Kamis, 16 Juni 2022

Tate no Yuusha no Nariagari Web Novel Bahasa Indonesia : Chapter 281. Hukum Alam

 Chapter 281. Hukum Alam



 
Sekarang, lanjut ke tahap berikutnya. Saat ini, para Budak dan Monster sedang mengisi kekuatan sihir mereka melalui Castil Plant. Akoe akan menggunakan sihir itu untuk membuat perangkat amplifikasi sihir untuk menciptakan kekuatan sihir yang lebih besar lagi, dan menggunakannya untuk memperluas kekuatankoe.

“Bagus. Setelah semua ini selesai, akoe baru melanjutkan tujuan utamaku.”

Akoe melangkahkan kakiku ke tengah Lab, area yang digunakan Rat untuk penelitiannya sendiri.

“Kalian semua juga harus bekerja. Jika kau membutuhkan makanan, maka pergilah ke area perumahan. Akoe sudah menyiapkan makanan disana.”
“Aku ingin tinggal di dekat Tuan Naofumi.”
“Firo mau... Jalan-jalan dulu.”
“Atla, ayo pergi dari sini.”
“Tidak mau, Onii-sama.”
“Aku akan berpatroli di luar.”

Atla akan tetap di sampingkoe, dan Fohl akan mengikutinya.
Filo akan berjalan-jalan sekitar laboratorium, dan Sadina akan berpatroli.

“Kalau begitu lakukanlah.”

Atas perintahkoe, Sadina dan Filo berangkat mengelilingi laboratorium.

“Tuan Naofumi, apa yang akan kau lakukan selanjutnya?”
“Bukankah sudah jelas? Tujuankoe adalah untuk menghidupkan kembali Raphtalia!”

Akoe memusatkan kekuatan perisaikoe pada tablet batu, dan Castil Plant menarik lebih banyak kekuatan tanah… dengan menggunakan DNA Raphtalia dari rambut yang ada di perisaikoe, akoe memulai penelitian pembentukan tubuhnya. Kemungkinan rambut ini berasal dari palsu sangat rendah. Itu karena akoe mendapatkan ini ketika Raphtalia masih kecil. Kalau saja akoe bisa memulihkan jiwanya, itu akan berhasil.

Akoe sendiri tidak serba bisa. Jika akoe telah diberikan pemahaman yang lengkap tentang Alkimia, tidak ada ilmu untuk menghidupkan kembali orang mati. Tapi menghidupkan kembali Raphtaliakoe yang hilang adalah sesuatu yang akoe rela mempertaruhkan nyawa. Demi itu, akoe memulai eksperimen.

Akoe tidak akan membuat sesuatu yang tidak sempurna seperti homunculus. Ini adalah ritual untuk membangkitkan kembali Raphtalia idealkoe dengan sempurna. Dalam tabung besar di depanku, listrik buatan sihir berpacu bolak-balik. Kekuatan tanah berkumpul. Keajaiban terkumpul disini. Agar berjalan lancar, akoe sendiri yang harus menangani semua bug dan masalah lainnya secara langsung.

“Mulai dari sini, akoe akan melakukan penelitian. Menonton saja akan membosankan, tahu.”
“Tidak apa-apa, Tuan Naofumi. Berada di dekatmu saja sudah cukup bagiku.”
“Baik.”
“Atla! Apa yang kau katakan!?”
“Onii-sama, jika kau memiliki waktu luang sekarang, gunakan itu untuk membantu mereka dalam menggunakan kekuatan baru mereka.”
“Uu ...”

Atla dan Fohl berbisik bersama, dan setelah beberapa saat, Fohl pergi ke budak yang baru saja kuobati.

“Sekarang akhirnya sepi. Silakan meneliti sepuasnya.”
“Terima kasih.”

Akoe membenamkan diri dalam penelitian. Mungkin 6 jam telah berlalu. Akoe akhirnya menyelesaikan tahap pertama. Ketika akoe berbalik, Atla melambaikan tangannya padakoe. Dia memperhatikan akoe sepanjang waktu, bukan? Dia memiliki terlalu banyak waktu luang.

“Naofumi-chan. Bagaimana penelitiannya?”
“Goushijin-sama~ Makanannya sangat enak.”
“Iya, meskipun rasanya sedikit menurun jika Bubba yang membuatnya sendiri.”

Sadina, Filo, dan Kiel mampir bersama. Akoe memasang fungsi memasak otomatis ke ruang makan di area perumahan. Dengan menekan sebuah tombol, itu bisa langsung membuat hidangan yang sudah ditentukan sebelumnya. Saat ini, menunya agak kurang, tapi setidaknya bisa dimakan.

“Oh, kalian datang pada waktu yang tepat.”
“Bubba, kau sedang melakukan apa? Semua orang sedang beristirahat semua.”
“Oh. Lihat saja ini.”

Akoe menyalakan saklar, dan puncak penelitian akoe terwujud di depan kami. Listrik memenuhi tabung, dan asap membubung. Eksperimen selesai. Filo memiringkan kepalanya saat dia memfokuskan matanya pada asap dalam tabung. Akhirnya asap yang membungkus di sekitarnya hilang, dan gelembung yang terbentuk dalam cairan di dalamnya mereda. Bentuk Raphtalia baru menunjukkan dirinya.

“Apa ini?”

Akoe melihat hasil penelitiankoe.

“Hmm… Kurasa ini hasil terbaik yang bisa dilakukan sebuah prototipe.”

Di dalam tabung mengapung sesuatu seperti ... Rakun? Tanuki? Seekor Panda merah…? Sebuah bentuk kehidupan yang hanya bisa aku lihat sebagai campuran dari ketiganya tergantung di kaca. Akoe kira membiarkannya keluar tidak akan menimbulkan masalah.
Menggunakan Dragon Vein, akoe dapat dengan cepat meningkatkan levelnya. Skill ini menyedot exp yang terbengkalai dalam bumi, dan memungkinkankoe untuk memberikannya padanya. Ini adalah bentuk yang lebih tinggi dari skill yang dimiliki monster liar secara alami. Saat ini, maksimum yang bisa akoe berikan adalah hingga level 30.

Akoe mengalirkan cairan keluar dari tabung, dan mengambil bentuk kehidupan baru yang telah akoe buat. Kehidupan baru menghilangkan kelebihan cairan di bulunya, dan melihat ke arah akoe.

“Rafu~.”

Itu sedikit mengangkat kaki depannya untuk menyambutkoe.

“Um… Apa ini, Bubba?”
“Apakah ini monster? Aliran Kii-nya agak mengingatkan pada Raphtalia-san.”
“Hmm, Ini adalah bentuk kehidupan yang lahir dari penelitiankoe untuk menghidupkan kembali Raphtalia.”
“Luar biasa, Bubba. Kau menciptakan monster tipe baru!”
“Ara, Naofumi-chan luar biasa.”

Filo mendekati Raphtalia Prototype 1, dan mulai mengendusnya. Jangan memakannya. Jika kau memakannya, akoe akan mengubah bentukmu menjadi sama seperti itu.

“Ya, baunya seperti Onee-chan. Penampilannya benar-benar berbeda, tetapi ekornya dan perasaan yang akoe dapatkan serupa.”
“Rafu~”
“Yah, penelitiankoe belum selesai. Sebut saja ini generasi pertama dari ras Raph yang baru terlahir.”
“Yay. Senang bekerja denganmu, Onee-chan kecil!”
“Rafu~!”
“Seharusnya dia memiliki kemampuan untuk bertarung juga. Akoe akan melanjutkan ini sampai akoe bisa membuat tubuh Raphtalia asli. Jumlah Raph akan berlipat ganda sampai saat itu.”

Untuk jaga-jaga, akoe sudah memberinya kemampuan untuk bertarung. Akoe mengubah sedikit aspek lainnya. Modifikasi Gen pasti berguna di sini. Sejujurnya, untuk menaklukkan dunia, aku sangat kekurangan tenaga, jadi produksi massal adalah suatu kemungkinan. Mereka didasarkan pada orang yang akoe percaya. Ras Raph mungkin terbukti menjadi aset yang hebat.

“Selanjutnya, akoe akan membuat sistem produksi massal ras Raph ...”

Saat aku mau melaksanakan itu, alarm berbunyi.

“A-apa?”

Akoe menempatkan tablet di atas tangankoe untuk melihat apa yang memicunya. Apa yang ditampilkan adalah sosok si Palsu, Ren dan Itsuki yang menyusup ke Castil Tower pertama.

“Bagaimana bisa!?”

Mereka menyusup dan mendapatkan menara satu secara langsung? Tidak, ini bukan waktunya untuk membahas itu. Mekanisme pertahanan menara itu tidak akan mampu menahan kepalsuan itu, dan para hero itu.

“Ku…”

Kika akoe mengirim Motoyasu dan Filo, akan terlambat untuk menghentikan penghancuran Tower Pertama. Dengan pengetahuan permainan mereka, akoe tidak dapat menyangkal kemungkinan Ren dan Itsuki menemukan menara itu.
Akoe memfokuskan tampilan di bagian dalam menara. Si Palsu dengan mudah melewati pertahanan menara dan merusak perangkat pengontrol di puncak.

“Bagus! Mari kita lanjut ke menara selanjutnya!”

Fu... Betapa bodohnya. Tidak berpikir yang berikutnya akan begitu mudah. Akoe sudah menyiapkan beberapa hal untuk berjaga-jaga jika hal seperti ini terjadi.
Segera setelah perangkat berhenti berfungsi pada yang pertama, energi yang dialokasikan untuk itu terbang menuju Tower kedua. Output daya pada menara kedua sangat meningkat. Si Palsu dan kedua hero menatap tanpa sadar ke Tower kedua. Mereka menuju ke sana dengan menaiki Gaelion. Tetapi tanpa mencapai menara, mereka sudah kembali.

“Sepertinya Saluran Darurat berfungsi.”
“Saluran darurat? Itu gunanya apa, Naofumi-chan?”
“Ya, ketika satu menara dihancurkan, itu akan mengirim semua energi yang tersimpan ke menara berikutnya, dan memperkuatnya. Menara berikutnya mendapat boost tambahan.”
“Boost tambahan?”
“Ya, selama sekitar 20 jam, energi itu akan menghalangi siapa pun yang mencoba untuk melanjutkan ke yang berikutnya.”

Penghalang dibuat dengan tujuan untuk mengulur waktu. Pada saat itu, akoe akan dapat mempersiapkan diri. Tetapi akoe tidak pernah berpikir akan benar-benar menggunakan tindakan darurat ini.

“Akoe akan beristirahat sebentar, tetapi tampaknya itu tidak terjadi. Akoe tidak akan membiarkan orang-orang palsu itu menghancurkan menara kedua. Motoyasu, gunakan portalmu untuk menuju kesana, berikan ini kepada mereka yang menentangkoe.”

Ini adalah kristal memori yang akoe buat dengan Magic Gem Production. Akoe juga memberinya satu video rekaman yang berisikan pernyataan perang darikoe. Dengan itu, akoe secara resmi berperang melawan orang-orang palsu itu.

“Baiklah, Ayah!”
“Haruskah kami menemaninya?”
“Tidak, kalian harus membantu memasok energi ke menara kedua. Kalau tidak, kita akan kehabisan energi disana.”

Jika para budak yang mengatur energi disana, maka mengelola pertahanan dan sistemnya akan sulit bagi mereka. Pilihan terbaik adalah mengirim Motoyasu untuk mengurangi kekuatan mereka.

“Sadina, kau pergi temani dia. Motoyasu tidak bisa mendengar kata-kata wanita, tapi jika Midori yang menyampaikannya pasti didengar.”
“Baik.”
“Selanjutnya… benar. Kalian perlihatkan ras Raph pada mereka.”

Sambil melambaikan tangannya, Sadina berteleportasi bersama Motoyasu melalui portalnya. Bagus, sekarang akoe bisa menawarkan pembalasan yang mereka cari.

Suara dari layar mulai terdengar.


“Aku tidak menyangka ada perangkap seperti itu... Naofumi-sama benar-benar mempersulit kita....”
“Bagaimana kita menghilangkan penghalang itu? Kita harus menghancurkan semua menara yang ada agar bisa masuk, bukan?”
“Aku tidak tahu. Tapi…”

Si Palsu kembali ke desa melalui portal dan berhadapan dengan Motoyasu, dia kembali dengan cara yang sama.

“Motoyasu datang kemari dengan portalnya. Bukankah kita yang seharusnya menyerang mereka?”

Ha ha ha. Bodoh. Jika kalian tidak memiliki bala bantuan, mengapa memulai serangan? Pasukan kami memiliki pilihan untuk menyerang kapan saja. Akhirnya, Motoyasu mulai melaksanakan perintah aku. Dia membuka mulutnya.

“Atas perintah Ayah, aku datang untuk berperang! Sekarang jatuh di hadapanku demi promosiku!”
“Berhenti main-main, Motoyasu! Kau memilih orang yang salah untuk didukung!”
“Aku tidak mungkin salah. Musuh Filo-tan dan Ayah adalah musuhku.”

Mengambil posisi dengan tombaknya, Motoyasu mulai berlari menuju si Palsu.

“Ku! Tak akan kubiarkan!”

Ren melangkah di depan Motoyasu, dan pedangnya bertabrakan dengan tombak Motoyasu.

“Motoyasu, sadarkanlah dirimu. Tidak mungkin Naofumi memikirkan hal seperti itu. Kita harus menyelesaikan ini secepat mungkin.”
“Tidak, kata-kata Ayah dan Filo-tan itu mutlak. Meteor Spear!

Ren menangkis tombak yang terbang ke arahnya. Ledakan itu membuat kawah besar saat bersentuhan dengan tanah.

“Minggir!”

Raphtalia bergegas ke depan, dan menebas secara berurutan ke Motoyasu.

“Gufu…”

Kemungkinan besar itu adalah Teknik Hengen Musou yang mengabaikan pertahanan. Karena Motoyasu tidak bisa menangani Aliran Kii sebaik akoe, dia mulai menerima damage.

“Apa yang kau lakukan pada Mokun!?”

Luka itu tidak terlalu tinggi, tetapi Kuu, Marin dan Midori melangkah untuk melindungi Motoyasu.

“Motoyasu-chan, kau terlalu terburu-buru. Bagaimana bisa kita menang dalam pertarungan sulit ini jika tidak bekerja sama.”

Sadina mengikuti dari belakang, dan mengangkat tombaknya. Dari belakangnya, ras Raph yang baru terbang ke depan.

“Rafu~”
“A-apa itu… itu?”

Si Palsu, para hero dam semua orang yang tersisa di desa mengacungkan jari mereka pada ras Raph. Hahaha. Lihatlah hasil penelitiankoe.

“Itu adalah sesuatu yang dibuat oleh Ayah… Monster generasi baru!”
“Rafu~”
“Apa itu? Kelihatannya agak lucu, tapi itu monster yang belum pernah kulihat sebelumnya.”
“Aku juga ingin tahu. Suaranya terdengar sedikit seperti Raphtalia-san?”

Itsuki melihat spesimen ras Raph, dan menunjuk ke Raphtalia. Ras Raph berlari ke depan, dan melepaskan sihir ilusi. Satu per satu, ilusi ras Raph muncul, dan menutupi penglihatan mereka.

“Uwah!”
“““Rafu~!”””

Ilusi ras Raph memulai serangannya. Karena mereka tidak nyata, mereka tidak melukai siapapun, tetapi target ras Raph hanya satu individu.

“Itu, disebelah sana!”

Berengsek! Si Palsu menemukan ras Raph asli di antara ilusi, dan menebasnya.

“Rafu~!”

Dia menghindar tipis dari serangan si Palsu, dan melakukan flip sebelum mendarat di tanah. Lalu dia menunjukkan cakarnya pada si Palsu. Dan dengan lantang menyatakan.

“Si Palsu~”
“Apa…?”


PREVIOUS CHAPTER    ToC    NEXT CHAPTER


TLBajatsu

0 komentar:

Posting Komentar