Selasa, 25 Agustus 2020

Isekai ni Tensei Shitandakedo Ore, Tensai tte Kanchigai Saretenai? Web Novel Bahasa Indonesia Chapter 66 – Kembali

Chapter 66 – Kembali


—- Arakawa Kouki POV —-

Aku tiba-tiba terbangun. Ketika aku mengkonfirmasi waktu di jam, itu adalah 05:18. Meskipun aku bangun, aku tetap membaringkan kepalaku di ranjang untuk sementara waktu, pria yang tidur di sebelah tempat tidurku memanggilku.
<TLN: Ehm, kayaknya ‘disebelah tempat tidur’ itu maksudnya tempat tidur lain? Ya masa kouki seranjang berdua sama cowo :’v>

[Volga, apakah kau sudah bangun? Sebenarnya, aku heran kau sudah bangun. Meskipun kau tidak tidur selama 3 hari terakhir, kau hanya menghabiskan 5 jam untuk tidur.] (???)

[Itu karena aku lapar… dan banyak yang harus aku lakukan hari ini.] (Kouki)

[Itu benar, ayo kita makan, lalu ambil seragam kita.] (???)

Setelah pria itu berbicara, dia bangun dari tempat tidur dan memakai sepatu botnya. Sekarang setelah aku memikirkannya, aku yakin orang ini sudah pernah memberitahuku namanya? Kurasa dia memberi tahuku sebelum tidur tetapi aku tidak dapat mengingatnya. Itu, Johan… Tidak, itu salah. Itu dia!! Dia adalah Joseph-san! Dia memperkenalkan dirinya sebagai Joseph dari Heavy Weapon Squad.

[Joseph-san, apakah evakuasi semua warga sipil di sekitar sudah selesai?] (Kouki)

[Ya, semua orang dalam area 50 kilometer sudah di evakuasi tadi malam. Namun, apakah itu benar?] (Joseph)

[Ya, jika insiden Claire-san dan Tim Penyelamat bukan kebetulan belaka. Tidak diragukan lagi.] (Kouki)

Joseph-san memiliki wajah yang menunjukkan dia mendengar sesuatu yang tidak dapat dipercaya sambil mengelus jenggotnya. Setelah itu, kami berdua berjalan di sepanjang lorong sempit dan tiba di ruang makan. Aku menerima makanan dari seseorang yang sedang bertugas memasak. Aku duduk di kursi kosong dan mulai makan.

[Oh, itu benar. Aku mendengar bahwa Kau akan menerima seragam untuk Mayor Jenderal.] (Joseph)

[Ehh, tapi aku belum menerima pelatihan atau pendidikan yang layak, aku mungkin akan menimbulkan masalah. Pangkat Mayor Jenderal Khusus saja, baru diberikan kepadaku oleh Noah.] (Kouki)

[Haha, jika itu masalahnya maka kami juga tidak menerima pelatihan yang layak. Karena kita dilatih untuk Perang Nuklir terlepas dari zaman sekarang ini?] (Joseph)

Mendengar kata-kataku, Joseph-san menertawakannya. Aku pikir itu luar biasa dengan caranya sendiri ... Kekuatan macho hanya dilatih untuk menangani Serangan Senjata Nuklir Taktis yang digunakan oleh teroris. Sementara itu, Joseph-san dan yang lainnya dilatih untuk perang nuklir habis-habisan termasuk penggunaan senjata nuklir strategis. Itulah alasan mengapa "kami ada di sini sekarang.”

[Aku merasa bersalah kepada kalian semua. Aku dengan bangga meninggalkan rumah dan pergi ke Rusia sendirian, tetapi sekarang diriku menyelinap dibawah radar musuh sambil merasa ketakutan.] (Kouki)

[Jangan khawatir tentang itu. Apakah Kau melihat seragam kami dari Unit Keamanan Nasional? Aku… sangat senang. Aku tidak menyangka akan memakai seragam yang layak.] (Joseph)

Begitu, Joseph-san dan yang lainnya tidak pernah memakai seragam sebelumnya. Menjadi unit rahasia terdengar keren tetapi bagi orang-orang di atas, mereka pasti memperlakukan mereka sebagai unit yang bisa mereka lempar kapan saja ke dalam pertempuran dengan hasil yang tidak diketahui.

[Yoshi! Aku sudah selesai makan jadi aku akan mengambil seragamku. Tunjukkan wajahmu pada Kapten.] (Joseph)

[Dimengerti.] (Kouki)

Joseph-san mengatakan itu dengan suara ceria dan pergi. Dia pasti berusaha mengubah suasana yang suram. Untuk sementara, aku melihat punggungnya saat dia pergi. Aku kemudian berdiri dari tempat dudukku dan menuju ke tempat di mana Kapten berada. Sepanjang jalan, aku bertemu dengan Claire-san yang sudah mengenakan seragam baru.

“Selamat pagi, Claire-san.” (Kouki)

"Selamat pagi. Pengoperasian akan dimulai dalam 15 menit sesuai rencana. Aku akan menghubungi Base Hakone.” (Claire)

“Dimengerti. Berhasil tidaknya operasi ini bergantung pada Petugas Intelijen kita, yaitu Claire-san. Aku mengandalkanmu." (Kouki)

“Serahkan saja padaku.” (Claire)

Aku bisa merasa sedikit lega saat melihat senyum percaya diri Claire-san. Ketika kami tiba di tujuan yang kami inginkan, aku melihat Kapten mengeluarkan instruksi dengan cerutu yang tidak menyala di mulutnya. Seperti biasa, orang ini terlalu bersemangat… Aku penasaran apakah dia tidak pernah lelah?

[Selamat pagi, Kapten.] (Kouki)

[Selamat pagi. Semua persiapan sudah selesai. Butuh beberapa waktu, tetapi sekarang kami dapat mencegat semua komunikasi dari Hakone Base.] (Yurya)

[Bahkan komunikasi dengan keamanan AAA?] (Kouki)

[Ya, Kolonel Claire meretas komputer utama Noah untuk memberi kami kendali penuh dalam waktu singkat atau setidaknya sampai mereka mengubah frekuensi komunikasi.] (Yurya)

Lebih baik kita mulai secepatnya jika memang begitu, jika kita terlalu membuang-buang waktu, mungkin saja Ellis-san memikirkan hal yang sama dan mengubah frekuensi komunikasi. Jika itu terjadi, semua yang kita lakukan akan meletus seperti gelembung sabun.
<EDN: maksudnya sia sia>

[Aku mengerti. Baiklah, ini sedikit lebih awal tapi mari kita mulai operasinya. Tolong kirim pesan ke Noah.] (Kouki)

Atas perintahku, Kapten dan bawahannya segera mulai bergerak. Kami akan memberi tahu Departemen Keamanan bahwa aku selamat, semuanya akan dimulai dari sana.

[Komunikasi terkirim.] (Tim Kapten)

[Lalu lintas di jaringan Noah meningkat.] (Claire)

Claire-san menganalisis data dengan menghubungkan terminalnya ke salah satu komputer. Satu menit telah berlalu sejak kami memberi tahu mereka tentang keselamatanku, mereka akan menghubungi tim respon cepat macho… Selanjutnya, aku pikir mereka akan menghubungi Departemen Teknis di mana ibu berada. Mari kita lihat apa yang akan terjadi.

[Kami mengonfirmasi komunikasi keamanan AAA. Tampaknya ditujukan kepada Arakawa Miki.] (Tim Kapten)

Fumu, mereka bisa menghubungi ibu hanya dalam dua menit, itu cukup cepat. Selanjutnya balasan dari ibu… setelah itu seharusnya ada notifikasi darurat ke semua departemen.

[Aku menemukannya! Itu tidak mengikuti protokol komunikasi. Ini… kau pasti bercanda.] (Claire)

[Apakah ada sesuatu?] (Kouki)

[Intuisi Kouki-kun dan Kapten benar. Seseorang di Noah membocorkan informasi ke New world. Mereka menggunakan komunikasi kelas-A dan mata-mata itu ada di dalam Departemen Keamanan.] (Claire)

Pantas saja mereka tahu setiap gerakan kita tapi aku tidak menyangka ada mata-mata di departemen keamanan. Namun, bagaimana mereka dapat menyusup? Kita seharusnya mendeteksi mata-mata saat kita menggunakan perangkat dari reruntuhan bulan untuk mendeteksi pikiran mereka. Ma ~ serahkan saja  sisanya pada macho.

[Claire-san, tolong hubungi ayah dan katakan padanya untuk mengunci Departemen Keamanan. Satu-satunya personel yang diperbolehkan membawa senjata di Noah adalah Departemen Keamanan dan Departemen Militer, yang berarti Alice, ibu, dan yang lainnya dalam bahaya.] (Kouki)

[Dimengerti.] (Claire)

Nah sekarang, karena mata-mata telah mengirimkan komunikasi, aku penasaran apa yang akan terjadi dengan Base Chelyabinsk… Aku meminta salah satu staf untuk menunjukkan video streaming di lokasi base tersebut dengan menggunakan satelit pengintai. Beberapa saat kemudian, tangki yang ditempatkan untuk melindungi base tertutupi oleh kilatan cahaya.
<TLN: Bagi yg gak ingat apa itu Base Chelyabinsk, itu adalah tempat yg dituju kouki setelah kabur dari Moskow lama.>

[Dari mana asalnya?] (Kouki)

[Itu adalah serangan dari unit angkatan udara yang ditempatkan di 120 kilometer timur.] (Claire)

[Mereka melakukannya dengan baik. Meskipun, tidak ada orang di sana.] (Kouki)

[Aku setuju, tapi ini membuktikan bahwa tidak ada mata-mata dari kita dan Unit Keamanan Nasional.] (Yurya)

Base diserang dengan ganas selama percakapan tanpa beban kami. Kalau aku ada di sana, aku yakin aku sudah mati… Claire-san memanggilku saat aku memikirkan hal semacam itu.

[Kouki-kun, kita akan segera mencapai garis pertahanan Kota Akademi. Pertahanan anti-kapal selam sudah diperkuat karena serangan New world sebelumnya, jadi jika kita tidak segera naik ke permukaan, mungkin saja mereka akan menenggelamkan kita.] (Yurya)

[Aku mengerti. Kalau begitu Kapten, aku serahkan kepadamu. Ini adalah sarkasme terbaik untuk New World yang suka menggunakan kapal selam. Mari selesaikan ini dengan cara yang sangat keren.] (Kouki)

Kapten menatapku sebentar, mengenakan Mantel Angkatan Laut Rusia barunya, meraih mikrofon dan memberikan perintah ke kapal.

[Semuanya, bersiaplah untuk naik ke permukaan! Kita sekarang akan muncul di perairan teritorial Jepang dekat Kota Akademi. Setelah kita naik ke permukaan, kita akan dikawal oleh Maritime Self-Defense Force. Jangan lupa bahwa kita akan diberikan suaka oleh Noah sebagai pahlawan yang menyelamatkan dan membebaskan Arakawa.] (Yurya)

Aku tahu. Bahkan jika Kau ditahan oleh Pemerintah Jepang, aku akan memastikan untuk menjemput kalian semua. Aku tidak bermaksud mengirim Kapten dan yang lainnya kembali ke Rusia atau memberikannya kepada Pemerintah Jepang. Dalam situasi seperti itu, mereka dapat membawaku kembali jadi aku yakin tidak ada yang akan mengeluh.

Meski begitu, aku merasa sudah pergi dari Jepang dalam waktu yang sangat lama padahal baru 4 hari. Sesampainya di rumah, aku akan sibuk mendengarkan ceramah ibuku tapi mungkin ibu akan mengijinkanku untuk makan dan mandi terlebih dahulu.


Note:
Bagi yang gak menyadarinya, mimin udah membedakan percakapan antara bahasa rusia dan jepang, Rusia itu dengan [Rusia], dan jepang “Jepang”. Tapi karena kita juga gak tau bahasa apa yang dipakai kouki sama Claire saat berbicara dengan kapten, jadi aku putusin buat pake bahasa rusia aja, karena kayaknya konyol kalau kapten dan anak buahnya bisa bahasa jepang.




TL: Isekai-Chan
EDITOR: Zatfley

0 komentar:

Posting Komentar