Rabu, 28 Juli 2021

Tate no Yuusha no Nariagari Web Novel Bahasa Indonesia : Chapter 241. Busur Keadilan

 Chapter 241. Busur Keadilan


 
Suara gelembung mulai mengisi ruangan saat cairan yang terdapat didalam tabung yang berisi Itsuki mulai berkurang. Beberapa saat kemudian, tabung tersebut terbuka. Si Zirah mengangkat tubuh Itsuki, membuka penutup mata, dan melepaskan penyumpal mulut. Benar-benar pemandangan yang aneh.

Aku... merasa ingin melarikan diri. Penampilannya... membuatku ingin tertawa terbahak-bahak.

"..." Itsuki perlahan membuka matanya dan menatap ke sekitar ruangan.
"Sekarang! Bangkitlah Hero Panah! Kejahatan yang menghalangi keadilan kita sudah berhasil masuk ke benteng hingga kedalam sini! Gunakanlah segenap kekuatanmu atas keadilan untuk membunuhnya!"
"Apa katamu, dasar bajingan!"

Kau yang menyerang kota dan melarikan diri kemari!

"Bukankah kau bertengkar dengan Itsuki?"

Dari pernyataan Penyihir di desa, mereka sudah meninggalkan Itsuki untuk menjadi tumbal Reiki.

"Bodoh sekali. Agar Hero Panah mendapatkan kekuatan sejatinya, kami harus membuatnya merasakan beberapa pengalaman buruk!"

Kurasa dia hanyalah bersilat lidah. Tapi, fakta sebenarnya tidak berubah sama sekali. Orang ini belum pernah sama sekali memanggil Itsuki dengan nama aslinya. Aku bisa menduga kalau dia belum mempercayai Itsuki. Alasan dia melarikan diri kemari karena hanya Itsukilah yang dia punya.

Itsuki menatapku dengan bingung, dan dia mulai mengeluarkan aura gelap yang sangat tebal bahkan aku bisa melihatnya dengan mata telanjang. Itu adalah aura yang timbul saat seorang Hero menggunakan Curse Series. Jadi aura apa ini? Kutukan apa yang merasuki pikiran Itsuki?

"Naofumi..."

Ini akan menjadi pertumpahan darah yang luar biasa. Dari semua orang yang telah berhadapan denganku, dialah yang terbaik. Ini membuatku merinding.

"Perbuatanmu tidak bisa dimaafkan! Kau melakukan perbuatan yang tidak akan pernah bisa aku lupakan!"
"Apa yang tiba-tiba kau bicarakan ini? Berhentilah berbicara saat kau sedang tidak sadar."

Dia tetap menjadi orang yang menyebalkan bahkan setelah dia bangun. Apa ini karena kutukannya, atau memang sifat aslinya yang seperti ini? ini sulit dijelaskan.

"Itsuki-sama! Kau tidak boleh mempercayai perkataan Mald!"
"Benar! Orang itu adalah penjahatnya!"

Rishia dan Ren mencoba untuk meyakinkannya. Tapi tatapan Itsuki tetap ke arahku, bahkan dia tidak melirik ke mereka berdua.

"Kalau begitu, biarkan aku jelaskan. Kau mengumpulkan budak, membuat mereka bekerja dengan sangat keras, dan menyimpan semua keuntungannya untuk dirimu sendiri!"
"Bukankah itu adalah perbuatan normal?"

Orang ini... Aku pernah mendengar dia berkata seperti ini sebelumnya.

Bukankah memang itu gunanya memiliki budak? Tentu saja jika menggunakan tenaga kerja biasa maka aku perlu membayar mereka dengan layak, tapi dengan memiliki budak maka aku tidak perlu melakukan itu, kan? Jika kau bertanya kepadaku apakah perbuatan baik untuk melakukan kegiatan jual beli manusia, tentu saja aku akan menolak ide itu mentah-mentah. Tapi dunia ini tidak bergerak seperti itu.

Jika kau ingin menggunakan analogi yang ekstrim, mungkin budak layaknya sebuah vacuum cleaner. Apa kau merasa bersalah karena sebuah vacuum cleaner selalu membersihkan sampah di lantai setiap hari? Budak juga sama seperti itu, aku menggunakannya karena mudah.

Tunggu dulu, tiba-tiba sesuatu muncul di kepalaku.

"Bubba! Buatkan aku makanan! Crepes~, Crepes~!"
"Makan!"
"Crepes ini rasanya enak!"
"Tolong, buatkan makanan yang enak!"
"Bermainlah denganku!"

Lupakan saja, lupakan saja. Pergilah dari kepalaku!

"Itu adalah perbuatan jahat! Aku sudah mendengarnya! Demi mengobati seorang gadis kecil, kau memaksa kakaknya untuk bekerja rodi! Salah satu budak yang diselamatkan oleh Malty-san menceritakannya kepadaku!"
"Tidak mungkin Witch menyelamatkan seseorang!"
"Siapa Witch...? Oh, dan seperti harapanku kepada Tuan Naofumi. Kau menyelamatkan sepasang saudara selain kami?"
"Tidak, itu adalah kau."

Sudah pasti yang dia bicarakan adalah Atla dan Fohl. Aku tidak tahu berapa banyak informasi yang dia miliki, tapi yang pasti dia cherry pick* informasi semaunya. Dan mendengar Witch yang menyelamatkan Demi-Human itu seperti mendengar gajah terbang.
<TLN : Cherry Pick itu ngambil informasi semaunya yang menguntungkan dia doang dengan mengabaikan fakta-fakta dan informasi lainnya.>

"Dan kau menjual obat-obatan kepada para bangsawan kaya tanpa melakukan apapun kepada orang miskin!"
"Aku bukanlah seorang filantropis. Jika kau sedang menjalankan bisnis, kau tidak bisa memberikan begitu saja kepada orang yang tidak memiliki uang. Itu adalah pola pikir sederhana yang seharusnya kau miliki."
<TLN : Filantropis orang kaya yang memberikan kekayaannya kepada orang miskin, kaya Bill Gates yang ngebangun Bill & Melinda Gates Foundation.>

Lagi pula para bangsawan itu seenaknya datang ke wilayahku dan meminta obat-obatan tersebut sambil memandang rendah diriku. Dan juga, aku ingat pernah memberikan obat-obatan kepada orang miskin. Setelah mereka memohon kepadaku hanya dengan beberapa koin perak yang mereka miliki. Setidaknya aku bisa membantu mereka sedikit.

"Saat aku pikir para bangsawan jahat itu akan mati karena penyakit, Hero Perisai datang membantu dan mengacaukan rencana kami!"
"Kau menunjuk orang yang salah disini. Aku hanya menjual obat-obatan kepada mereka yang memiliki uang. Apa yang mereka lakukan selanjutnya tidak ada urusannya denganku. Aneh sekali kalau aku menolak untuk menjual obat kepada mereka hanya karena mereka telah melakukan perbuatan buruk."

Kenapa lagi sekarang? Kenapa menjual obat kepada orang kaya menjadi sebuah kejahatan? Jika aku tidak menjual obatku kepada mereka, maka kau akan berteriak bahwa aku jahat karena menolak untuk menjual kepada mereka yang membutuhkan? Apapun yang aku lakukan maka akan menjadi kejahatan untukmu. Berhentilah bermain-main denganku!

"Meskipun kau telah diberikan kekuatan untuk membantu banyak orang sebagai seorang Hero aku mendengar seseorang berteriak karena kau tidak bisa menyelamatkan putra satu-satunya!"
"... Aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan."

Tidak, aku tidak mengingat kejadian itu. Tidak berhasil menyelamatkan? Jika itu karena penyakit, setidaknya aku melakukan sebisaku. Meskipun, aku akan meminta biaya setelah pengobatan secukupnya.

Tentu saja beberapa orang mencoba untuk melarikan diri tanpa membayar. Tapi, aku hanya perlu bertanya ke sekitar kemana tujuan mereka dan aku akan mendahului mereka disana.

"Seorang ibu menangis kepadaku dan berkata kalau dia tidak akan pernah memaafkanmu!"

Apa orang-orang sebegitu bencinya kepadaku?
... Oh yang itu.

"Apakah putranya telah mati?"
"Iya! Naofumi, perisaimu bisa menghidupkan kembali orang mati, tapi, kau menolak untuk membantu orang tersebut!"

Itsuki memanggilku tanpa gelar kehormatan. Tapi aku akan membiarkannya saja.
(EDN: biasanya Itsuki manggil pakai  [-san])

"Tentu saja itu hanyalah omong kosong... Bahkan Perisai Legendaris tidak memiliki kemampuan untuk menghidupkan orang mati."

Kurasa aku tahu siapa ini. Beberapa waktu lalu, saat aku sedang pergi berkeliling desa-desa. Beberapa orang mendatangiku untuk meminta tolong menghidupkan kembali orang yang dicintainya. Mereka datang sambil menangis, membawa mayat-mayat. Mereka adalah orang yang datang setelah mendengar rumor Saint atau Hero Perisai.

Orang seperti ini sudah tidak bisa diajak berbicara menggunakan logika. Saat aku bilang bahwa aku tidak bisa melakukannya, mereka terus menerus memohon sambil menangis. Beberapa bahkan mulai marah dan menyerangku.

Aku pernah mengalami kejadian saat mereka meninggalkan mayat di depan desaku. Jika aku mencoba untuk menguburkan mereka dengan layak, pelakunya keluar dari tempat persembunyian dan berteriak ke arahku. Aku harus meminta bantuan kepada prajurit untuk mengurus mereka beberapa kali.

Itulah alasan di depan desaku tertulis "Yang mati tidak bisa kembali". Karena kejadian inilah, aku jadi harus merawat pasien yang terluka di bangunan khusus.

"Kau hanya ingin menyalahkanku. Tidak peduli apapun yang terjadi kau hanya ingin melabeliku sebagai penjahat. Kenapa tidak kau saja yang menghidupkan kembali mereka? Kau juga seorang Hero."
"Tidak bisa, Putri Malty bilang kemampuan itu hanya dimiliki oleh perisai!"

Dasar Witch. Dia selalu menimbulkan masalah untukku. Itsuki tidak mungkin mempertanyakan lagi pernyataannya. Terlebih lagi, dengan keadaannya sekarang, aku tidak yakin perkataanku dapat membuatnya mengerti.

"Itsuki, pendapatmu itu salah. Bersama dengan Naofumi dan Motoyasu, aku telah mempelajari sistem persenjataan. Efek beberapa senjata mungkin sedikit berbeda, tapi setiap senjata legendaris secara umum memiliki efek yang sama. Jika Naofumi memiliki kemampuan seperti itu, maka pedangku mungkin memiliki kemampuan yang setara. Atau, apakah panahmu memiliki kemampuan yang senjata kami tidak miliki?"

Ren mengatakan argumen yang solid. Memang ada perbedaan besar antara kemampuan bertahan dan menyerang tiap senjata, tapi mayoritas efeknya sama. Itu adalah sesuatu yang aku pelajari setelah berdiskusi dengan Ren dan Motoyasu. Satu-satunya yang tidak mengetahui hal tersebut adalah Itsuki.

Tapi, mungkin aku memang belum menemukan itu. aku tidak bisa mengabaikan bahwa ada kemungkinan kalau ada senjata yang bisa menghidupkan kembali orang mati. Dan jika ada senjata yang memiliki kemampuan seperti itu, itu adalah perisai.
Tapi, jika aku bisa menggunakannya, mungkin aku akan. Siapa yang bisa menduga berapa banyak keuntungan yang aku dapatkan kalau aku bisa menghidupkan orang mati?

"Dan masih banyak dosa yang belum kau jawab! Aku tidak akan memaafkanmu!"
"Aku juga tidak butuh pengampunanmu. Orang jahat yang ada disini berdiri dibelakangmu. Dia menyerang bawahanku dan menyerangku beberapa kali. Dia menimbulkan kerusuhan besar. Apakah keadilanmu hanyalah omong kosong? Dia bahkan bekerja sama dengan Gereja Tiga Pahlawan yang kau tahu reputasinya."

Setelah mendengar perkataanku, Itsuki mengalihkan pandangannya ke arah Si Zirah.

"Itu hanyalah kebohongan yang dikatakan Raja Perisai Iblis! kau tidak boleh mempercayainya!"
"Mau itu benar atau tidak, aku akan menentukannya sendiri menggunakan kekuatanku."
"A-Ah, tunggu... Berhenti!"

Itsuki mengeluarkan sayap putih. Meskipun itu terlihat suci, entah kenapa mereka memberikan perasaan jahat. Dia mengeluarkan panah dengan banyak ornamen dan menembakkan anak panah ke arah Si Zirah.

"Guha!"

Apa dia mati?

"Tuan Naofumi, aura gelap berkumpul di satu titik dan menembus orang yang kita kejar dari tadi."

Dan Si Zirah yang telah menerima serangan tersebut terjatuh di tanah. Apa dia membunuh bawahannya yang bodoh dan tidak berguna itu?
Saat aku berpikir demikian, Si Zirah tiba-tiba mulai bangkit.

"Itsuki-sama, seperti yang dikatakan Raja Perisai Iblis. Untuk memenuhi keegoisanku, aku menyerangnya dalam pertempuran dan kalah. Aku memohon ampunanmu."

...Apa? Tingkah laku Si Zirah berubah kontras sekali. Apakah itu adalah kemampuan dari panah Itsuki? Tidak salah lagi, itu adalah sumber kekuatan dari belati.

"Aku menerima permohonan maafmu. Mulai sekarang, mari kita bekerja sama dan kita bimbing dunia ini kearah keadilan!"
"Baik! Itsuki-sama!"

Matanya terlihat aneh. Wajahnya tidak terlihat seperti orang yang dipenuhi oleh ambisi. Tidak juga terlihat seperti orang yang telah tercerahkan. Dia terlihat seperti orang-orang yang telah dicuci otaknya, dia memiliki ekspresi yang aneh dan dipenuhi rasa haus akan keadilan.

"Itsuki... Busur itu..."

Ren menunjukkan jarinya ke arah busur, dan Itsuki menjawabnya dengan senyum lebar.

"Luar biasa bukan? Ini adalah panah hebat yang aku miliki. Nama busur ini adalah Justice Bow! Ini adalah senjata yang sangat cocok denganku. Hanya dengan satu kali tembakan maka bisa menghilangkan efek pencucian otak dan membuat orang lain mengerti diriku."




TLChopin
EDITOR: Bajatsu
PROOFREADER: Isekai-Chan

0 komentar:

Posting Komentar