Rabu, 24 Januari 2018

Death March kara Hajimaru Isekai Kyousoukyoku Bahasa Indonesia : Chapter 1-6 Pasar, Tuan Putri dan Pedagang Budak

Chapter 1-6. Pasar, Tuan Putri dan Pedagang Budak



Satou disini. Aku Suzuki tapi aku Satou juga. Ini mimpikan? Tolong sebut ini mimpi, Johny.

◇

Sedikit kegelisahan muncul didalam pikiranku, ketika aku pergi berbelanja didaerah perkotaan, Seryuu City.
Hanya beberpa menit berjalan ke timur dari penginapan ibunya Martha.
Ngomong-ngomong, aku belum pernah mendengar nama penginapannya, di map tertulis Monzen Inn. Benarkan?

Segera setelah memasuki jajaran kedai makanan, aku mencium sesuatu yang enak.
Eh?bukannya ini bau kecap?
Okonomiyaki dan crepe sedang dimasak diatas piring besi. Bumbunya seperti kecap. Seperti yang aku duga, boleh saja untuk menyebutnya mimpi. Tak mungkin ada kecap muncul didunia fantasi.

Walaupun aku baru selesai makan, aku beli 1 diantaranya.

“Ya, ini lezat.”

Aku ingin saus potongan babi dibanding kecap. Yang lain menjual sesuatu yang digoreng seperti kroket. Budaya masak yang tinggi untuk fantasi!

Aku pergi ke macam-macam kedai, mencoba berbagai makanan.

“Berapa harga 3 buah gabo ini?”
“Harganya 2 penny.”
“Mahal, bukannya 1 penny?”
“Bu, kalau begitu aku tidak bisa makan. Bagaimana kalau 2 penny untuk 4 buah?”
“Kasih aku 5 buah untuk 2 penny.”
“Ya sudah deh, karena ibu cantik, aku akan memberikannya.”
<EDITOR : Penny itu satuan terkecil dari mata uang, misal 100 penny itu sama aja $1>

Aku mendengarkan percakapan yang menarik antara bibi dan pedagang makanan. Tawar menawar juga ada huh? Karena aku terbiasa memberi dengan harga yang tertera, sepertinya susah.

>[Eavesdropping Skill Acquired]
<TLN: Eavesdropping = menguping>

“Ada yang bisa kubantu, anak muda?”
Fumu, dari percakapan tadi satu buah gabo sepertinya berharga 0.4-0.5 penny. Karena paman ini punya skill menghitung, dia mungkin sudah memperhitungkan harga minimumnya.
“Aku ingin beli 2 buah gabo, harganya 1 penny kan?”
“Kamu mendengar percakapan tadi huh? Ya sudah tak apa. Kau juga punya skill menghitungkan. Kau benar-benar hebat walau masih muda.”
Itu hanya perhitungan normal kukira…
Aku dapat 2 buah gabo dengan harga 1 penny. Gabo sebenarnya buah pumkin merah sebesar kepalan tangan. Ngomong-ngomong, koin penny itu berbentuk koin yang bolong tengahnya dengan berat sekitar 1 gram, warnanya kekuning-kuningan dengan kemurnian yang rendah.

>[Estimation Skill Acquired]
>[Haggling Skill Acquired]
<TLN: Estimation = perkiraan, Haggling = tawar-menawar>

Tetapi aku kan tidak menawar?
Apa karena aku lihat tawar menawar tadi ya?

Ketika aku berpikir apa yang akan kuperbuat dengan buah gabony, aku melihat sekeliling. Semua kedai berukuran setengah tatami, tetapi ada banyak. Ditambah lagi semuanya ramai.

Sambil melihat-lihat aku meningkatkan skill [Estimation], [Haggling], [Arithmetic], [Negotiation], and [Scamming] ke maksimal.
<EDITOR : Arithmetic = Menghitung, Negotiation = Negosiasi, Scamming = Menipu>

Setelah 10 menit berkeliling, akhirnya aku menemukan apa yang kucari.

Aku memilih tas pundak besar dari salah satu toko. Harganya ditampilkan diatas tas itu. Terimakasih skill estimasi. Sangat berguna.

Sepertinya mereka akan marah jika aku langsung menawar dengan harga pasaran. Aku mengetahuinya setelah 3 toko. Aku bisa mendapatkan setengah harga pasar jika aku menawar 3-4 kali... tetapi jujur, ini menyusahkan.

Hasil dari toko... [Tas pundak besar], [Tas yang sedikit modis], [Pakaian dalam biasa 10 set], [Handuk tangan berbagai  ukuran, dan sapu tangan], Handuknya hanya 2 lembar kain yang dijadikan satu, aku sedikit kecewa.
Dan juga, walaupun aku tidak bisa menjahit, aku membeli banyak [2 Meter Hemp Cord – 5 bundelan], [Benang katun – 1 gulung], [Jarum jahit – 5], [Gunting Jahit], [Kain katun]. Karena aku punya storage, walaupun kebanyakan akhirnya tak terpakai juga tidak masalah.

Aku pikir aku tidak perlu katakan ini, tetapi benda pertama yang kubeli, tas pundak itu hanya sebagai kamuflase, aku akan memasukan benda yang kubeli ke dalam tas dan memasukkannya langsung ke storage. Aku masukkan beberapa pakaian biasa kedalamnya, jadi tidak terlihat kosong.

Aku ingin membeli beberapa jubah dan mantel tetapi, hanya ada yang lusuh dan barang murahan jadi aku tidak membelinya.

Oh iya, aku ingin mencoba daya tahan benda panas di storage. Aku akan membeli sesuatu yang panas dan memasukkannya kedalam storage.

“Sekarang, apa lagi ya?”

Kursi terjajar rapi di depan kedai dan banyak bapak-bapak minum sake dari pagi.

“Minum (Minuman keras) disiang hari... Oh iya, peralatan makan!”

Seharusnya ada toko yang menjualnya di salah satu toko yang kukunjungi tadi.
Oh iya, sepatu! Aku lupa beli.

Aku ingin sebuah reminder~. Ada laman memo di tab [Exchange], mari buat list belanja disitu.

Sudah lama aku tidak melihat tab [Exchange], dan disana aku menemukan alasan kenapa aku level 1 ketika masuk ke kota.
Status itu sama seperti yang tertulis dilaman ini.
Batas setiap atribut dapat dipilih dari kotak drop down disini. Bahkan skill dan title bisa diubah menjadi [Tidak ada].
<TLN: Cari digoogle yang kalau tidak tahu drop down>

Aku bisa memberi informasi palsu sesuka hati huh...

Aku membeli sepasang sepatu yang cocok untuk perjalanan berat, jubah yang cocok untuk sepatu, dan juga sepasang sandal.
Aku pikir bisa membeli semuanya karena aku mempunyai storage tetapi aku tidak bisa menemukan sepatu dengan ukuran yang pas. Aku hanya cukup memesannya ditoko sepatu dekat jalan raya nanti.

Lapar karena berkeliling-keliling, aku melihat kedai yang menjual sesuatu seperti shoyu ramen dan pergi kesana. Walaupun mienya beda, tetap ini adalah ramen biasa.
Ini seperti adonan tepung digulung pada tongkat yang dipernis dengan sesuatu seperti miso lalu dimasak. Rasanya kurang cocok, tetapi tetap enak.
<EDITOR : Shoyu ramen = ramen kecap asin>

Aku juga beli gelas, panci, dan peralatan makan yang menarik perhatianku. Aku membeli semuanya. Dan juga pisau dapur, hot pot, serta penggorengan. Entah bagaimana tidak ada talenan, apa orang-orang disini tidak menggunakannya?

Aku membeli bak mandi yang terbuat dari besi. Seperti yang kuduga, bak mandinya terlalu besar untuk dimasukkan ke tas. Jadi aku membawanya diam-diam ke belakang gang dan memasukannya ke storage. Karena akan terlihat aneh jika aku kembali kejalan tadi, jadi aku keluar melalui jalan utama.

Dijalan timur jumlah kedainya terlalu banyak, membuat jalan sangat sempit. Disini, jalan utama memiliki lebar 6 meter, kereta kuda dan kereta yang ditarik manusia-pun berlalu lalang disini.

Seperti jalan yang tadi, berbeda dengan yang aku bayangkan dalam fantasi, jalannya sangat bersih. Tidak ada bangkai binatang berserakan, gelandangan dijalan atau gang pun tidak ada.

Kedai disini sangat lenggang tidak seperti di timur, sebagai gantinya ada banyak toko. Ada banyak orang dengan pakaian bagus berkeliaran dijalan.

“Apakah kalung leher sedang populer?”

Orang-orang yang menarik kereta rata-rata menggunakan kalung leher. Ketika aku mencari detailnya, ternyata mereka budak.
Misterius, semua budak menggunakan kalung leher, aku tak tahu alasannya.

Kereta datang dari pusat kota menurunkan kecepatannya untuk menyesuaikan dengan pejalan kaki.

Keretanya lewat didepanku. Ada sekitar 10 budak wanita didalamnya.
Mataku tertuju pada salah satu dari mereka. Gadis yang layak disebut Yamato Nadeshiko dengan rambut dan mata hitam, walaupun dia terlihat seperti telah mengalami perjalanan yang jauh. Karena kebanyakan orang terlihat seperti orang Eropa Utara, ini mungkin pertama kalinya aku melihat wajah orang Asia.
Gadis itu memandang ke bawah, mata kami bertemu saat dia mengangkatnya dan walaupun tidak ada perkembangan dramatis, entah mengapa gadis kecil dengan wajah orang Eropa Utara terlihat sangat terkejut saat melihatku. Yah, ini menyusahkanku jika kau menatapku seperti itu... Aku bukan lolicon.

Saat aku memandangi gadis kecil itu, keluar pop up dengan nama dan level yang muncul disebelahnya.

Arisa. Level 10. Levelnya tinggi untuk seorang gadis kecil.

Informasi lebih dalam muncul.

11 tahun.

Title: [Witch of the Lost Kingdom][Mad Princess]
<TLN: [Penyihir dari kerajaan yang hilang], [Putri gila]>

Skill : Unknown

Keretanya menghilang ke arah jalan barat.

Sejujurnya, itu semua adalah title yang mengundang masalah... Tidak tidak, aku tidak mau berhubungan dengan itu oke? Pastinya!

◇

Ayo kembali ketujuan utamaku.
Aku mencari tukang jahit dan pembuat sepatu di map, dan menemukannya disamping jalan, jadi aku pergi kesana. Kebanyakan memiliki wanita-wanita muda sebagai kasir yang tak sesuai untuk bapak-bapak, jadi aku pergi ke toko dengan pasangan paruh-baya yang terlihat baik.

“Permisi, apa disini ada jubah yang cocok untuk pedagang dengan warna yang kalem?”
“Selamat datang, silahkan kemari, kami akan membawakan contoh pakaiannya. Ada 5 barang yang sudah jadi di sebelah situ, tetapi mereka laris belakangan ini.”

Si suami memanduku ke lounge dan mengambil contoh-contoh pakaian dari dalam. Dengan serasi, si istri mengeluarkan minuman seperti teh. Ini cangkir yang elegan.

“Karena sebentar lagi cuacanya dingin, bagaimana dengan kain tebal ini? Kalau anda ingin melakukan perjalanan, kami juga bisa bisa mempersiapkan mantel anti air yang cocok, bagaimana?”

Ini barang-barang yang bagus. Mungkin. Ini adalah tipe-tipe dimana toko baju terbesar membelinya dengan banyak dan dengan berbagai macam warna. 5 macam yang paling laris mungkin juga memiliki pesanan mantel yang menyertainya.
Menjahitnya butuh waktu selama 5 hari. Kalau aku hanya membeli satu, maka hanya 3 hari.
Harganya 5 gold coin, itu jumlah yang banyak, tetapi itu uang untuk barang yang diperlukan.

Tetapi aku ingin setidaknya ada satu jubah untuk aku ganti sebelum hari gelap. Aku merasa tidak tahu tempat jika aku pergi kedinding dalam menggunakan jubah rusak ini.

“Master, karena toko ini hanya untuk penjahitan, apa anda tahu dimana beli baju yang sudah jadi? Seperti yang anda lihat, jubah yang kupakai sudah rusak karena perjalanan, aku ingin membeli buat pakaian sementara sebelum yang dijahit selesai.”
<TLN : Master yg disebut itu yang punya toko maksudnya>

“Untuk pakaian jadi, aku merekomendasikan toko baju Poel di jalan Teputa. Walaupun itu milik anakku yang bodoh, aku bisa jamin untuk kualitas bajunya. Toko itu cukup terkenal diantara peduduk jadi cukup kalau untuk baju sementara.”

Mempromosikan toko anaknya eh... Aku menolak dengan halus saat dia menawarkan untuk menggambar peta, cukup dengan instruksi biasa saja agar aku bisa ke toko itu. Aku hampir lupa mengambil notanya sampai aku dipanggil oleh Ibu penjaga dengan terburu-buru.

Aku beli 2 jubah, satu yang berwarna coklat tua dan yang lain berwarna merah dengan garis-garis kuning yang mencolok. Yang awal sesuai yang aku bilang, dan yang terakhir, lupakan alasannya. Pandangan mataku tertuju pada lembah gunung milik kasir wanita...

Tentu saja aku juga memesan sepatu kepenjahit. 1 untuk berjalan-jalan dikota, 2 boot untuk perjalanan.

Ketika aku kembali dari belanja ke penginapan Martha-chan, matahari sudah mulai terbenam.




TL : Isekai-Chan
EDITOR : Isekai-Chan

Selasa, 23 Januari 2018

Death March kara Hajimaru Isekai Kyousoukyoku Bahasa Indonesia : Chapter 1-5 Kehidupan di Fortress City!

Chapter 1-5. Kehidupan di Fortress City!


Aku akhirnya sampai di Seryuu City.
Ayo kita telanjangi dia dengan [All Map Exploration]!

Populasinya sekitar 120.000. Ini adalah wilayah kekuasaan Shiga Kingdom yang dipimpin oleh seorang earl. 95% adalah ras manusia, 5% yang lain adalah ras beast, ras scale, dan ras fairy. Level rata-rata adalah 2-3. Level tertinggi dimiliki magician tua dengan level 48. Level ksatria diantara 5-20 tetapi rata-rata ada di level 8-12. Tentara biasa levelnya diantara 5-7. Ada banyak busur untuk melawan dragon. Rasio pria dan wanita adalah 5:6, lebih banyak wanita. Aku tidak tahu apakah ini karena perbedaan angka kelahiran atau karena tingkat kematian pria yang tinggi.

Tidak disangka, penduduk kota hanya memiliki beberapa skill. Kebanyakan dari mereka memiliki 1-3 skill, beberapa bahkan tidak punya satupun. Memiliki 20 atau lebih skill mungkin pengecualian bukan aturan.

Hanya beberapa magician yang ada. Hanya sekitar 2000 orang dengan magic skill. 90% diantaranya memiliki magic untuk kehidupan sehari-hari dan sisanya 10% sepertinya milik tentara negara.

Seperti yang sudah kuduga, level 310 sangat luar biasa. Sebagai tambahan, aku mempelajari banyak skill tidak berguna yang bisa membuatku menyolok.

Map mampu menunjukan nama jalan dan rumah pedangan ditingkat tertentu. Meskipun tidak bisa memberitahukan item apa aja yg dijual atau reputasi mereka, ini masih sedikit berguna karena ini pertama kalinya aku masuk kekota. Sayangnya, fungsi search hanya bisa digunakan untuk mencari orang saja, aku tidak bisa menemukan toko dengan ini.
Setelah kukecilkan skalanya, kota ini berbentuk oval berdiameter 6 km, dengan dua buah bentuk garis [くの] sepanjang 3 km, seperti daruma membungkuk, menempel di setiap sisi.

Aku memperbesar map dan mengkonfirmasi setiap area...
Pertama, gate yang terdekat, disana sepertinya daerah pemukiman biasa. Disamping gate ada kandang kuda dan penginapan. Menggabungkan mereka, istana lord lokal ada ditengah-tengahnya. Sesuatu seperti kuil atau hal yang berhubungan dengan magic ada ditengah kota. Jauh dari gate, ada mansion lord. Dan terdapat cafetaria yang terlalu kecil untuk pengguna satu kota, tetapi terlalu besar karena exclusive untuk lord lokal. Ketika aku mencoba mencari orang dengan job [Adventurer], aku tidak menemukannya. Tidak ada [Librarian] juga, yang berarti tidak ada perpustakaan. Namun, ada beberapa [Slaves]...
<TLN : Slave = budak>

Setelah mengecek banyak hal, aku sampai didepan gate. Muncul bersamaan dengan matahari dicakrawala, ini waktu yang tepat! Walaupun gate masih ditutup jam segini.

Aku pikir ada beberapa orang didepan gate tetapi tidak ada satupun. Ini akan bagus jika ada beberapa warga desa yang pergi untuk menjual sayurannya dipagi hari.

Apakah hanya dimimpiku, toko tidak buka sampai jam 10 pagi?!

Menggunakan baju polo dan celana chino mungkin sangat menyolok. Aku mencari penggantinya di storage, menemukan beberapa jubah dan mengambil jubah berwarna hijau gelap yang warnanya tidak kusam. Jubah yang lainnya adalah magic tool tetapi terlalu kusam, aku tidak bisa menggunakannya. Jubah ini tercium seperti lumut.

Tubuhku terlihat seperti saat umurku 15 tahun dengan postur yang pendek. Jubahnya terlalu panjang dan sedikit menjulur kelantai. Terimakasih untuk hal itu, sneakersku jadi tidak terlihat. Kumisku tidak memanjang setelah satu minggu. Aku sangat bahagia dan menunjukan kumisku ketika masih sebagai mahasiswa baru di universitas. Meskipun aku mencukurnya ketika dapat pacar...

Sambil mengenang masa lalu, aku menunggu hingga gatenya terbuka.

◇

「●●! ●●●●●● ●●●●●●●●●!!」

Ketika aku mendekati gate, tentara mendatangiku sambil berbicara bahasa yang tak kuketahui.
Penantian panjangku, percakapan dengan bahasa asing!!

>Shiga Language Skill Acquired!

Aku suka Easy Mode!
Tuhan tidak meninggalkanku!!
<TLN : Easy Mode = mode mudah>

Aku mengoperasikan menu dan mendapatkan skill bahasa shiga dengan sangat cepat! Karena terlalu berantusias aku mengalokasikan 10 point dengan gembira.

“Ada apa bocaah? Apa perutmu sakit?”

Tentara dengan jenggot, sesuai dengan penampilannya. Aku tidak pernah berfikir seorang pria di tengah usianya 20-an masih pantas dipanggil bocah… Oh iya, penampilan luarku 15 tahun.

“Selamat pagi. Ya, aku baik-baik saja.”

Aku menjawabnya dengan ramah sambil tersenyum, ciri khas dari orang jepang. Walaupun dia paman usia 50 tahun, dia adalah manusia setelah sekian lama. Lagipula senyuman itu gratis!

Pintu gate terbuka selagi aku bercakap-cakap dengannya.

“Bocah, perlihatkan identitasmu sesuai peraturan. Jika kau punya, bayar 1 copper coin untuk pajak.”

Apaa--! ID didalam mimpi!
Aku berfikir untuk memperlihatkan SIM dari dompetku tetapi sepertinya menyusahkan jadi aku menarik pikiranku kembali.

“Maaf, aku tidak punya ID Card”

Aku jujur mengatakannya. Jika aku tidak boleh masuk maka aku hanya cukup menyelinap saja, jika aku tertangkap maka tinggal lari. Aku serius bertingkah mementingkan diri sendiri didalam mimpi ini! Ya, mimpi! Ini adalah mimpi!

“Apa kau menghilangkannya? Kita bisa membuatkan lagi yang baru tetapi harganya 1 silver coin, apa kau tidak keberatan?”

Oi oi, apakah semudah itu untuk membuat yang baru?
Ada beberapa silver coin shiga di storage kalau aku tidak salah.

“Tolong buatkan yang baru untukku! Kudaku terkejut mendengar suara dentuman keras 8 hari yang lalu, kabur sambil membawa barang-barangku. Jika aku tidak punya dendeng ditasku dan tidak menemukan sumber air dijalan, mungkin aku sudah mati!”

Aku pembicara yang baik menurutku sendiri~ Aku mungkin punya bakat untuk menipu.
Layaknya merespon pikiranku :

>[Excuse Skill Acquired]
>[Deception Skill Acquired]
>[Negotiation Skill Acquired]
<EDITOR : Excuse = beralasan, Deception = menipu, Negotiation = bernegosiasi>

Skill murahan!!!

“Ayo kesini bocah!”

Paman itu mengantarku ke stasiun penjaga yang terletak di samping gate.
Setelah mengarang panjang, paman tentara itu hanya mengabaikannya. Level ketidakpeduliannya sangat tinggi!

“Buat jaga-jaga, kau bukan seseorang yang sedang dicari atau pencuri bukan?”
“Tentunya.”

Aku orang yang tak berhubungan dengan kejahatan~

“Lalu, taruh tanganmu di atas batu Yamato dan sebut namamu.”

Paman membawaku ke tempat dengan layar LCD 20” didalam stasiun penjaga. Kemanakah Batu Yamato ini akan membawaku pergi? Apa ini bisa pergi ke luar angkasa?
<TLN: Yamato disini mungkin tentang Seri Space Battleship Yamato>

Untuk nama, itu pasti nama karakter kan~

“Satou.”

Tepat setelah aku mengucapkan nama karakterku. Litografnya mulai memancarkan cahaya biru dan beberapa kata muncul.
Ini sama seperti tulisan di petunjuk jalan dulu. Aku sekarang bisa membacanya, terimakasih kepada skill bahasa shiga. Aku ingin skill bahasa inggris!

“Bocah, kau sudah boleh melepaskan tanganmu sekarang.”

Dilitograf tertulis [Race: Human],[Level: 1],[Class:Commoner], ,[Affiliation: None],[Occupation Type: Management],[Title: None],[Skill:None],[Reward and Punishment: None].

Eh, bukannya levelnya berbeda?

Menghiraukan aku yang sedang kebingungan, paman tentara itu menulis apa yang terlihat dari litograph ke sebuah kertas dengan pena dari bulu. Akhirnya dia menstampel formulir masuk, [Yang Memberi Persetujuan: Pelayan dari Earl Souryuu, Knight Soun], dengan cincin yang tertulis namanya.

“Ini, jangan hilangkan lagi ya.”

Paman tentara itu memberikan sertifikat saat aku memberikannya 1 silver coin dan 1 big copper coin dari saku.

“Nah, kau bisa memasukan uang dengan benar. Bukankah kau cukup waspada! Simpan IDmu baik-baik dari sekarang.”

“Juga, jangan lupa ini. Visa tinggal ini hanya untuk 10 hari. Jika kau ingin tinggal lebih lama, kau perpanjanglah visa kesini atau bangsal di town hall. Untuk biayanya sebesar 3 copper coin.”

“Jika kau tertangkap dikota dengan visa yang sudah tidak berlaku, biaya penaltinya sebesar 1 silver coin. Jika kau tidak bisa membayarnya, maka kau akan dipaksa untuk jadi budak.”

Penjelasannya sangat lancar, sepertinya biasa dia lakukan.
Aku harus berhati-hati untuk tidak lupa hal itu.
Dari gelandangan berubah menjadi budak itu sangat parah! Aku pikir ini seperti pemburuan gelandangan dimasa Edo?

“Terimakasih banyak.”
“Ou, kau boleh datang ke stasiun penjaga untuk berkonsultasi jika ada masalah. Jangan pikirkan tentang biayanya.”

Aku mendengar sesuatu yang bagus. Terimakasih, Knight Soun.
Aku pergi keluar dari stasiun penjaga setelah berpamitan.

Aku menghabiskan banyak waktu didalam sana, jalan utama masuk kedalam gate sekarang dipenuhi banyak orang dengan nuansa yang eksotis.

◇

Ada tempat kosong berbentuk setengah lingkaran dengan radios 20 m antara kota dengan gate. Apakah itu digunakan untuk mencegah kekacauan atau untuk perang, aku tak tahu.

Sertifikatnya terbuat dari bahan yang mirip dengan kertas jepang. Meskipun pemandangan kotanya bergaya barat,tetapi kertasnya… apa ini batas dari mimpi?

Aku lipat kertasnya dengan hati-hati ke dalam tas. Tentu saja, aku meletakannya langsung ke folder favorit didalam tasku.

Ayo kita mencari baju ganti sambil jalan-jalan di jalan utama sekarang! Walapun sudah dicuci, hanya memakai 1 pasang baju itu sangat menyakitkan.

“Aku ingin mandi sebelum ganti baju…”

Aku mencoba mencari pemandian umum, tetapi tak ada. Aku penasaran apakah aku salah nama atau memang tak ada pemandian disini. Jika tidak ada, aku terpaksa memasak air panas dan mandi didalam kamar penginapan nanti.

“Kau yang disitu! Jika kau belum memilih penginapan datang ketempat kami! Aku akan memberikanmu beberapa pelayanan!”
“A-Apa…”
“Tak apa, tak apa, tempat kami lebih murah dari yang lain—Nggak juga sih tetapi kami punya makanan yang enak dan kasur yang bersih!”

Ketika aku sedang memikirkan bagaimana cara mandi, seorang tiba-tiba menarik lengan & kesadaranku kembali. Seorang gadis dengan semangat yang tinggi memeluk lenganku sambil menariknya. Aku penasaran apakah dia pencari pelanggan, ini pemandangan yang biasa kamu lihat di festival kampus jepang.

Aku ditarik menuju toko yang terlihat seperti bar sambil menikmati sensasi lembut yang membalut lenganku. Karena aku masuk dari jalan utama, disini terasa gelap.

“Mom! Mom! Aku membawa seorang pelanggan!”
Sebagai terimakasih atas kelembutan yang terasa dilenganku, aku tak punya pilihat selain tinggal di penginapan ini. Ya, poyopoyo is justice!
<TLN: poyopoyo itu iykwim>

“Ini pelanggan pertama sejak bintang jatuh ya... Hm? Dia tidak membawa barang apapun, apa dia benar-benar pelanggan?”

Seorang bibi dengan tubuh besar keluar dari counter bar. Berlawanan dengan figurenya, dia adalah wanita cantik dengan wajah penuh dengna harga diri. Aku pikir dia berusia sekitar 30? Maafkan aku memanggilmu bibi.

Ngomong-ngomong, walaupun pasangan ibu-anak ini cantik secara alami, kenapa mereka sangat gemuk! Kurangi 10, nggak 20 kg, dan mereka ada dizona seranganku!!

Walau aku akan mundur jika dia sudah menikah. Selingkuh hanya akan membuat semuanya tidak bahagia!

“Karena kejadian itu, er, bintang jatuh? Barang-barangku dibawa lari oleh kudaku… Untungnya dompetku selamat, dan entah bagaimana aku sampai dikota ini~”
“Itu sebuah bencana. Penginapan kami memiliki tarif 1 big copper coin untuk 1 malam. Jika kau tidak apa-apa untuk tidur dengan pengunjung lain diruangan yang besar maka tarifnya 2 copper coin. Makanan akan disajikan di bar ini untuk 1 kali pesanan. Itu adalah batasan pelayanan untuk akomodasi.”

Fumu, aku tak tahu harga pasarannya, ayo kita investigasi nilai dari big copper coin dan silver coin dengan membayar untuk 10 hari.
Wanita pemilik penginapan ini punya skill aritmatika dan bersih-bersih jadi tidak mungkin ada kesalahan dalam perhitungannya.

“Kalau begitu, aku pesan untuk 10 hari.”
“Oke, harganya 2 silver coin.”

Aku mengeluarkan 2 silver coin dan memberikannya.
Sepertinya 5 big copper coin setara 1 silver. Dia juga tidak terlihat salah menghitungnya.

“Ibu, bisakah aku mendapatkan makananku sekarang? Kalau bisa makanan yang ringan saja.”
“Jika kau tidak keberatan dengan oat, roti hitam, atau sayuran maka aku bisa menyajikannya sekarang. Dan maaf untuk daging belum ada dipasar, jadi tidak tersisa satupun.”
“Kalau begitu, roti hitam dan stew saja.”

“Oke, aku akan membawanya, jadi duduk saja dulu disana. Martha, tulis nama pelanggan kita dibuku tamu.”

Wanita pemilik penginapan ini pergi ketempat seperti dapur, dan ditempatnya, seorang gadis yang terlihat seperti kepala kasir dalam drama lama memegang buku yang terikat tali, Martha-chan, datang kesini.
Dia imut tetapi umurnya mungkin sekitar anak SMA? Terlalu mudah untukku.

“Ya~, aku akan menuliskan namamu jadi bisa beri tahu namanya?”
“Satou.”
“Oke satou, Pekerjaan dan umurnya juga.”

Aku hampir menyebutkan programmer 29 tahun. Menurut tampilan statusku, seharusnya 15 tahun.

“Pedagang, 15 tahun.”
Martha-chan mengisi buku dengan lancar. Sepertinya menggunakan kertas kuning yang digunakan untuk kaligrafi jepang.
Ketika Martha mencoba mengobrol setelah menulis pendaftaran penginapan, ibunya keluar dan menyuruhnya membersihkan lantai dua.

Stew yang jernih dengan sup seperti kaldu, sayur seperti kol dan wortel, dan seperti yang dibilangnya, tidak ada dagingnya, ini lebih enak dari yang aku kira. Ada 3 potong roti hitam setebal 2 cm. Lebih keras dari yang aku dengar, tapi sama kerasnya seperti Senbei. Sepertinya ini bisa mengganjal perutku. Aku menggigitnya dengan penasaran. Rasanya seperti makan dengan penuh SFX.
<TLN : SFX itu seperti sound effect>

Setelah merasa puas memakan makanan yang layak sekian lamanya, aku membayarnya. 1 copper coin. Biasanya dibayar sebelum makan.

Ngomong-ngomong, Martha dan ibunya menggunakan kata-kata pelayan dan oat dengan normal, tapi waktu aku perhatikan bibirnya, mereka berkata hal yang lainnya. Apakah ini pengucapannya dalam kata-kata bahasa shiga?

>[Lip Reading Skill Acquired]
<EDITOR : Lip Reading= membaca gerakan bibir>

Ya~y, aku bisa menjadi mata-mata atau detektif~

Lagipula,

“Bu, aku mau membeli beberapa bahan makanan dan baju ganti, dimana tempat yang bagus untuk membelinya?”

Walau aku tau lokasi tokonya dari map, tetapi terlalu banyak, aku tak mau mengunjunginya semua.

“Jika kau mencari barang dengan kualitas yang bagus, maka penjahit ditengah kota itu yang terbaik. Untuk yang sedang saja maka di daerah timur itu bagus, kalau mau yang murah di barat. Kalau punya uang lebih kamu bisa pesan dipenjahit kelas tinggi di dinding bagian dalam, tapi kamu butuh koin emas. Toko barang sehari-hari biasanya buka dekat toko baju, jadi hati-hati mengatur pengeluaranmu.”

“Terimakasih banyak. Aku akan pergi ke timur karena menjahit baju sepertinya butuh waktu yang lama.”
“Oke, walaupun ada pihak keamanan di bagian timur, hati-hatilah dengan pencopet. Karena terkadang ada pekerja yang migrasi dari barat ke sana.”

“Baik, aku akan berhati-hati.”

Aku meninggalkan penginapan setelah berterimakasih atas nasehatnya.
Mulai sulit mengatakan ini adalah mimpi. Tapi aku akan bekerja keras!

TL : Isekai-Chan
EDITOR : Isekai-Chan

Minggu, 21 Januari 2018

Death March kara Hajimaru Isekai Kyousoukyoku Bahasa Indonesia : Chapter 1-4 Desa Yang Terabaikan, Skill dan Anak Hilang

Chapter 1-4. Desa Yang Terabaikan, Skill dan Anak Hilang


“Halo, Suzuki disini. Aku sangat kesepian, mungkin aku akan mati kesepian.”

Aku benar-benar butuh teman.
Setelah mencapai jalan raya, aku tersesat. Sudah 7 hari sejak itu dan aku masih belum mencapai peradaban manusia.

Ngomong-ngomong, entah bagaimana aku mendapat skill ini : [Sprint], [3 Dimensional Maneuver], [Jump], [Sing], [Camping], dan [Washing].
Namun, skill itu masih berwarna abu-abu karena aku belum mengalokasikan point satupun ke skill itu.

Aku sepertinya belajar [Sprint][3D Maneuver] dan [Jump] setelah meteor penghancur yang kedua, tetapi aku mengabaikannya karena bingung.

Ketika aku bermain-main dengan pistol, map menghalangi pandanganku jadi aku mematikannya dan mengubah log ke icon view, lalu aku menyadari sesuatu. Dari log tertulis tempat ini adalah tempat dengan kasur & atap tetapi bukannya itu tanah perkemahan? Aku bergumam pada diriku sendiri.

◇

Hari ke-8, aku akhirnya menemukan tempat seperti desa di map area yang luas.
Aku berlari menuju desa itu. Namun tidak ada hawa kehadiran manusia menurut map. Aku bertanya-tanya apakah mereka mengungsi atau telah dimusnahkan? Tidak, mereka seharusnya sudah kembali jika mereka mengungsi, karena sudah satu minggu sejak kejadian itu.

Sebelum aku mencapai persimpangan jalan menuju desa.

Ada penunjuk jalan di pinggirnya. Kayu sepanjang 1.5 meter ditancapkan ketanah. Destinasi tertulis disitu dengan semacam tinta.

“Aku tidak bisa membacanya…”

Sesuatu tertulis disitu, tetapi aku tidak bisa membacanya sama sekali. Pada akhirnya, tulisan ini sangat berbeda dari semua bahasa yang  kuketahui dari dunia nyata. Kenyataannya ini sangat mirip dengan tulisan fiksi dari game.

Aku tetap membuka map dengan zoom yang maksimum, memperlihatkan area yang luas.
Selagi merasa sedikit jengkel karena tidak bisa membaca petunjuk yang dinanti-nanti, aku menekan persimpangan jalan pada map. Tidak ada maksud apapun dengan apa yang kulakukan ini, tapi kali ini sepertinya tepat sasaran.

“’Selamat datang di Enikei Village’,’Seryuu City 32Km’,’Until Kazo Kingdom 105Km’; Aku bisa membacanya!... atau sebaliknya, ini ditulis dalam bahasa jepang!”

Sebuah pop up display muncul diatas map, yang ditulis dengan bahasa jepang. Ini sepertinya efek dari tampilkan semua musuh pada peta? Sangat beruntung.

Untuk saat ini, Seryuu City sepertinya yang paling dekat dari sini, tetapi ini terlalu datar.

Setelah semua ini, ayo pergi ke desa Enikei dulu. Aku tahu disana tidak ada apapun, tetapi aku merasa seperti kalah jika melanjutkan perjalananku tanpa melihatnya dulu!
Mungkin disana ada quest tersembunyi! Jika ini mimpiku, harus ada pastinya!!!

Desanya sudah terlihat di sisi lain lahan hanya dalam waktu 5 menit. Antara jalan kecil yang memanjang dari lahan yang kelihatannya sudah ditinggalkan selama beberapa tahun. Ini adalah dunianya rumput.

Meskipun dari kejauhan, aku bisa melihat banyak rumah yang terbakar habis. Setiap rumah punya satu hal yang sama, seluruh atapnya terbakar habis.

Menilai dari posisinya, sepertinya ini adalah “Desa yang ditinggalkan setelah serangan dari Dragon”.

Tidak ada tulang yang berserakan, tetapi banyak benda seperti keranjang untuk mengambil hasil panen, cangkul, dan bermacam-macam alat pertanian berserakan seperti ditinggalkan terburu-buru.

 Aku menatap peralatan yang berserakan, dan kupikir ini terlalu berlebihan jika ku anggap ini sebagai wahyu, aku mendapat sedikit ide.

“Jika aku mendapat skill mencuci dari mencuci pakaian. Mungkin aku akan mendapatkan suatu skill jika menggali beberapa lahan tanah?”

Aku mengambil cangkul dan menggali lahan dengan itu.

>[Cultivation Skill Acquired]
>[Farming Skill Acquired]
<EDITOR : Cultivation = bercocok tanam, Farming = bertani>

Itu muncul di log seperti yang kuduga. Meskipun aku tidak menyangka skill cultivation akan muncul juga. Agar situasi jadi lebih baik, aku mencoba banyak hal.

Serentak, aku mencabut sayuran yang keluar diantara rerumputan.

>[Harvest Skill Acquired]
<EDITOR : Harvest = panen>

Ini sedikit menyenangkan.
Meskipun demikian, ini adalah easy mode, eh ?
Coba kupikir, sayuran apa ini? Apakah ini bayam, komatsuna?
<TLN: Diwiki ada kok>
Aku menatapnya dan AR message muncul diatas sayuran itu yang menunjukan “Hisaya Grass, daun sayuran. Ini jarang dimakan mentah, biasanya diproses terlebih dahulu dengan bumbu atau diawetkan.”

Yep, ini sangat mudah. Sepertinya ini fungsi yang berbeda dari pencarian di map.

Secara tidak sengaja, aku menarik rumput juga.

>[Weeding Skill Acquired]
<EDITOR : Weeding= memotong rumput>

Aku tidak memotongnya, aku hanya mencabutnya.

Aku pergi kesuatu tempat yang terlihat untuk menahan angin, aku mengambil kapak dan menebang pohon yang sesuai.

>[Lumbering Skill Acquired]
<EDITOR : Lumbering= berkayu>

Apa ya selanjutnya? Aku harus mencoba beberapa ide.
Aku menulis formula matematika di tanah dengan cangkul .
『1+1=2』

>[Arithmetic Skill Acquired]

Fumu, jika ini bisa lalu『E=mc²』

>[Lost Knowledge Skill Acquired]

Teori relativitas yang terkenal adalah pengetahuan yang telah hilang?
Aku lebih suka mendapatkan skill untuk terbang atau sejenisnya…

Kali ini aku menuilis beberapa karakter dalam bahasa jepang.

>[Painting Skill Acquired]

Painter-san mungkin akan marah.
Selanjutnya aku menulis  ○×  sebagai alternatif untuk membuatnya seperti permainan anak kecil.

>[Game Skill Acquired]

Apa semuanya baik-baik saja?

Aku coba hal lainnya setelah itu.
Aku mencoba mengikir kayu dibelakang rumah dengan pisau kecil.

>[Carpenter Skill Acquired]
>[Weapon Creation Skill Acquired]
<EDITOR : Carpenter= tukang kayu, Weapon Creation = membuat senjata>

Sebagai tambahan, aku melapisi kayu dengan kulit yang aku ambil dari storage.

>[Leather Craft Skill Acquired]
<EDITOR : Leather Craft= kerajinan dari kulit>

Aku membuat sapu sederhana lalu membersihkan area dibawah kakiku.

>[Cleaning Skill Acquired]
<EDITOR : Cleaning= bersih-bersih>

Aku kehabisan material. Ketika kucoba untuk menemukannya lagi aku menemukan kuburan dengan kuil kuno.

Karena aku tumbuh dipedesaan, secara tidak sengaja aku menggabungkan tanganku layaknya sedang berdoa untuk nenekku.
Aku mempersembahkan beberapa potong daging dan menuangkan sake di cup.

>[Prayer Skill Acquired]
>[Title: Devout Believer Acquired]
<EDITOR : Prayer= berdoa, Devout Believer = taat beragama>

Umu, aku tidak bermaksud untuk mendapatkan skill…

Material yang kubutuhkan sudah habis, aku mulai merasa lelah mendapatkan skill baru, ayo pergi dari desa ini.
Matahari terbenam saat aku kembali kejalan raya.
Aku berjalan lurus menuju Seryuu City, menuruti penunjuk jalan. Setelah membiasakan mataku dibawah rembulan, dikegelapan, aku berlari menyusuri jalan raya.

Ketika menjelang fajar, area yang luas dipeta menunjukan seluruh bagian dari Seryuu City. Tentu saja, tidak seperti Enikei Village, disana terdapat banyak orang.

“Akhirnya, akhirnya ada peradaban~~~”

Aku menangis sambil gemetaran, karena akhirnya bisa berbicara dengan orang lagi.


…Ini merupakan mimpi yang panjang. Apa kau berfikir seperti itu?

TL : Isekai-Chan
EDITOR : Isekai-Chan

Death March kara Hajimaru Isekai Kyousoukyoku Bahasa Indonesia : Chapter 1-3 Awal Dari Hidup Berkelana

Chapter 1-3. Awal dari Hidup Berkelana!



“Halo, disini Suzuki. Nama karakterku adalah Satou, tapi aku Suzuki.”

Aku ingin mengobrol dengan seseorang daripada melakukan monolog!

Sejak mimpi terus berlanjut tanpa adanya tanda-tanda akan berakhir, aku memutuskan untuk mengamati kebiasaan manusia yang ada.
Untungnya pada sudut dari map yang luas ini,ada objek yang terlihat seperti jalan raya.

Tiga hari kemudian. Aku telah berjalan siang malam dan masih setengah jalan. Staminaku mulai berkurang secara perlahan, tetapi masih 2800/3100. Staminaku berkurang sekitar 100 setiap harinya. Jika ini game, aku seharusnya bisa bertahan selama 28 hari lagi, tapi sekarang aku sudah pada batasku.

Aku tidak yakin ini karena statusku atau karena mimpi, tapi aku tidak merasa lelah. Aku merasa ngantuk tapi aku menahannya.
Sekarang aku sedang berjalan, walaupun aku berlari pengurangan stamina tidak jauh berbeda. Jika aku melompat kesana-kemari stamina akan berkurang lebih cepat tapi sejujurnya, itu masih dalam batas wajar.
Lalu kenapa sekarang aku berjalan ? itu karena aku bebas.

Kau tidak paham ?
Ya.

Pada awalnya aku sedang bernyanyi sendiri sambil berlari.
Awalnya daftar putarku sedikit. Aku kehabisan lagu dengan cepat.
Pemandangan di sekitar sangat indah namun sayang terasa monoton.

Sehingga, aku memutuskan untuk membaca log yang panjang.

Aku bukan maniak text tapi sejak diam berjalan di jalan tanpa ujung itu menyakitkan aku mulai membaca log dari yang paling awal.
Tentu saja, membaca sambil berlari itu sulit, maka aku mulai berjalan. Terlena dengan membaca log, aku lupa dengan tujuan asliku pergi ke jalan raya.

Log-nya berawal dengan [Magic Art : All Map Exploration is used], lalu [Defeated ~] pesan karena mengalahkan Lizardmen dan Dragonewts hingga Dragon God.
Setelah itu disana tertulis [Defeated All Enemies on the Map] dan yang terakhir [Source : Conquered Dragon God Valley]. Source ? Apa itu ? kata misterius muncul.

Lalu log berlanjut dengan Item jarahan dan catatan level up.

Catatan Item jarahan menempati 80% dari log. Emas dan peralatan umum. Lalu bermacam material Dragon seperti horns, fangs dan scales. Sampai sini aku paham dengan quantity dan quality dari Item jarahan ini, tapi sebaliknya barang yang terakhir aneh.
Mayat Lizardmen dan Dragonewts disimpan di penyimpanan. Apa ini untuk keperluan Necromancer ? sisanya mungkin berupa barang sehari-hari yang digunakan oleh scale tribe seperti makanan dan bahan bakar. Aku tidak bisa membuang item yang seperti itu…, barang-barang selanjutnya memiliki awalan [Broken ~] pada namanya, bukankah itu sampah ?

Seperti yang diduga, membaca puluhan ribu detail itu merepotkan. Untungnya, jendela penyimpanan WW memperbolehkan kau untuk mencari dan mengklasifikasi berdasarkan tipe item dan tag user.

Aku mendesainnya menjadi interface yang umum untuk mengurangi langkah kerja yang diperlukan. Aku sedikit bangga bisa membuatnya ke level yang sama dengan filter OS yang baru.
Tentu saja juga ada folder fungsionalitas pilihan, tapi ketika kau sentuh barang yang disimpan didalam tas, sub-type akan terbuka dan kau dapat mengambil barangnya tanpa harus mengkonfirmasi.
<TLN: tetap pada kalimat ini benar benar gila, aku akan menghargai bantuan untuk yang satu ini. Hal sepele tidak begitu penting untuk plot, jadi kau dapat menafsirkan paragraph culun ini dengan : “luar biasa”>

Tentu saja kau juga dapat mengeluarkan item dengan cara menyeretnya. Sebagai tambahan, kau juga bisa meletakan user registered items pada custom tab. Ini di tambahkan karena sangat menyebalkan jika harus menginput kata untuk pencarian setiap kali pada smartphone.

Yah, ceritanya sedikit keluar konteks. Aku tidak bisa mengoceh pada skema program terlalu lama.

Aku membuka dua jendela penyimpanan untuk memulai mengorganisir item. Pertama, aku membuat folder untuk setiap tipe umum. Kemudian aku membuat sub-folder untuk sub-type di dalamnya.

Dalam pengaturan layar aku mengaktifkan pilihan [Automatically Stack Identical Item Type]. Jika ini tidak di aktifkan, jumlah total dari item akan sangat banyak.

Ngomong-ngomong, kita menyebut posisi tumpang tindih ini sebagai stacking pada FFW dan WW. Isitilah ini sering digunakan di RPG, jadi aku akan melewatkan penjelasannya. Aku bertanya-tanya apakah istilah ini muncul dari menumpuk potongan pada simulasi board game lama ?

Bagaimanapun...

Emas jarahan adalah uang.

Yang paling banyak adalah [Ancient Empire Gold Coin]. Sebanyak 10.120.000, wow. Aku mencoba mengeluarkannya satu, ini lumayan besar dan berat. Ini seperti sebesar koin 500 Yen dan seberat lima koin 100 yen. Jika aku benar, ini sekitar 30 gram. Sebab dalam uang dunia nyata, koin beratnya sekitar 4-7 gram, yang satu ini terlalu besar dan berat. Jika kita hitung, totalnya 303 Ton…. Berat yang konyol. Di dunia nyata, sekitar 2500 Ton emas ditambang setiap tahunnya. Penimbunan emas seperti ini, sangat Dragon-ish.
<EDITOR: Biasanya dragon mempunyai kebiasaan mengumpulkan barang-barang yang mengkilap seperti emas>

Selanjutnya Yang paling banyak adalah [Saga Empire Gold Coin] sekitar 40K. Aku tertarik kalau ada banyak kekaisaran atau ini merupakan kekaisaran baru yang dibuat setelah yang lama dihancurkan oleh naga. Aku mencoba mengeluarkan yang satu ini juga, ini sedikit lebih kecil dari koin 500 Yen tapi beratnya hanya sekitar 7 gram.

Dan yang ketiga, Crimson Treasure 30K. uang fantasy muncul! Aku ambil, ini sekitar setengah berat dari Ancient Gold Coin dengan bentuk seperti ruby. Terkadang ini mengeluarkan kilatan cahaya dari dalam menciptakan perasaan (cantik ?) maya. Sedikit misterius.

Sisanya adalah 10K dari [Ancient Empire] silver dan copper coin. [Saga Empire] dan [Shiga Kingdom] silver, small silver, big copper, copper, pennies. [Drag Holy Kingdom] big silver, silver, copper, dan banyak macam uang dengan akhiran [~ Kingdom]. Total dari semuanya ada 7000. Untuk sekarang, aku urutkan berdasarkan kota.

Tetap saja, WW dan FFW tidak memiliki kumpulan uang… di WW uang disebut dengan Wol, dan di FFW uang disebut dengan Kaane, tidak ada mata uang selain itu.
Macam macam uang itu mungkin berasal dari quiz yang aku tonton selama istirahat, berdampak pada mimpi ini.

Selain uang juga ada perhiasan, ornament, dan karya seni. Simpel silver ring, emerald fist, ornamental crown, life-sized gold figure, decorative short sword, dan banyak barang berharga sekitar 300K.

Kebanyakan hanya item normal yang mahal, namun ada magic item tercampur di dalam 5% dari total item.

Detail informasi dari magic item sangat panjang, jadi aku menghemat dalam membacanya. Ini seperti membaca kata gaul yang tidak kau mengerti artinya pada papan pengumuman. Tidak ada perhiasan yang di muat di WW dan FFW.
<TLN : Okay ini sangat mendadak, aku tidak yakin apa itu. Author ini memerlukan editor.>

Memahami beberapa penjelasan, ada sesuatu yang mencuri perhatianku. Dapat memproduksi 100 liter air setiap hari, [Hell Water Jug (Water Bottle)].

Ketika aku menemukan [Hell Water Jug(Water Bottle)] aku mengeluarkannya dan meminumnya. Aku ingin membasuh muka dan rambut ku namun tidak jadi, karena debu dari meteor masih berterbangan.

Yang lainnya, dapat menyimpan 1000 lembar uang, [Magic Wallet], menampung 30 stack macam tipe dari 30 item lebih, [30 Holding Bag]. Aku menaruh 3 item itu dalam favorite.

Selama aku memiliki penyimpanan tak terbatas, magic bag tidak berguna, tapi aku suka melihat pedang panjang saat ditarik keluar dan dimasukan ke dalam tas.

Hari kedua berakhir dengan perasaan bermacam macam setelah mengorganisir item.

◇

Melakukan berbagai hal pada hari ketiga. Jam telah melewati angka 0. Aku tidak yakin kalau ini hari ketiga karena aku menyelipkan jam setiap 4 jam.
Karena aku akan lelah jika tidur di tanah lapang yang kasar, lebih baik aku tetap berjalan. Sekarang sedang bulan penuh jadi tidak ada masalah dengan penglihatan.

Memiliki prinsip untuk menyimpan hidangan terbaik untuk terakhir, sekarang waktunya melihat senjata dan armor.

Aku menyortir tipenya untuk melihat material dan mayat. Berdasarkan log hanya ada beberapa mayat lizardmen dan dragonewt. Ini mungkin karena meteor, menerima serangan telak, sehingga tidak ada yang tersisa. Namun, ada banyak mayat dari Dragon. Log memperlihatkan 2 – 3 kali lebih banyak. Tempat ini menjadi versi naga dari kuburan gajah.

Kebanyakan material berasal dari bagian tubuh, tapi ada juga iron ingot, medicinal plants, timber, dan stone. Mereka mungkin dari benda yang dihancurkan oleh meteor. Ada banyak bagian tubuh acak dan scales. Terlepas dari tipe, ada 7.960 K. walaupun ada Old Dragon Skin Mold dan Husk.

“Besar, jika skalanya sebesar ini, bayangkan seberapa besar tubuhnya”

Kehilagan rasa ingin tahu, aku mengeluarkan Scale yang dimiliki oleh dragon dewasa, ini sekitar 50 cm. bersamaan dengan ini, aku mengambil Scale yang dimiliki oleh dragon yang lebih kecil untuk di cek, seukuran telapak.

Item yang [Broken] di letakan di folder yang spesifik. Aku ingin membuangnya namun tidak jadi karena ini bisa jadi gunung sampah.

Terakhir, peralatan.

Ada sekitar 30 K benda. Tombak milik scale tribe sangat melimpah, benda yang berawalan [Scale Tribe’s ~] ada sekitar 20 K. tidak ada magic item, semuanya normal item terbuat dari copper atau iron. Hanya ada beberapa armor aneh.

Aku mencoba mengeluarkan tombak milik scale tribe. Pegangan kayu sepanjang 2 m dan ujung dengan tulang yang di lancipkan keluar. Ini tidak bisa menembus saat aku coba, mungkin ini bukan tombak untuk perang.

Magic item seperti [Dragon Skin Armor] atau [Dragon Scale Armor], sepertinya adalah item yang teranugrahi oleh dominant tribe ada sekitar 100. Itu mungkin adalah scale tribe armor.

Setengah dari 10 K terakhir adalah pedang besar, tombal, dan panah yang berasal dari [Dragon]. Itu mungkin merupakan warisan dari orang (scale tribe) yang mengalahkan Dragon.

Special efek seperti perhiasan, tapi aku tidak paham dengan efeknya, jadi aku letakan kembali untuk sekarang.

Ada beberapa hal menarik, terutama [Holy Sword] dan [Divine Sword] hati Chunni ku yang telah lama hilang terpanggil.

Kenapa [Holy Sword] dinamakan [Excalibur], [Durandal] dan sebagainya ? ada katana juga yang diberinama [Murasama] dan [Kotetsu]

“Jadi bersemangat~”

Aku menikmati saat memegang Excalibur. Ini sedikit berat, aku mengayunkannya dengan hati-hati. Cahaya yang indah keluar. Namun untuk senjata physical, bukankah pedang ini tidak menguntungkan ?. Tapi ini popular di game terkenal.
Oh ya, tidak ada nama yang spesifik untuk Divine Blade.

Aku mengharapkan aku mendapatkan skill berpedang saat aku memegang pedang, tapi itu tidak terjadi. Itu mungkin akan terjadi jika aku membunuh musuh dengan pedang.

Hal yang tidak biasa pun muncul. Meriam dan Ballistas, benda itu biasanya terdapat di benteng untuk melawan musuh yang terbang. Memahami deskripsi, itu sepertinya tidak menggunakan gunpowder, tapi menggunakan magic power.

Lainnya, ini senapan!
Handgun 100, Rifle 50. Magic powered gun 12. Hanya untuk catatan, tidak ada senapan di FFW. Meskipun ada meriam di WW.
Aku mengeluarkan Magic Gun yang paling kecil.
Ini adalah senapan ukuran Derringer dengan ornament yang berlebihan. Pelindung pelatuk terpasang.
<EDITOR : Search aja digoogle Derringer>

Di dunia asli, senapan memiliki safety locks, di sini ada tombol dengan skala 0, 1, 3, 10. Aku mengaturnya menjadi 1.

Aku mengincar batu yang berada di dekatku dengan satu tangan dan menarik pelatuknya.

Suara psshh keluar, tidak ada bekas tembakan yang bisa dilihat. Setelah aku pastikan, lubang sebesar 10 Yen menembusnya. Itu adalah batu keras yang memiliki ketebalan 2 meter. MP yang digunakan adalah 1. Tidak ada recoil, ini seperti laser gun. Ini lebih seperti SF dari pada fantasy.
Dengan skala diatur pada 10, batu itu hancur seutuhnya. Ini bisa membunuh Ogre level Demons dengan satu tembak. MP yang diguanakn adalah 10.

“Terlalu efisien”

Ini adalah item yang akan merusak keseimbangan game. Tidak ada yang akan menggunakan magic.

Setelah itu, aku bermain dengan senapan itu sambil bergerak selama 1 jam.

◇

Selesai memeriksa item secara umum, aku mulai memikirkan sesuatu yang menggangguku sebelumnya.

“apa itu Source ?”
Aku bergumam sendiri.

Ini tentang [Source : Conquered Dragon God Valley] dari log.

… ini mungkin tidak terkait dengan pemotongan pajak

Selain di log, tidak ada yang menyebutkan [Source : Conquered Dragon God Valley] di manapun.
Biasanya aku mengatakan “ini adalah mimpi” tapi sesuatu mengganggu ku. Berganti kecepatan saat berpikir sambil berlari, aku seperti mendekati sesuatu, aku tenggelam dalam berlari sambil merasa nyaman, aku merasa semuanya bagus.

Aku kacau jika aku mengatakannya sendiri. Menghabiskan beberapa hari tanpa percakapan itu tidak bagus. Aku tidak cocok untuk itu.

Aku telah berjalan selama 1 hari sebelum aku mengetahuinya, dan akhirnya hampir sampai di jalan raya. Berdasarkan map tidak ada tanda kehidupan manusia. Aku bisa melihat jalan menuju barat di arah barat laut.
Ngomong ngomong, tidak ada satu pun yang berada di dekatku. Aku bertanya, apakah mereka melarikan diri karena takut dengan bencana meteor, gemuruh petir, dan gempa bumi.
Aku berhenti lari dan mulai berjalan.

“aku ingin mandi ~”

Sesuai dugaan, tidak mandi selama 3 hari membuat rambutku gatal.
Untuk sekarang tidak mungkin untuk mendidihkan air, tapi aku ada air. Untungnya awan debu sudah mulai berkurang, jadi sekarang bisa untuk membersihkan diri dari kotoran.

Aku memasukan baju, dan sepatu ke dalam penyimpanan, menemukan batu yang cocok, dan menuangkan air ke atas kepalaku.

“ini sedikit dingin, tapi aku kembali hidup”

Merasa lega, aku mengambil kain bersih dari item jarahan dan aku gunakan sebagai handuk. Dengan tujuan untuk tidur siang, aku mengeluarkan tempat tidur dengan kanopi dari item jarahan dan manaruhnya di tanah.

Hari itu aku tidur untuk pertama kalinya sejak tiga hari terakhir.

Esok paginya, aku menyadari kalo aku dapat menjemur pakaianku diatas kanopi, jadi aku cuci pakaianku dengan ember dari storage dan menjemurnya.

Setelah itu aku bermalas malasan di tempat tidur sambil memakan dendeng selama setengah hari. Aku mengira seseorang akan melewati jalan raya, tapi tidak ada perubahan pada radar hingga sore.

“jika ini adalah Light Novel atau Manga, aku akan bertemu putri yang sedang dirampok ~”

Aku suka settingan itu ay.

“pelayanan dalam mimpiku sangat buruk”

Aku menutup mata dari fakta bahwa mudah untukku dalam mendapatkan harta, level up yang signifikan, dan keberuntungan yang buruk.

Sebuah Flag akan muncul jika ini mimpi atau cerita, tapi tidak ada yang terjadi.

Setelah berganti dengan pakaian yang kering, aku mulai berjalan menuju jalan raya.
<TLN : Sebuah chapter dengan banyak penjelasan culun dan tidak penting, tolong bersamaku beberapa saat lagi>





TL : LoliLover
EDITOR : Isekai-Chan