eropa dan Amerika Serikat. Dengan kata lain, kita hanyalah pasukan buangan ... Entah seberapa dalam sebenarnya tempat ini, tapi sepertinya percuma saja mempertahankan tempat yang tidak dilindungi oleh pintu pelindung yang kokoh seperti di bagian terdalam dan tempat para eksekutif dari New World. Aku tidak punya rencana untuk mati sia-sia, dan semoga setelah menyerah aku bisa melarikan diri dalam kekacauan. Tapi apa yang akan kulakukan dengan rekanku dalam kasus itu?

"Kenapa, kau tiba-tiba terdiam dan menatapku?"

"Tidak, aku sedang memikirkan rencana untuk melarikan diri setelah menyerah, tetapi aku sedang memikirkan apa yang akan terjadi dengan rekanku."

"Katakan itu pada dirimu sendiri! Kurasa kau bisa melarikan diri."

"Oh, begitu. Itu dia, aku mengerti."

Ketika aku melepas helm exoskeleton dan menunjukkan wajahku, temanku terlihat sangat terkejut. Yah, seharusnya begitu, dan kebanyakan tentara bayaran terkejut melihat wajahku.

"Kau orang Asia ... Tidak, apakah kau orang Jepang?"

"Oh, aku orang Jepang. Senang bertemu denganmu lagi."

Biasanya, orang Jepang jarang menjadi tentara bayaran. Aku sendiri sudah lama berkecimpung dalam bisnis tentara bayaran, tetapi aku hanya pernah melihat orang Jepang satu kali. Namun, Jepang cukup gila dan tidak memiliki pendidikan militer formal, dan bahkan seorang tentara bayaran yang hanya penggila militer adalah orang yang baik.

"Mengapa kau menjadi tentara bayaran? Kau adalah tentara yang hebat jika dilihat dari pertempuranmu tadi?"

"Ada banyak hal yang terjadi, dan aku dipecat dari Self-Defense Forces."

"Dari regu mana kau berasal?"

"Apa kau tidak tahu kalau masa lalu tentara bayaran itu suram? Yah, tidak apa-apa. Sebelum aku dipecat, aku berada di 1st Airborne Brigade of the Japan Ground Self-Defense Force, Central Readiness Force."

"…………, Oh! Jadi kau adalah Airborne Ranger?”

"Yah. Aku, Ranger."

"Mengapa elit sepertimu menjadi tentara bayaran! Aku penasaran apakah kau bisa mendapatkan pekerjaan lagi."

"Tidak, itu tidak mungkin karena itu adalah pemecatan tidak terhormat."

Mengambil senapan yang jatuh di lorong sambil berteriak. Ternyata tidak ada masalah, saat aku mengeluarkan magazine dan memeriksanya, pelurunya terisi penuh. Mengapa kau membuangnya? Aku bersyukur karena tidak membuang railgun dan mempersenjatai itu.

"Hei, rekan. Aku punya pertanyaan, kau berasal darimana sebelum menjadi tentara bayaran?"

"SAS."

"Oh, Special Air Service Inggris, huh? Apa yang terjadi denganmu?"

"Pemecatan tidak terhormat."

"Ya, ya, itu buruk. Mengapa kau tetap melakukan pekerjaan seperti ini?"

"……… Aku butuh uang. Istriku sakit.”

Sulit untuk mengetahui nya, tidak peduli seberapa jauh kau melangkah, apakah pada akhirnya kau membutuhkan uang? Aku takut, meski itu bohong, sulit untuk bangkit kembali bahkan jika aku membunuh orang ini dan melarikan diri sendirian. Aku harus melarikan diri dengan orang ini entah bagaimana, aku pikir Noah akan menangkapnya. Mungkin aku akan melakukan yang terbaik. Menyerah dan melarikan diri ─────. 


Note:
Chapter ini sedikit sulit, karena dari sudut pandang orang yang sama sekali belum pernah muncul. Jadi maaf kalau ada salah translate dan jangan ragu buat kasih tau kesalahannya di kolom komentar, oke?




TL: Isekai-Chan
EDITOR: Zatfley

Jumat, 02 Oktober 2020

Isekai ni Tensei Shitandakedo Ore, Tensai tte Kanchigai Saretenai? Web Novel Bahasa Indonesia Chapter 77 – Magic vs Sains

Chapter 77 – Magic vs Sains


─── Kouki POV ───

Seperti biasa, ketika kau melewati gerbang, kau akan merasakan sensasi lembut yang aneh, dan dapat segera melihat dunia berwarna putih didepan matamu.  Tanpa memiliki waktu untuk mengagumi pemandangan indah di antartika yang baru kukunjungi untuk pertamakalinya, aku mendekati kendaraan komandan dimana Macho berada.

"Ternyata tidak seburuk itu ..." (Alice)

"Huh? Yah, aku sudah terbiasa, tapi ngomong-ngomong, ibuku bilang bahwa dia merasa tidak nyaman ketika melewati gerbang." (Kouki)

"Aku belum terbiasa! Dan mustahil untuk merasa nyaman." (Alice)

Yah, aku tidak sesering itu melewati gerbang, Alice. Melihat kondisi unit pertama saat dikawal oleh anggota Chernobog, sepertinya tidak ada tanda-tanda telah terjadi pertempuran dan sepertinya mereka berhasil mengamankan jembatan. Aku tidak terlalu terburu-buru karena pasukan utama akan segera tiba.

"Komandan berada disebelah sana. Tepat disebelah kendaraan komandan." (Yurya)

Berdasarkan komunikasi dari kapten, powersuit Macho sedang menatap unit yang sedang bergerak maju sambil menyilangkan lengannya dengan perisai besar disamping kendaraannya. Dari gerakan itu menandakan bahwa dia sedang dalam mood yang buruk, jika dia tidak berada di dalam suit, mungkin dia akan mulai mengumpat dan menyalakan rokok.

"Ayah." (Kouki)

“Ahh? Oh, kau sudah sampai? Apakah Alice dan Kon bersamamu?” (Macho)

"Tentu saja. Bagaimana situasinya?" (Kouki)

"Damai ... Sepertinya tidak ada serangan lagi. Ketika aku menuju kesini, aku dikelilingi torpedo dan kepalaku dihantam peacemaker. Pasukan utama akan bergerak bersamamu, jadi unit yang bergerak sekarang akan menjadi pengintai." (Macho)

Hmmm, apakah serangan peacemaker membuat otak ototnya menjadi semakin berotot? Aku akan meminta ibu untuk memeriksa otakku nanti. Namun, itu berarti tidak ada serangan setelah mendarat?

"Ini aneh, tidak peduli dari sisi manapun kau melihatnya." (Kouki)

"Ini memang aneh. Baik tentara maupun zombie yang kau prediksi akan dikerahkan oleh mereka tidak terlihat. Itu bukan berarti mereka tidak memiliki pertahanan sama sekali, jadi selalu cek data link untuk mendapatkan informasi terbaru." (Macho)

"Aku mengerti." (Kouki)

Pada saat yang sama saat aku menjawab, Alice yang mendengarkan percakapanku, menunjukkan kepadaku peta dan status penempatan unit yang terus diperbaharui di monitor.

Dipintu masuk lapisan es, unit powersuit 1 berhasil dikerahkan, dan tentara volunteer dari Kekaisaran Ursuna mulai keluar dari gerbang. Apakah aku akan masuk ke lapisan es ini juga? Prediksi lokasi markas musuh ada dibawah celah lapisan es ini. Aku berhasil melacaknya menggunakan satelit mata-mata dengan memanfaatkan perbedaan suhu, tapi yang menjadi masalah pintu masuknya belum diketahui.

"Ayah, Aku akan memasuki lapisan es juga. Awasi tim pengintai." (Kouki)

"Aku mengerti. Berhati-hatilah! " (Macho)

"Kupikir tidak akan ada masalah karena kapten ada disana. Kapten, tolong bantuannya." (Macho)

"Dimengerti komandan. Pasukan powersuit akan memasuki lapisan es! Pasukan darat tunggu disini untuk mengawal pasukan Ursna dan Merkava. " (Yurya)

Kapten memberikan instruksi kepada anggota Chernobog dengan sinyal tangan dan kemudia membentuk formasi dengan diriku berada di lokasi paling belakang formasi tersebut, lalu kami mulai bergerak. Ketika kami mulai menyusul unit yang sebelumnya diberangkatkan, Alice menemukan sesuatu pada map di monitor.

"Alice, apa yang kau lakukan?" (Kouki)

"Yah, tempat bercahaya ini kurasa sedikit… aneh. " (Alice)

"Aneh?" (Kouki)

"Hmm, Aku tidak bisa menjelaskannya. Perangkat observasi yang dipasang pada suit menunjukkan bahwa tidak ada keanehan, namun aku pikir itu tidak normal. Aku merasa itu seperti berubah-ubah." (Alice)

Merasa aneh dan berubah-ubah? Aku pikir ini bukan karena perasaan burukku. Tetapi untuk berjaga-jaga, mari beritahu kapten… Jika tidak ada masalah, maka akan baik-baik saja.

"Kapten, Alice mengeluh merasakan sesuatu yang aneh. Tidak ada yang salah dengan datanya, namun aku akan mengirim data lokasi tersebut untuk dikonfirmasi." (Kouki)

"Ini ───, terlalu banyak hal yang mencurigakan. Berhenti. Joseph! Cari titik F-6 terdekat dari squad unitmu." (Yurya)

Segera setelah perintah kapten, tiga powersuit meninggalkan formasi dan mulai bergerak. Mungkin Joseph-san menaiki powersuit yang memegang senjata berat didepan. Dia pernah berkata bahwa dia berasal dari regu senjata berat, tapi aku ragu apakah senjata seperti Gatling gun yang terpasang di lengannya benar-benar dapat digunakan.

"Ah, jumlah ini... Tidak! Kouki-kun, hentikan Joseph-san!" (Alice)

"Kapten!" (Kouki)

"Aku mendengarmu! Joseph! Evakuasi dari lokasimu sekarang juga!” (Yurya)

Terkejut dengan teriakan Alice, kapten yang mendengarnya langsung memberikan perintah kepada Joseph-san. Namun, ketika kapten berteriak, powersuit Joseph-san mengeluarkan asap dan berhenti bergerak. Apa yang terjadi? Ketika aku terkejut dan bertanya kepada Alice yang berada dibelakangku, alarm suitku berbunyi.

"Ini Alice Alford, suit Type-0. Pemberitahuan darurat kepada seluruh pasukan, peringatan tingkat tinggi dikeluarkan. Musuh menggunakan ‘meriam bermuatan partikel’." (Alice)

"Tidak mungkin! Apakah senjata beam itu mampu menghancurkan powersuit!?? Kita tidak bisa melawannya dengan perlengkapan ini. " (Yurya)

Kapten terkejut mendengar pernyataan Alice. Jika seperti itu, maka mungkin itu adalah senjata beam milik New World, Noah memperkirakan bahwa senjata milik mereka hanya dapat menghancurkan kendaraan atau kapal. Bahkan Noah hanya baru memiliki satu prototype. Walaupun dibuat secara terburu-buru, itu dapat menghancurkan powersuit dengan lapisan anti-laser dan armor powersuit tipe baru hanya dengan sekali tembakkan.

Kemampuan teknologi milik New World tidak setara lagi dengan Noah, tetapi sudah menyalip beberapa tahun kedepan. Tapi sekarang bukan waktunya untuk berdiam diri, senjata beam hanya dapat menembak lurus, dan memungkinkan untuk keluar dari jangkauannya.

"Alice, cari lokasi dimana senjata beam musuh tidak dapat mengenai kita! Mereka mungkin tidak bisa menembak terlalu jauh, tapi kita seharusnya dapat keluar dari jangkauan tembakan musuh." (Kouki)

"Oke! Tunggu 10 detik ........... Aku menemukannya, mungkin disekitar sini." (Alice)

"Kapten aku menemukan safe zone. Mari kita evakuasi dan merencanakan langkah kita selanjutnya." (Kouki)

"Aku mengerti! Pergilah terlebih dahulu, aku akan menyeret idiot yang merangkak disana." (Yurya)

Melihat kebelakang sambil bergerak dengan kecepatan penuh menuju titik yang ditentukan Alice, aku melihat powersuit Joseph-san mendekat perlahan. Syukurlah, suitnya juga tidak sepenuhnya rusak dan sepertinya masih dapat bergerak sendiri. Namun, kau bisa melihat bagian suitnya yang melebur. Dengan tembakan sekuat itu, jika kau terkena serangan langsung, kau akan mati...

"Maaf…………" (Alice)

"Huh?" (Kouki)

"Maaf, jika aku menyadarinya lebih cepat. Kurasa perasaan tidak nyaman sebelumnya berasal dari kompresi electron. Bahkan jika itu tidak muncul pada data, itu sedikit mengganggu pemrosesan otak. Jadi aku merasa sedikit tidak nyaman ──── " (Alice)

"Tidak, ini bukan salahmu Alice. Data memang menunjukkan bahwa tidak ada apa-apa, namun ternyata sesuatu yang aneh sedang terjadi." (Kouki)

"Tapi ..., Joseph-san ..." (Alice)

"Ini percakapan yang sia-sia, Alice-chan, kejadian seperti ini sudah sering kami alami. Aku justru ingin berterimakasih! Jika peringatan darimu telat sedikit saja, mungkin aku sudah menguap bersama suitku ini." (Joseph)

"Joseph-san! Suitmu meleleh, tapi apakah bagian dalamnya masih baik-baik saja?" (Kouki)

"Tidak masalah, komandan, Aku sedikit ceroboh. Aku akan meninggalkan suit ini dan melanjutkan pertempuran menggunakan exoskeleton." (Joseph)

Yah, biasanya akan menjadi bencana jika bagian pinggul suitmu meleleh, Joseph-san. Tetapi saat aku melihatnya lebih jelas dengan kamera suit, sepertinya tidak ada masalah. Seperti yang dia katakan, dia keluar dari suit, dan mulai menaiki kendaraan lain.

Negara mereka memang memiliki kebiasaan untuk mengendarai tank, jadi mereka sudah sangat biasa untuk mengendarai kendaraan baja semacam itu karena mereka berasal dari pasukan Soviet.

Itu biasanya disebut tank desant*, tetapi jika kau menambahkan pegangan ke power suit dan menaikinya, haruskah aku menyebutnya suit desant?

"Komandan, ada informasi yang berasal dari Miki di Base Hakone. Sepertinya benda bercahaya yang dilihat Alice adalah senjata beam musuh. Satelit menunjukkan fakta bahwa senjata tersebut tidak dapat diputar." (Yurya)

"Kalau begitu kita akan aman, selama kita disini." (Kouki)

"Ah, kurasa sudut tembakkannya tidak sebesar itu. Karena Joseph tidak ditembak saat dia merangkak kemari. Tetapi itu ancaman yang luar biasa, dan kita benar-benar terisolasi saat ini, aku tidak bisa berharap pada dukungan pasukan utama...” (Yurya)

"Apakah kau dipancing?" (Kouki)
<EDN: maksudnya di provokasi, CMIIW>

"Itu benar." (Yurya)

Yah, jika itu adalah senjata beam berkekuatan tinggi, bahkan Alice-type land battleship tidak akan dapat bertahan. Namun, aku tidak tahu apakah aku dapat bertahan bahkan jika meminta bantuan dari para naga… apakah aku harus menjadi umpan? Bukankah mungkin untuk menghindari beam tersebut? Namun, aku masih belum tahu pasti jangkauannya, dan aku juga tidak tahu berapa waktu yang diperlukan untuk menembak kembali, jadi aku tidak bisa mengambil tindakan yang sembrono.

"Kouki, kau dapat mendengarku?” (Macho)

"Aku dapat mendengarmu, ayah" (Kouki)

"Yah, sepertinya Pasukan Ursna atau Alkemis dan Magician Ursna akan menyelamatkanmu." (Macho)

"Huh !?" (Kouki)

Apa yang kau pikirkan, macho, hentikan mereka! Mereka bahkan tidak menggunakan exoskeleton. Jika mereka mendekat sekarang, mereka akan ditembak dan menguap begitu saja!

"Aku mengerti apa yang kau pikirkan, jadi tenanglah dan dengarkan aku. Yah, alkemis itu… sudah mengerti prinsip meriam bermuatan partikel dari ibu. " (Macho)

"Maaf, ayah. Aku tidak mengerti maksudmu." (Kouki)

"Oh, Aku juga sama. Tapi ibu sudah berbicara dengan alkemis itu dan memutuskan bahwa itu tidak apa-apa. " (Macho)

"Mengapa ibuku mengizinkannya? Apa pendapatmu tentang itu ayah?" (Kouki)

“Yah, kau harus menghentikan sesuatu yang terlihat seperti gumpalan debu yang terbang dengan kecepatan tinggi.

Sekarang aku sedang menuju kesana dengan membawa banyak air yang setara dengan kapal kelas mermaid.” (Macho)

Itu benar jika tembakan beam tersebut dapat dinetralkan dengan air. Hah? Tunggu sebentar, kapal kelas mermaid itu panjangnya 700 meter!?? Apakah bisa membawa air sebanyak itu?

"Pasti ada satu orang jenius disetiap dunia, dan kupikir aku tidak dapat memahaminya dengan penjelasan singkat. Akan sangat bagus jika alkemis itu bisa mendarat disana, tapi tolong bawa pasukan keluar dan mundur kesini. Karena mungkin itu akan menyulitkan, kita akan mengirimkan perisai air kesana." (Macho)

"Kau dapat melakukannya?" (Kouki)

"Sepertinya itu memungkinkan, tetapi cuaca akan berubah walaupun dalam skala lokal. Orang-orang planet G-88 tidak tahu bagaimana cara untuk menghadapi Noah ketika pertama kali bertemu. Tetapi sekarang mereka mengetahui bagaimana cara efektif untuk melawannya ... Aku bersyukur mereka bukanlah musuh." (Macho)

"Apa yang harus kulakukan? Aku merasa seperti telah membangkitkan kelompok yang cukup berbahaya." (Kouki)

"Ha ha, oh benar. Oops, Aku hampir lupa, ada pesan dari Yang Mulia Victoria dan Puteri Adrienne untukmu." (Macho)

"Apa?" (Kouki)

"[Jangan remehkan sihir]" (Victoria) (Adrienne)

Komunikasi dengan Macho terputus, mengabaikan aku yang terdiam membeku setelah mendapatkan pesan dari mereka berdua. Pada saat yang sama, Joseph-san menunjuk sesuatu dan mulai tertawa. Yang ditunjuknya adalah dinding besar yang terbuat dari air dan sedang mendekat kemari sambil menerima banyak tembakan senjata beam.


Note:
Maaf kalau ada salah translate dan jangan ragu buat kasih tau kesalahannya di kolom komentar, oke?




TL: Isekai-Chan
EDITOR: Zatfley

Rabu, 30 September 2020

Isekai ni Tensei Shitandakedo Ore, Tensai tte Kanchigai Saretenai? Web Novel Bahasa Indonesia Chapter 76 – Menuju Antartika

 Chapter 76 – Menuju Antartika


─── Kouki POV ───

"Kou-chan, ayah sudah tiba di lapisan es. Bersiaplah untuk pertempuran skala penuh." (Miki)

"Aku mengerti." (Kouki)

Sambil membalas suara ibu yang terdengar dari terminal pribadiku, dan memasukkan panduan tentang "Bagaimana Jika Ibu Membuat Virus Zombie Part 1" ke dalam saku bajuku.

Ini adalah sesuatu yang kubuat sendiri dulu, tapi kali ini, aku mencetaknya dan memberikannya pada seluruh anggota Chernobog untuk berjaga-jaga jika terjadi situasi darurat. Tentu saja, lebih baik tidak menggunakan pengetahuan dari buku panduan ini, tapi lebih baik berhati-hati dengan Dr. Sandra, jenius sejati yang hampir setara dengan ibu.

"Apakah benar mereka memiliki monster mengerikan seperti yang tertulis disini, komandan?" (Joseph)

"Ya. Aku masih ragu apakah mereka akan menggunakannya, tetapi zombie yang mereka kembangkan mungkin akan lolos setelah pertarungan ini, bayangkan Hakone base dan Planet G-88 digabungkan menjadi satu. Itulah gambaran markas musuh di antartika ini. Jadi kau harus berhati-hati." (Kouki)

Menjawab pertanyaan dari Joseph, yang memimpin pasukan senjata berat, sambil melebih-lebihkan, Joseph menyiapkan senjata otomatis yang berada dipunggungnya, membuat ekspresi serius dan mulai mengisi amunisi. Aku juga berpikir untuk menyiapkan senjata bagiku sendiri, tetapi aku menyerah. Karena tidak mungkin aku dapat bertarung tanpa suit Type-0… Dan jika aku terpojokkan, aku akan menyerah dan menunggu penyelamatan.

"Kapten ... baru saja kembali." (Joseph)

Ketika aku khawatir kapten (Yurya) mungkin tidak akan bisa bertemu Anton-san lagi, kapten memasuki ruangan bersama skinhead dan telah menggunakan exoskeleton yang telah diperkuat.

"Maaf, aku terlambat." (Yurya)

"Tidak masalah, aku baru mendapat kabar dari ibu. Ayah baru saja mendarat di lapisan es dan pertempuran akan segera dimulai. Setelah ini, kita akan bersiap didalam suit masing-masing dan menunggu di depan gerbang, disebelah sana. Lalu menunggu perintah untuk diberangkatkan." (Kouki)

"Aku mengerti, kami akan segera melaksanakannya." (Yurya)

"Tolong lakukan." (Kouki)

Setelah kapten dan anggota Chernobog lainnya memasuki suit mereka, aku berjalan keluar sendiri dan menuju area maintenance dimana suit Type-0 berada. Ketika aku menyalakan terminal dan menghubungi Claire, Claire merespon dengan sedikit nada kesal.

"……Ya." (Claire)

"Itu, ehm ... kenapa kau marah?" (Kouki)

"Apa kau masih belum memahaminya juga? Kau tidak memberitahuku dan melakukan sesuatu tanpa izin! Kau sudah berjanji saat aku menjemputmu di Russia, bukan? Untuk mengatakan semua yang akan kau lakukan. " (Claire)

"Ini salah paham! Aku tidak melakukan sesuatu diam-diam. Dan bukankah aku sudah menjelaskan rencananya? Claire akan bersiaga di udara dengan X-55. Itu sebabnya aku menugaskan Odin. Aku juga memiliki Kapten yang ditugaskan untuk menjagaku. " (Kouki)

"Aku tahu itu, tetapi ───" (Claire)

Claire tetap khawatir. Walaupun aku tahu alasan kenapa dia tidak bisa mempercayaiku, tapi kali ini aku sudah memberitahukan seluruh rencanaku kali ini. Atau mungkin? Claire yang serius, tidak akur dengan pasukan kapten yang sedikit tidak bermoral? Tetapi, kami mungkin akan mati jika tidak mendapatkan bantuan mereka. Tidak, Anggota Chernobog sepertinya akan selamat, namun aku akan mati.

"Claire-san, aku tidak menyembunyikan apapun. Dan aku mempercayakan tugas penting kepadamu." (Kouki)

"Baiklah, tapi kau harus berhati-hati ... " (Claire)

"Tentu saja ... Harap segera lepas landas jika kau sudah siap." (Kouki)

Setelah aku memutuskan komunikasi dengan Claire-san, X-55 lepas landas, dan aku berjalan kembali. Suit Type-0 yang sedang menunggu kedatanganku, memiliki dua kursi, jika kau mengeluarkan core yang ada didalamnya, kau dapat memuat 3 orang, jadi ini dua kali lebih besar daripada suit biasa.

Walaupun biasanya, bahan bakar ekstra dan energi tambahan diperlukan untuk menggerakkan mesin berukuran jumbo seperti ini, tapi kali ini core tersebut yang menjadi sumber tenaganya.

"Walaupun ini seperti reactor antimatter di film-film SF, aku merasa core ini lebih efisien." (Kouki)

"Umyu ..." (Alice)

"Kyu ..." (Kon)

Setelah aku memasuki kokpit suit, sambil berbicara sendiri, Alice dan Kon, yang sepertinya sedang tertidur, bangun. Aku tidak bisa melihat ekspresi Alice yang mengenakan helm fullface, tetapi sepertinya dia membuat ekspresi bangun tidur yang pernah kulihat sebelumnya. Kon menguap lebar-lebar setelah menggosok muka dengan ekornya. Tolong perhatikan sikapmu jika kau bersikeras bahwa dirimu adalah perempuan ...

"Apakah kau sudah bangun, Alice?" (Kouki)

"Hmm, yah." (Alice)

"Dan Kon?" (Kouki)

"Kon!" (Kon)

"Oke, kita akan bersiaga didepan gerbang. Alice, aktifkan suit." (Kouki)

Mengangguk setelah mendengar perintahku, Alice mengoperasikan tangannya di udara seperti dia sedang mengetik sesuatu. Aku juga pernah melakukannya di fasilitas pelatihan Pulau Noah G-88, meskipun begitu, pemandangan ini tetap aneh entah berapa kali aku sudah melihatnya. Dan sepertinya, Alice dapat mengurangi beban kerja otaknya dalam memproses informasi dengan membuat ilusi bahwa dia sedang mengoperasikan keyboard

Dia berkata, “Aku menyukainya, karena ini terlihat keren", tapi itu Chuunibyou, Alice.

"Sistem startup ..., startup dikonfirmasi. Selanjutnya, Check OS update. Konfirmasi update motor control program ..., update selesai. Kontrol sebagian gelombang otak Kouki disetujui.... Fire control sistem dan komunikasi sistem berhasil terhubung. Permintaan koneksi dengan satelit ..., error. Permintaan koneksi dari jalur cadangan ..., error. Hacking baris code 25 ..., koneksi berhasil. " (Alice)

"Tunggu! Sepertinya aku mendengar kalimat yang aneh tadi?" (Kouki)

"Permintaan untuk menggunakan seluruh senjata ..., permintaan disetujui. Melepaskan limit output mesin..., Suit Type-0 berhasil diaktivasi." (Alice)

Ketika aku mencoba menggerakan suit, ini terasa seperti menggerakkan tubuhku sendiri. Daripada menyebut mengoperasikannya, ini lebih seperti tubuhku sendiri namun dalam ukuran raksasa. Setelah mengecek bahwa tidak ada perubahan besar pada control EEG, Alice memberikan informasi tambahan beserta Jus Jeruk.
<TLN: EEG (Elektroensefalogram) adalah alat yang biasanya digunakan untuk mengukur gelombang otak>

"Yah, sekarang aku hanya memberikan Kouki akses untuk bergerak dan terbang. Dan aku yang akan mengontrol komunikasi dan fire control sistem, tapi bagaimana dengan control pengaturan ketinggian dan control penembakan??" (Alice)

"Aku ingin control penembakkan. Akan menjadi masalah jika aku bergerak ketika Alice ingin menembak." (Kouki)

"Yeah. Um ... baiklah. Aku akan memberikan kendalinya kepadamu." (Alice)

"Terimakasih." (Kouki)

Kalau begitu, apakah kita akan pergi ke depan gerbang? Pada saat ini, macho dan timnya sedang sibuk membuat gerbang sederhana, dan beberapa pasukan Kekaisaran Ursuna juga membantu. Alice memutuskan untuk cepat-cepat pergi ke depan gerbang sambil mendengarkan suara jus jeruk yang sedang diminum.

─── Yurya POV ───

"Kapten. Apakah kau pikir monster yang diperkirakan Arakawa, akan keluar?" (Anggota Chernoborg)

Salah satu bawahannya bertanya dengan ekspresi serius.

"Apakah itu zombie atau monster? Hmm, biasanya aku hanya mentertawainya ... namun dia mengetahui bahwa ghoul akan muncul di G-88. Aku sudah bersiap jika makhluk yang sama akan muncul kali ini juga. Jadi lebih baik waspada.” (Yurya)

"Ya. Tapi bukankah ada prosedur penanganan krisis saat senjata biologis di laboratorium bocor? Apakah Base Antartika tidak memilikinya? " (Anggota Chernoborg)

Daripada menjawabnya, aku menyalakan rokok dengan pemantik yang kudapatkan dari Anton. Yah, kurasa judulnya memang terdengar seperti main-main. Namun isinya sangat mendetail, dan mungkin perlu menulisnya ribuan kali hingga dapat membuat prosedur sedetail ini. Bahkan, beberapa hal yang kita kira akan baik-baik saja, ternyata dapat berakibat fatal setelah membaca panduan ini.

"Kuharap ini tidak menjadi pertempuran yang sulit ..." (Yurya)

"Jadi, apakah kau membuat Letnan Klonel Claire bersiaga di udara?" (Anggota Chernoborg)

"Yah, kemungkinan terburuk, aku berencana untuk menabrakkan X-55 ke Base Antartika yang memuat banyak bahan peledak. Secara teori, itu lebih kuat dibandingkan peacemaker, tetapi Arakawa sendiri membenci ide tersebut. Dan sepertinya dia ingin menanyakan beberapa hal pada Dr. Sandra." (Yurya)

"Yah, kupikir dia tidak akan menjawab jujur pertanyaan itu ..." (Anggota Chernoborg)

"Bagaimana cara kembali ke dunia aslinya ... tidak, tidak. Arakawa seharusnya sudah mengetahui itu. Mungkin mengenai gadis yang dicintainya itu." (Yurya)

"Alice Alford? ──── Sandra sialan itu! Kenapa dia membuat kehidupan buatan hanya untuk bermain-main?" (Anggota Chernoborg)

"Jangan bunuh dia, oke? Setidaknya sampai Arakawa menyelesaikan pertanyaannya. Dan jika kau ingin membunuhnya, lakukan ketika Alice tidak melihatnya. Gadis itu terlalu baik." (Yurya)

Ketika aku pertama kali bertemu Alice Alford di base Hakone, dia tidak takut kepada kami… Aku tidak terkejut seperti Arakawa… Dia lalu menunduk dan mengucapkan, “Terimakasih telah membantu Kouki.”

Dan kalimat selanjutnya yang dia ucapkan, “Apakah tidak sakit?” saat menyentuh wajah besiku. Ya, namun aku tidak mengkhawatirkan hal sepele seperti itu, aku juga membawa painkiller untuk meredam rasa sakit itu, namun dia sepertinya salah paham ketika aku mengatakan bahwa seluruh anggota Chernobog juga mengalami rasa sakit yang sama karena mereka juga manusia modifikasi. Bahkan painkiller-pun sekarang sudah tidak berpengaruh bagi kami.

"Itu benar, dia terlalu baik." (Joseph)

Joseph yang berdiri disamping tanpa sepengetahuanku, menjawab sambil tertawa. Mungkin dia juga mengingatnya. Waktu itu, Alice memberikan kami obat sambil tersenyum lembut, yang jarang terjadi karena kami dibenci oleh sebagian besar manusia. Ketika aku masih menjadi tentara, aku melupakan emosi semacam itu, namun tidak ada salahnya sesekali menerima perlakuan seperti ini.

"Ya, jadi kita perlu melindunginya. Ini adalah prioritas utama kita. Arakawa bertempur bersama kita, namun Alice Alford berbeda. Jangan lupakan itu." (Yurya)

"Okay! Sepertinya Arakawa sudah tiba." (Joseph)

Mengikuti garis pandang Joseph, Suit Type-0 sudah berada di depan gerbang. Aku menginjak rokok yang kunyalakan, lalu mengenakan suit dan menghubungkannya ke data link. Ketika aku terheran-heran kenapa aku terhubung dengan satelit melalui jaringan yang tidak biasa, Joseph bertanya.

"Ngomong-ngomong, apa yang terjadi dengan Anton?" (Joseph)

"Huh? Oh, Aku memberikannya obat tidur dan mengikatnya dikasurku." (Yurya)

"Eh." (Joseph)

"Aku memberinya anestesi dan mengikatnya. Mungkin ... yah, dia tidak akan bangun untuk dua hari kedepan." (Yurya)

Mengabaikan Joseph yang membuat wajah kaku, aku mengecek data link, sepertinya Miki sudah memberikan persetujuan untuk pemberangkatan. Di depan gerbang, kami bersiaga sambil memegang senjata dan membentuk formasi dengan Arakawa ditengah-tengahnya. Tunggulah, Dr.Sandra. Kami akan menemui segera────.


Note:
Huft, susah juga translate langsung dari raw, maaf kalau ada salah translate dan jangan ragu buat kasih tau kesalahannya di kolom komentar, oke?




TL: Isekai-Chan
EDITOR: Zatfley