Sabtu, 17 Oktober 2020

Maou-sama, Retry! Web Novel Bahasa Indonesia : Chapter 34. Cambion

 Chapter 34. Cambion



—Holy Light Capital: Penginapan Kelas Tertinggi, Ortemis.

Ini adalah cabang dari restoran kelas tertinggi, Artemis, yang digunakan para bangsawan dan sejumlah orang kaya.

Biaya penginapan ini juga sangat tinggi.

Didepan meja resepsionis Ortemis, sepasang petualang telah selesai membayar tagihan dan akan meninggalkan penginapan.

Pemain Bintang, Mink dan Organ.
<PRN : maksud 'pemain bintang' disini adalah 'petualang kelas S'>

Meskipun mereka adalah petualang, barang bawaan mereka sangat sedikit.

Karena, tas yang mereka miliki memang spesial.

Senjata Mink adalah senjata langka yang dikategorikan sebagai Unique Weapon, tetapi tasnya adalah barang langka yang dia temukan di Prison Dungeon di daerah utara.

Item yang meningkatkan jumlah item yang dapat dibawanya bergantung pada jumlah kekuatan sihir pengguna. Bergantung pada penggunanya, ini bisa dianggap sebagai item cheat.

Ini mungkin sedikit bersinggungan, tapi item baru yang ditemukan di dungeon jelas tidak memiliki nama.

Biasanya, penemunya yang akan menamainya, tetapi belakangan ini, ada orang yang menginginkannya untuk ketenaran, dan beberapa kolektor akan menjadi sponsor, jadi ada banyak petualang yang dibuat untuk mencari benda-benda baru.

Tentu saja, benda-benda yang ditemukan akan dinamai sesuai keinginan sponsor. Ada beberapa yang memasukkan nama mereka ke dalamnya, memberi nama yang sangat panjang, atau memberi nama yang disukai banyak orang. Ini benar-benar tergantung pada orangnya.

Jika ini adalah orang desa utara, itu tidak masalah saja, namun, ketika seseorang dari Holy light country, yang dikatakan memiliki indra penamaan mengerikan, menjadi sponsor, itu bisa berubah menjadi bencana.

Item yang sekarang akan disebutkan adalah bagian dari korban ini:

<< Heals Body: Cairan yang memulihkan 1 HP. >>

<< Refreshed: Cairan biru yang terkadang memulihkan vitality. >>

<< Let's Go: Cairan merah yang membuatmu bersemangat. >>

<< Melancholy of Kakifry: Cairan emas yang membuatmu mengantuk. >>

<< A Reddish Something: Tanah yang memiliki banyak nutrisi. >>
<TLN: Sesuatu berwarna merah>

<< Jumping Mushroom: Terkadang memberi kekuatan pada alat kelamin pria. >>

<< Come in my Mouth: Cairan putih yang memulihkan 3 HP. Pemberi Nama: Yukikaze. >>
<TLN: Keluarlah dimulutku>

Karena ada begitu banyak nama yang mengerikan, bahkan para petualang yang bangkrut pun tidak akan mau mencari item baru yang diminta oleh sponsor Holy Light Country.

Ngomong-ngomong, yang menemukan tas itu adalah Organ, dan dialah yang memberinya nama. Hanya butuh satu detik untuk memberinya nama Convenient-kun.
<TLN: Convenient = Mudah, nyaman>

Mink ingin menamainya, << Compress it, Pitch Black Space of Mine >>, tapi kedua nama itu masih perlu dipertanyakan.
<TLN: Padatkan, Ruang Hitam Milikku. Kenapa gak ada yang namain inventory gitu :v>

Organ dengan ringan menepuk Convenient-kun di tangannya.

Dia mungkin memiliki sedikit keterikatan pada item yang dia namai sendiri.

“Ayo pergi, Mink. Kita akan segera meninggalkan negara ini. " (Organ)

“… Aku mungkin terlihat seperti ini, tapi aku terluka parah, tahu.” (Mink)

"Kau salah karena menjulurkan kepalamu ke dalam keributan bodoh." (Organ)

“Kau berada dalam suasana hati yang buruk sejak kemarin…” (Mink)

Mink mungkin telah mendapatkan sihir penyembuhan, tapi tubuhnya masih belum sembuh total. Biasanya Organ tidak sekuat ini, tapi sepertinya waktunya buruk.

Mink punya ide mengapa.

Itu sebabnya dia mengatakannya.

"Dragonewt kemarin luar biasa ~." (Mink)

“Dragonewt, betapa bodohnya.” (Organ)

Organ menjawab ocehan Mink dengan dingin. Melihat ini, Mink secara internal 'berduka cita' dan mendesah.

“Dengarkan baik-baik, dia hanyalah manusia. Dia tidak memiliki darah naga. " (Organ)

Karena dia sendiri adalah ras campuran, dia sangat sensitif terhadap darah.

Apa yang dia lihat dari Zero adalah bahwa dia hanyalah manusia, tidak kurang, tidak lebih.

“Lalu kekuatan yang luar biasa itu?” (Mink)

“… Seolah-olah aku akan tahu. Tanya pada orang itu sendiri. " (Organ)

Mood Organ semakin memburuk. Kemarahannya bukan hanya karena Dragonewt, tetapi banyak faktor yang menumpuk. Ini bisa dianggap sebagai kesialan.

Melihat seseorang menyelamatkan Cambion seperti dia, dia merasakan kemarahan dan ketidaksenangan yang tak tertahankan.

Di masa lalu, Organ pernah berada di lingkungan yang lebih buruk daripada Tron, tapi tidak ada satu orang pun yang menyelamatkannya. Karena itu, dia berusaha keras demi menyelamatkan dirinya sendiri, dan menjadi kuat. Dan sekarang, dia telah naik ke posisi yang bersinar seperti Pemain Bintang.

Dia kesal dengan orang-orang yang hanya berbicara dan menunggu untuk mendapatkan pertolongan.

Dia juga kesal dengan orang bodoh yang menyelamatkan orang bodoh seperti itu dengan wajah bangga.

Baginya, tindakan itu membuatnya merasa aneh. Lain kali dia melihat pria itu, dia mungkin secara naluri akan membunuhnya. Begitulah seriusnya dia.

“Yah, lagipula aku tidak cocok dengan pria itu. Ini mungkin sedikit kasar bagi penyelamatku. ” (Mink)

“Hoh? Itu tidak terduga. Aku pikir kau menyukainya. " (Organ)

“Pria seperti itu tidak baik untukku. Mereka harus lebih… seperti kegelapan; seorang pria yang bisa kau rasakan kegelapan yang dalam di dalam dirinya. " (Mink)

“Kalau begitu menikahlah dengan Iblis, seperti Karnaval mungkin.” (Organ)

"Hentikan! Tidak mungkin aku bisa menahan kilau emas yang tak tertahankan itu! " (Mink)

Keduanya sedang mengobrol hangat tentang sesuatu yang aneh saat mereka meninggalkan penginapan.

Arah yang mereka tuju adalah utara.

Perang terus berlanjut, tetapi karena itu, ada banyak kehidupan disana, dan ini juga merupakan tanah yang memiliki dungeon dan reruntuhan yang tak terhitung jumlahnya.

■ ■□□■ ■□□

—Holy Castle: Perpustakaan.

“Hmm… Tidak terlalu memahaminya. Aku tidak tahu apakah harus menyebut ini berasal dari barat atau fantasi. " (Maou-sama)

Mendapatkan izin, Maou sekarang memiringkan kepalanya di perpustakaan.

Ada jumlah buku yang tak terhitung banyaknya, dan dia menyuruh pustakawan memilih buku yang berhubungan dengan Malaikat, dan dia membacanya.

“Tapi gambar yang terkadang ditampilkan sangat indah!” (Aku-chan)

"Jika itu adalah buku bergambar, tidak apa-apa ..." (Maou-sama)

Maou duduk di kursi dengan Aku-chan duduk di pangkuannya, dan dia sedang asik melihat buku.

Dari sudut pandang orang luar, mereka seperti seorang ayah yang membacakan buku bergambar untuk anaknya.

“Pertama-tama, apakah Malaikat ada sejak awal? Atau apakah seseorang yang membuatnya? Yang terpenting, mengapa mereka menghilang? Meskipun musuh mereka yaitu Iblis masih ada. ” (Maou-sama)

“Eeeh… Aku tidak pernah memikirkan itu.” (Aku-chan)

Apa yang tertulis di buku itu adalah Malaikat dan Iblis adalah musuh.

Raja Iblis, Greol, merusak lingkungannya, dan Cherub menyegelnya. Cherub kelelahan karena segel itu dan menghilang. Throne juga memberikan kekuatannya.

Setelah itu, Throne juga menghilang. Dan kemudian, High Angels dan Mid Angel mulai menghilang satu demi satu.

“Seraph yang penting tidak tertulis di mana pun. Apakah dia kabur? ” (Maou-sama)

"A-aku tidak berpikir itu masalahnya! dia pasti mengawasi kita di suatu tempat… ”(Aku-chan)

Pernyataan Maou memang bisa ditegur, tapi respon Aku-chan sepertinya tidak meyakinkan.

Mau bagaimana lagi.

Tidak ada orang yang pernah melihat Seraph. Saat ini, itu hanya tertulis dalam buku sebagai keberadaan yang tidak jelas.

“Hanya namanya yang ada di luar sana, tapi belum ada yang melihatnya. Ini seperti UMA. ” (Maou-sama)

"Uma?" (Aku-chan)

“Unidentified Mysterious Animal. Dengan kata lain, mahkluk yang tidak ada. " (Maou-sama)
<TLN: UMA itu seperti alien, ufo dsb>

Sama seperti Raja Iblis, perkataannya sangatlah kejam.

Pria ini -tidak, Oono Akira tidak tertarik pada agama, dan tidak menerima hal-hal seperti hantu di dalam kepalanya.

Sampai-sampai seorang temannya yang memiliki kemampuan supernatural yang kuat mengatakan kepadanya bahwa: 'Hantu tidak akan mendekati orang sepertimu.

“Ya, kita punya banyak waktu. Kita bisa datang ke sini lagi kapan pun kita punya kesempatan. ” (Maou-sama)

"Iya! Aku ingin membaca banyak buku yang berbeda! ” (Aku-chan)

Sikap imut Aku-chan membuat Maou secara refleks mengelus kepalanya.

Aku-chan sepertinya senang dielus.

“M-Maou-sama… Bisakah kau membaca buku ini sebelum kita pergi?” (Aku-chan)

“Hm? Petualangan besar anjing penghancur, Pochi… Apa-apaan ini? ” (Maou-sama)

Judulnya adalah tanda tanya besar, tapi Maou memikirkan kembali bahwa rasanya tidak masalah untuk membacakannya.

Buku bergambar itu tentang seekor anjing bernama Pochi yang menggigit apa saja, tetapi akhirnya ia diusir dari desa, dan setelah menjadi seorang petualang, ia mulai terjun ke dungeon.

“Mengapa seekor anjing menjadi seorang petualang… Cerita macam apa ini?” (Maou-sama)

"Tapi anjing itu lucu." (Aku-chan)

Halaman berikutnya, sepertinya Pochi menghancurkan senjata dan armor para petualang saat ia terjun jauh ke dalam dungeon.

"Benar-benar anjing yang bermasalah ...", itulah yang Maou gumamkan, tapi Aku-chan sepertinya sedang bersenang-senang.

Pochi sedang mengalahkan monster jauh di dalam dungeon, menyelamatkan seekor anjing betina yang diserang oleh slime; dia benar-benar orang yang sibuk.

{Betapa menjijikannya slime ini… Guk tak terampuni!}

{Slime slime slime ~~!}

Maou kehilangan kekuatan dan buku itu jatuh.

“Ada apa dengan buku ini ?! Berapa rentang usia yang mereka targetkan? ” (Maou)

“T-Tapi bukankah 'slime slime slime' itu lucu?” (Aku-chan)

“Apakah slime di dunia ini berbicara? Hah?!" (Maou-sama)

“T-Tidak! Aku belum pernah bertemu satupun, jadi… ”(Aku-chan)

Maou mengeluarkan sisa tenaganya dan terus membalik halaman; Pochi akhirnya mencapai bagian terdalam dari dungeon.

Di sana, Pochi menemukan banyak senjata, armor, peralatan sihir, dan dia membawanya kembali ke desa, sehingga menjadi (anjing) paling populer di desa — dan begitulah ceritanya berakhir.

"Apa ini? Dalam buku bergambar, biasanya ada moral dalam cerita itu. " (Maou-sama)

Maou dengan lemah bergumam, tapi ada satu pertanyaan yang dia miliki.

Itu adalah fakta bahwa dia menemukan senjata dan armor di dungeon. Ini mungkin sebuah buku bergambar, tapi dia tertarik apakah ini benar atau tidak.

“Pustakawan-kun di sana, buku ini mengatakan bahwa ada banyak senjata dan armor yang berasal dari dungeon. Benarkah?" (Maou-sama)

“Y-Ya… Kau bahkan dapat menemukan item dari zaman kuno, sesekali.”(Pustakawan)

"Fumu ..." (Maou-sama)

Apa yang muncul di benak Maou adalah… sebuah armor yang bisa menahan sihir.

Dia baik-baik saja sampai sekarang, tetapi tidak ada jaminan bahwa itu akan berjalan dengan cara yang sama di masa depan.

Tidak peduli berapa banyak HP yang dia miliki, kecerobohan akan membawa kehancuran. Dan sebagai buktinya, di dalam game, bahkan Nightless Castle yang dikatakan tidak bisa ditembus pernah tumbang sekali.

(Pasti ada kebutuhan akan sesuatu untuk meningkatkan pertahanan terhadap sihir ...) (Maou-sama)

Maou menyimpan ini di dalam kepalanya saat dia meninggalkan perpustakaan.

■ ■□□■ ■□□

(Sekarang, ada banyak yang harus dilakukan ...) (Maou-sama)

Maou sekali lagi memikirkan rencananya mulai sekarang.

Pemeliharaan Desa Rabi, membangun fasilitas, memanggil Support Character, mencari sesuatu untuk meningkatkan pertahanan sihir; semua itu adalah hal-hal yang tidak bisa diabaikan.

Maou sedang berpikir seperti itu saat kembali ke penginapan, dan seseorang menatapnya dari belakang. Terlebih lagi, itu adalah jenis tatapan yang terasa seperti menjilati seluruh tubuhnya.

Maou sudah merasakan ini sejak lama, tapi dia tidak menunjukkan reaksi apapun saat dia kembali ke penginapan.

“Aku-chan, kembali ke penginapan dulu. Ada urusan yang harus aku urus. ” (Maou-sama)

“Dimengerti!” (Aku-chan)

Melihat Aku-chan pergi, Maou berjalan melewati kota seolah-olah tidak ada apa-apa, dan memasuki sebuah gang.

Dia berhenti di tempat acak, dan menyalakan tembakau.

Dia pasti menunggu pihak lain muncul.

Dengan betapa terkenalnya dia, jelas akan ada orang yang menyelidiki tentangnya.

Apakah itu dari Holy Light Country, atau dari negara lain? Apapun itu, dia pasti mata-mata.

“Mungkin tidak terlihat seperti itu, tapi aku orang yang sibuk. Aku tidak punya waktu untuk bermain kejar-kejaran. ” (Maou-sama)

Pernyataan Maou itu sepertinya sedikit membuat marah pihak lain, tapi pada saat dia menunjukkan dirinya sendiri.

Itu adalah seseorang yang tidak dia duga.

"Kau adalah ..." (Maou-sama)

Itu adalah gadis dengan rambut emas tipis dan mata merah.

"…Aku telah menemukanmu." (Tron)

Gadis yang telah diselamatkan Zero tempo hari ... Tron.


PREVIOUS CHAPTER     ToC     NEXT CHAPTER


TL: Isekai-Chan
EDITOR: Isekai-Chan
Proofreader: LLENN

0 komentar:

Posting Komentar